Two Side
Kepanikan kian melanda, hingga membuat Sang Kapten berputus asa seraya berkata, “Sepertinya ini adalah akhir dari perjalanan kita. Kuharap di akhirat kelak kita masih bisa bertemu dan tertawa seperti saat-saat seperti ini. Mari bernyanyi dan menari bersama untuk yang terakhir kalinya.”
Di saat yang bersamaan, di ruang dapur yang diisi dua insan yang tengah bercinta dengan penuh perasaan. Sebuah pemandangan langka yang indah tetapi kurang sedap untuk dipandang. Sebuah pedang excalibur yang teramat indah nan besar tengah dipermainkan hingga mengeluarkan jelly putih nan kental.