EUFORIA
Aku tak tahu pasti apa yang terjadi denganku di hari ini.
Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku merasa seperti agak lupa dengan kehadiran Kiana yang acap kali membuat diriku menjadi begitu emosional.
“Ayo, dong, Adrian. Makan dulu, ya. Nanti saja melamunnya.”
Kuanggukkan kepala tanda setuju, lalu mulai mengambil kuah sayur wortel campur kentang. Lalu, aku juga menyukai telur, udang rebus dan ayam goreng pun aku sangat suka.
Chapitres populaires