Nasi Bungkus untuk Laila
"Laila, kamu berhak bermimpi lebih dari itu, ikutlah denganku, mari merajut asa di negri Musa dan negeri Yusuf yang selalu kamu rindukan itu."
Abizar menegarkan hatinya mengucapkan kalimat itu, mengumpulkan keberanian untuk menentang ayahnya, yang sudah menjodohkan dirinya dengan seorang gadis yang sekarang berada di Pakistan.
Gadis itu bernama Zahra, putri sahabat ustadz Amir, pimpinan pondok terkenal di Jawa Tengah.
Abizar merasa iba pada Laila, jiwa lelakinya ingin sekali memberi perlindungan pada gadis lemah ini, ia ingin mengangkat kehidupan keluarga gadis ini dari lembah kemiskinan dan penderitaan.
Hot Chapters