Dilamar Presdir yang Menyamar
“Kamu yang mainnya kurang jauh, Bram. Sangat banyak di luar sana wanita yang lebih hebat dari dia. Kamu hanya belum kenal saja. Nanti Mommy sama daddy akan mengenalkanmu dengan wanita yang lebih cantik, lebih cerdas, dan lebih segalanya.”
“Kurang jauh Mommy bilang? Aku sudah keliling dunia dan baru kali ini menemukan wanita unik, istimewa. Dialah Nawa. Kalau Mommy ke sini hanya untuk menceramahiku, Mommy tinggal pilih. Aku yang keluar ruangan, atau Mommy yang pergi dari sini.”
Brama berjalan menuju sofa, lalu duduk.
“Kamu ngusir Mommy? Bram, baru jadi Presdir saja sudah belagu dan berani ngusir Mommy kamu. Apalagi kalau kamu jadi CEO?”
Sikat na Kabanata