Karma(penyesalan)
"
Amira mendekati Herman. Dia minta pendapat suaminya. Namun Herman memilih menyerahkan semuanya pada Amira. Karena menurutnya, itu adalah kehendak Amira. Bukan dirinya.
"Mama mohon Amira, terimalah...setelah nanti jadi milikmu, terserah mau kau apakan." Mama Hanung memaksa Amira. Dia teringat akan perjuangan anaknya dalam mrnabung, untuk membelikan gadis impiannya sebuah hadiah mobil, yang bertuliskan namanya.
Saat semua sudah terwujud, kini Wisma harus pergi untuk selamanya. Dengan Amira menerima pemberian itu, setidaknya ia bisa sedikit lega. Karena keinginan Wisma sudah terwujud.
Hot Chapters