GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU
Dengan penuh rasa cinta, Aku mengecup bibirnya, bibir kekasih hatiku.
Cuppppppp
"Tuhan, mohon kuatkan Aku.. hiksss." Lirihku pelan.
Aku terisak sedih, hampir tidak kuat untuk berpisah dengannya. Bagaimana bisa ? seluruh duniaku sudah diisi oleh Awan seorang. Kini, Aku hanya bisa menangis dan menatap wajahnya dengan kesedihan yang tak terkira. Membayangkan untuk berpisah dengan Awan, sungguh suatu hal yang paling berat dalam hidupku. Awan adalah cinta pertamaku dan akan terus begitu selamanya, hingga ajalku datang menjemput kelak. Selamat tinggal, Sayang. Selamat tinggal, Kekasihku.
Hot Chapters