I WAS NEVER YOURS
Delisha juga ikut, tapi tak berani masuk ke dalam, wanita hanya menunggu di luar, dengan kain selempang yang menutupi kepalanya, pakaian ciri khas orang sedang berduka.
Mawar menutup mulutnya, dan langsung memeluk Delisha yang sedang menyeka ingus dan air matanya dengan tisu.
"Kita kuat 'kan?" tanya Mawar, walau tubuhnya masih bergetar.
"Ya, kita akan selalu kuat buat Cheryl. Tante ada nanam bunga crisantemum udah tumbuh subur dan berbunga, kali ini warna kuning, mana tahun mau lihat." Mawar hanya mengangguk, perlahan mereka mulai menjalani kehidupan normal, walau tak lagi sama.
인기 회차