ANESTESI RINDU
Tiga orang kerabat korban yang memperhatikan interaksi Vanya dengan perawat itu perlahan berjalan mendekatinya.
"Kak... Kakak istrinya dokter yang tadi, ya?" tanyanya dengan suara serak menahan tangis.
Vanya tersenyum lembut dan mengangguk. "Iya, saya istrinya Dokter Devan."
Mendengar hal itu, tangis wanita itu kembali pecah, disusul oleh kedua temannya. "Kak, tolong sampaikan terima kasih banyak buat suaminya Kakak... Tadi di ambulans, dokter-dokter Jepang sempat bilang kalau bukan karena ikatan syal dan tongkat ski dari Dokter Devan, teman kami, Dimas, sudah meninggal kehabisan darah di atas gunung... Dokter Devan hebat banget, Kak."
Hot Chapters