Istri Kedua
Jawab Wati dengan suara berbisik.
Wati berjalan sempoyongan, tangannya merambat di tembok. Dadanya terasa sangat sesak sekali.
"Ya Allah, apa lagi ini ya Allah. Sungguh ya Allah, jangan berikan penyakit itu pada hamba" Gumam Wati. Dilihatnya Jaka, Aditya dan Habibi yang begitu bahagia, mereka tertawa bersama di ruang tengah. "Keluargaku? Kalau Aku positif, berarti keluargaku..." Wati tak bisa melanjutkan kata-katanya, pandangannya gelap dan akhirnya dia ambruk.
Hot Chapters