Jenderal Naga
Yura tercengang melihat Wahyu yang berjalan menghampirinya.
Wahyu mengenakan setelan jas berwarna putih. Dia memiliki kulit yang putih, wajah yang tampan, dan kharisma yang menawan.
Sambil disaksikan banyak orang, Wahyu pun berlutut di hadapan Yura. "Yura, sejak pertama bertemu, aku tidak bisa melupakan wajahmu. Aku selalu memimpikanmu setiap malam. Kamu adalah duniaku. Tanpa dirimu, hidupku terasa runtuh. Aku tahu, kamu juga sangat mencintaiku. Yura, apakah kamu mau menjadi kekasihku?"
Hot Chapters