Wanita yang Diarak Keliling Kampung itu, Istriku
Wenny takut kehilangan dirinya, sebab di hati istrinya itu sudah mulai tumbuh benih-benih cinta untuknya.
"Aku janji gak akan berpergian berduaan lagi dengan Anita atau staf kantor wanita lainnya, Sayang, aku akan jaga perasaan kamu. Aku sayang kamu, Wen, kamu dan Khairy begitu berharga untukku. Kalian berdua adalah semangat hidupku, yang selalu kurindu untuk segera kembali ke rumah." Fatur melepaskan pelukannya setelah tangis Wenny mereda.
"Aku ... gak mau jadi istri yang bisa dibodoh-bodohi suami seperti di film-film, Mas, aku harap kamu tak begitu ...." Wenny menatap pilu sang suami.