Terjerat Pesona Sekretaris
Lelaki paruh baya dengan setelan jas rapi itu merapikan berkas-berkas tebal di tangannya, lalu menatap sekeliling meja makan satu per satu, seakan memastikan semua orang siap mendengar apa yang akan ia sampaikan.
“Baik,” ucap Pak Purba akhirnya, suaranya tenang namun tegas. “Sesuai permintaan Ibu Marisa Abisatya, hari ini saya akan membacakan isi surat wasiat beliau terkait pembagian harta miliknya.”
Ia membuka lembaran pertama perlahan, menarik selembar kertas berkop resmi, lalu mulai membaca dengan artikulasi yang jelas, tanpa tergesa.
Hot Chapters