Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LEMBUR TENGAH MALAM

LEMBUR TENGAH MALAM

“Apa yang sebenarnya disembunyikan benda kecil ini?” Lonceng kecil di sakunya terasa semakin berat seiring langkahnya menuju kampus. Seakan benda itu memiliki energi misterius yang berusaha menarik perhatian dari makhluk-makhluk lain di sekitarnya. Sambil melangkah, Gracya berusaha menenangkan diri dengan berpikir bahwa malam ini mungkin adalah langkah pertama untuk melepaskan dirinya dari belenggu horor ini. Jika lonceng ini benar-benar memiliki pengaruh mistis, mengembalikannya ke tempat asalnya mungkin akan mengakhiri teror yang terus menghantuinya.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
KAUM TERAKHIR

KAUM TERAKHIR

41. Penyerangan Monster Kerajaan Worewolf malam ini tampak begitu hening. Tidak ada suara lolongan yang biasanya akan terdengar menggema dan saling bersahutan mengingat malam ini adalah malam purnama. Saking sunyinya membuat Pangeran Nathan yang berdiam diri di balkon utama istana mengerutkan dahinya dalam-dalam. Bahkan hanya untuk merasakan udara malam saja ia tidak bisa. Suara serangga malam pun tak terdengar sedikit pun, membuat laki-laki itu semakin yakin ada sesuatu yang mengganjal. Ditambah sinar rembulan di atas sana berwarna keorange-an, membuat para kaumnya ragu untuk menyambut purnama kali ini. Ada sesuatu yang salah malam ini. Tetapi apa?
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
TETANGGA DARI NERAKA

TETANGGA DARI NERAKA

"Nina ... Nina! Kenapa lampunya mati semua ini? Nina ... kurang ajar, kamu sengaja ya?!" Suara teriakan Bu Nurma di depan rumah begitu nyaring. Semoga para tetangga tidak terganggu malam ini. Beruntungnya, kamar Ayah dan Ibu ada di belakang, jadi untuk sementara kurasa cukup aman. Malam ini aku bisa bebas dari omelan Ibu karena sudah bertindak keterlaluan pada Bu Nurma. Lamat-lamat suara menggerutu masih terdengar, hingga beberapa detik kemudian suasana mulai hening. Senyap. Tidak ada bising lagi di depan rumah.
104.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Petaka Satu Malam

Petaka Satu Malam

Teringat perlakuan Devan padanya tadi membuatnya sakit hati. Tiba-tiba cahaya kilat menyilaukan mata. Kiara tersentak kaget. Belum hilang rasa kagetnya, di sambung dengan petir yang menggelegar. Wajahnya pucat. Sungguh, malam yang kelam dan menakutkan. Rintik hujan satu persatu menimpa tanah. Dinda mendongak. Baru menyadari gelapnya langit.
8.715.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Aduh Jenderal Tak Tahan

Aduh Jenderal Tak Tahan

Di tengah malam. Darren gelisah, tak bisa tidur. Dia memiliki firasat buruk. Dan ternyata, firasat itu menjadi kenyataan. "Jenderal! Jenderal! Pasukan hantu membunuh orang!"
9.84.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117.9K kali sebagai when the night was full of terrors
Tampilkan Ulasan (966)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Nama Pena Anar
Hai kak author tersayang, 🫰🏻 ijin. Novel Panas tentang Petarung jalanan yang menaklukan Nyonya Besar Judul.. Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Mari mampiiir...🫰🏻 aku tunggu ya!!🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Teror Ghaib

Teror Ghaib

terdengar suara seorang wanita seperti bisikan. “Hantu sialan,” kata Tony, “aku nggak takut sama kamu.” Tony kemudian bangkit. Ketika dia berdiri, dia tidak melihat lorong itu lagi. Anak kecil itu juga sudah tidak ada lagi. Yang ada hanya tembok tinggi. Sepertinya dia ada di dalam kubus. Pencahayaan di sekitar kubus itu redup. “Hantu sialan,” kata Tony, “kamu di mana?”
3.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Yang Terpilih

Yang Terpilih

Aku masih mengomel, karena dorongan rasa takut jatuh. “Ada dhin-dadhin terbang,” katanya lagi sambil tertawa ketika rem mendadak ketiganya sukses membuat tubuhku sekilas menyentuh tubuhnya. Aku tidak tertawa. Siapa yang sanggup tertawa mendengar kata “hantu terbang” di malam gelap gulita seperti ini? Saat ini baru pukul tujuh malam, tapi tak ada lampu penerangan jalan, gelapnya sudah melebihi warna langit yang tak berbintang. Hanya mengandalkan lampu sorot motornya, nyaris tak mendongkrak rasa beraniku.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku

Selingkuhan Suamiku Pacar Anakku

Ia sangat ketakutan, sepanjang malam ia terus bebacaan, semua perasaannya campur aduk, antara Gavin dan takut longsor. Tengah malamnya Gavin membuka kedua matanya dan dapati dirinya sudah dalam keadaan separuh badannya terkubur, Gavin tentu kaget dengan hal ini, ia merasakan sesak didadanya, sepertinya ada benturan yang terjadi pada beberapa anggota tubuhnya. Ia mencoba untuk bangkit tapi merasa sangat lemas, dan tanahnya terlalu berat untuk kakinya angkat. Disepenjuru mata juga dilihatnya sangat gelap, tidak ada penerangan dan hanya ada pepohonan besar menjulang, yang sangat menyeramkan untuk dilihat.
16.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

Memilih meneguknya beberapa butir berharap bisa menetralisir sakit dikepalanya. Sudah banyak obat tidur yang dia minum agar mimpi buruk itu tidak kembali lagi. Jam menunjukan angka dua malam, waktu yang masih cukup panjang jika dia memilih melanjutkan tidurnya. Psikisnya merasa lelah tetapi matanya engga terpejam, pemuda itu begitu takut jika mimpi buruk tentang masa lalu kembali menghantuinya. Kembali menemukan dirinya seorang diri dalam titik terendah dihidupnya. Tidak ada siapapun, suara alat pemanas terdengar begitu pelan hingga menjadi temannya dalam semu.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Defeat the Night

Defeat the Night

Namun, kali ini terdengar seperti seseorang sedang berjalan pada daun-daun basah di atas tanah itu dan terdengar sangat dekat. "Oh~ apa yang kulihat ini?" Alarm tanda bahaya langsung berbunyi di kepala Daniel. Sebuah sosok muncul dan berjalan mendekat dari balik kegelapan. "Bukankah seorang ibu sering memperingati anak-anaknya untuk jangan pernah main jauh-jauh dari rumah apalagi saat malam hari kalau tak ingin sesuatu yang buruk akan terjadi?"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai when the night was full of terrors
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status