Cinta di Puncak Dunia
"...untuk saling mencintai, menghormati, dan melindungi, dalam suka maupun duka, sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita."
Vanda menahan napasnya yang tertahan di tenggorokan, matanya berkaca-kaca saat tiba gilirannya mengucapkan janji suci. "Saya, Vanda Adolf, menerima engkau, Lalingga Buana, sebagai suami saya yang sah... untuk menyerahkan seluruh hati saya, mendampingimu dalam setiap langkah, dan mencintaimu seumur hidup saya."