Tanah Larangan: Jangan Bawa Pulang Apa pun
“Kamu harus kuat, Za. Kalau mereka sudah tahu kamu, satu-satunya cara adalah menyelesaikan urusannya. Kamu harus balikin yang kamu ambil.”
“Tapi aku udah balikin ikannya!”
“Bukan itu yang mereka minta. Yang kamu ambil itu bukan sekadar ikan. Kamu sudah melanggar batas. Yang mereka minta... lebih dari itu.”
---
Malam itu, aku memutuskan menulis semuanya dalam buku kecil. Aku mulai mencatat mimpi, bayangan, dan suara-suara yang terus datang. Aku tidak bisa cerita ke ibu—beliau sudah cukup takut. Tapi setiap malam, kabut datang lebih cepat, dan suara dari sumur semakin keras.
ตอนยอดนิยม