Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ikatan Yang Ditakdirkan

Ikatan Yang Ditakdirkan

"Kenapa anda makan sedikit sekali?" Kalista mengambil tisu dan menyapu mulutnya yang berminyak. Gerakannya cukup anggun dan bermartabat. "Saya tidak terbiasa makan makanan yang bukan olahan rumah" Jawab Zayyad, nada suaranya terdengar kaku.
1021.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 469 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
The Secret Admire's Love

The Secret Admire's Love

"What do you think?" Ivan justru balik bertanya, beralih menatap Richard yang pandangannya masih terfokus pada Hira. Aku mengamati dari jauh kedua sahabatku yang tengah berbisik-bisik pelan. Aku mencoba membaca gerakan bibir keduanya dan arah pandangan mereka berdua. Mengetahui jawabannya membuatku mencoba berkonsentrasi pada menu sarapan pagi ini, yang hanya sebuah roti dengan berbagai pilihan isi yang sudah disiapkan Madam Catty. Aku memilih beberapa lembar daging asap lengkap dengan selembar keju dan sedikit saus sambal dan mayonaise. Ya, junk food. Pagi itu aku memilih memakan makanan orang barat, karena aku ingin melampiaskan kekesalanku pada Richard. Lebih tepatnya, kekesalan tak beral
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Devil (Indonesia)

Devil (Indonesia)

Tanyaku menyelidik. "Ini sudah kubilang! Aku sangat lapar, aku tidak sarapan tadi pagi." Aku melirik hidangan di depan Lidya, ada sebuah nasi dengan kari ayam, ada sebuah steak daging berukuran besar dan kentang goreng. Lidya juga memesan sebuah smoothie berukuran besar.
1038.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Lelaki Penjaga

Lelaki Penjaga

“Haruskah kita sarapan di pasar?” Edie mengangguk, “Aku tak akan sanggup menelan makanan dirumah sekarang.” Jasmine tersenyum kecut, “Ada banyak makanan dipasar.Dari pecel sampai pizza juga ada.” “Oke. Ayo kita kesana. Aku akan mentraktirmu pizza. Kau juga belum sarapan. Dan tadi malam kau tidak makan banyak.” “Aku mau dim sum.” “Baiklah. Ayo kita cari dimsum.”
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Dilema Istri Kedua

Dilema Istri Kedua

Karena yang kuingat, semenjak kejadian kemarin aku sama sekali belum makan nasi. Semalam aku hanya mengganjal perutku dengan roti coklat. Hari ini bahkan perutku baru terisi empek-empek yang Mia bawa siang tadi. Itupun hanya dimakan sedikit. Rasa sakit hati yang begitu mendominasi, membuat makanan apapun yang melewati tenggorokannya terasa tidak nikmat.
8.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
EUFORIA

EUFORIA

Aku tak tahu pasti apa yang terjadi denganku di hari ini. Seperti yang kukatakan sebelumnya, aku merasa seperti agak lupa dengan kehadiran Kiana yang acap kali membuat diriku menjadi begitu emosional. “Ayo, dong, Adrian. Makan dulu, ya. Nanti saja melamunnya.” Kuanggukkan kepala tanda setuju, lalu mulai mengambil kuah sayur wortel campur kentang. Lalu, aku juga menyukai telur, udang rebus dan ayam goreng pun aku sangat suka.
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 431 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Fall In Love

Fall In Love

kaget bibi "Eh, pagi juga nyonya" jawab bibi yang lain Yaya melihat meja makan yang masih penuh dengan makanan. "Makan dulu nyonya" kata bibi Yaya masih melihat meja makan itu dalam diam. "Makanannya masih utuh nyonya. Tadi tuan enggak sarapan karena katanya rasa makanan hari ini tidak enak. Tidak seperti biasanya" jelas bibi
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Life Must Go On

Life Must Go On

kaget bibi "Eh, pagi juga nyonya" jawab bibi yang lain Yaya melihat meja makan yang masih penuh dengan makanan. "Makan dulu nyonya" kata bibi Yaya masih melihat meja makan itu dalam diam. "Makanannya masih utuh nyonya. Tadi tuan enggak sarapan karena katanya rasa makanan hari ini tidak enak. Tidak seperti biasanya" jelas bibi
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Rayuan Maut Para Tetanggaku

Rayuan Maut Para Tetanggaku

Jika bukan makanan itu, lalu apa? Aku mulai mengingat-ingat kembali kronologi kejadian kemarin secara mendetail. Latihan gym di rumah Sabrina, tidak ada yang aneh dengan minumannya. Lalu makan siang di rumah Sabrina, semua orang memakan makanan yang sama. Terus bertemu Tante Sarah, kami hanya mengobrol di mobil. Dan pesta ulang tahun teman Sabrina, aku hanya minum air mineral botolan yang kubuka sendiri.
1083.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Kontrak Hasrat Tuan Presdir

Kontrak Hasrat Tuan Presdir

"Perutmu mual? Aku dengar kau muntah tadi." "Setiap pagi akan begitu." Yura menganggukkan kepala sebelum mengatakannya. Wanita itu memindai sebentar makanan si hadapannya. Sandwich daging panggang. Dengan saus dan mayonnaise di setiap lapisannya. Juga sayuran seperti lettuce dan kol ungu. "Kau yang buat ini?"
1087.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai what did you eat yesterday
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status