Karma Sang Penggoda
Wangi sabun menguar dari tubuh Mas Mahesa saat pintu toilet terbuka, dia tersenyum kearahku lalu melangkah menuju lemari.
Mas Mahesa melempar handuk diatas ranjang, memakai pakaian dihadapanku. Aku memalingkan wajah, pipi ini bersemu saat mata itu terus saja meyorotku.
"Tadi, ada yang datang kekantor." Mas Mahesa melangkah maju, menghempaskan bokong disisi ranjang tepat disampingku.
"Siapa?" tanyaku.
"Irwandi ..." jawab Mas Mahesa sambil menatap lurus kearahku. "Adiknya Anitta," sambungnya.
Hot Chapters