Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Legenda Pendekar Naga Putih

Legenda Pendekar Naga Putih

Raja Kehancuran berkata dingin, melangkah maju dengan senyum penuh kemenangan. Wu Long berdiri perlahan, darah mengalir dari sudut bibirnya. "Aku mungkin hanya satu jiwa kecil di dunia ini," katanya sambil meniupkan melodi rendah dari serulingnya, energi perlahan-lahan terkumpul di sekelilingnya. "Tapi aku tidak akan menyerah sampai napas terakhirku!"
1011.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 346 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Istri Tuli Yang Kau Buang

Istri Tuli Yang Kau Buang

Kama kemudian menyetel musik sembarangan, lamat – lamat terdengar alunan merdu Adele. Whenever I'm alone with you You make me feel like I am home again Whenever I'm alone with you You make me feel like I am whole again Lelaki itu diam – diam melirik Bening yang terlihat lebih relaks mendengarkan lagu. Ia lalu menepikan mobilnya di pinggir jalan. “Kelihatan pecel lele di situ enak,” kata Kama. Ia melihat banyak orang yang makan di situ.
1021.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 780 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Tante Lusi Yang Menggoda

Tante Lusi Yang Menggoda

Aku buru-buru menolak, lalu dengan panik mengambil pakaian yang ada di samping, bersiap untuk segera mengenakannya agar Tante Lusi tak melihat betapa malang dan malunya diriku. Namun siapa sangka, Lusi malah menghentikanku. Dia merebut pakaianku dan melemparnya menjauh. Dia mendorongku hingga terjatuh, lalu membungkuk ke arahku, bibirnya yang merah menyala terbuka pelan dan ucapannya penuh dengan godaan. "Willy, kamu sudah pernah merasakan Rolin sepenuhnya ... masa kamu nggak penasaran bagaimana rasanya denganku?"
10.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 369 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Pemilik Kitab Seribu Bayangan

Pemilik Kitab Seribu Bayangan

--- Wilayah Cahaya – Malam Hening Sebelum Badai Ruo Lin berdiri di tebing pegunungan. Angin malam membawa nyanyian roh, sementara di belakangnya, Lian Tian hanya memandangi punggung perempuan yang kini telah menjadi terlalu jauh baginya. > “Kau tahu,” ucap Lian Tian pelan, “kau semakin bersinar, tapi aku tak bisa melihat isi hatimu lagi.” > “Karena aku pun sedang belajar mencintai diriku… yang dulu aku benci,” sahut Ruo Lin, lembut.
107.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 220 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Sang Penentang Aturan

Sang Penentang Aturan

Ekspresinya tenang, matanya dingin, tetapi suaranya yang teredam oleh Qi terdengar tajam dan menusuk, membungkam semua tawa dan keributan. Wo Long "Tunggu. Dan diam di sana!" Wo Long Menatap Lian, suaranya dipenuhi otoritas "Kau menantang kami? Kau menghina usaha kami di bukit yang kau sebut sarang tikus? Aku akan memberimu tantangan yang pantas."
103.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
MY CRAZY HUSBAND

MY CRAZY HUSBAND

Tambah loro Yakin we teko nambai sengsoro Ngerusak tatanan ati sing wis pengen lali Karo gede duwure balungan mu. Aku wis ora gagas kata luka Wis cukup wingi, ra pengen baleni Mario lehmu dolanan ati Wis wayahe we kapok blenjani Udan tangise ati, saiki wis rodo terang Masio isih kadang kelingan Kowe sing tak sayang-sayang Saiki mung cerito loro, mpun kadung mbekas ning dodo Perihe ati sing mbok paringi
717.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 547 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
MR. D

MR. D

Tresno Ra bakal ilyang Kangen sangsoyo mbekas Tembang rindu kanggo riko Janji suci tekaning pati Salam Tresno di jogo Snadyan adoh panggonanmu Sumpah tulus kanggo riko Salam rindu neng slirahmu *** Petikan dawai gitar dari jemari Halilintar mengalun menyeberangi pintu ke pintu dan mengetuk kaca pintunya. Merayu-rayu penuh ritme agar beberapa orang yang tengah membuka kaca selaras dengan harapan Halilintar mengulurkan sedikit rezeki untuknya makan hari ini.
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 178 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

"Wilayah Gerbang Naga... Datanglah jika ada waktu senggang... Aku pasti akan menyambut kedatangan kalian berdua." Mengeluarkan seruling bambunya, Luo Xiang segera meniup seruling itu dengan nada yang sering didengarkan oleh Shi Shi. Hingga sosok Luo Xiang yang telah terbang menjauh sembari bermain seruling. Membuat Wen Li merasa lagu yang dimainkan Luo Xiang ini sangat familiar di telinganya. "Si-siapa Luo Xiang ini... Ke-kenapa aku merasa dia adalah..."
9.9239.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 5.3K Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

PUTRI BUNIAN YANG TERNODA

Wat tiini waz zaituun W* tuuri siniin W* haazal balad-il amiin Laqad khalaqnal insaana fii ahsani taqwiim Thumma ra dad naahu asfala saafiliin Ill-lal laziina aamanuu w* 'amilus saalihaati; falahum ajrun ghairu mamnuun Fama yu kaz zibuka b'adu bid diin Alai sal laahu bi-ahkamil haakimiin Walau tak paham artinya, tetapi hati Nurlian bagai diguyur salju mendengar lantunan itu. Jiwanya begitu tentram. Sering kali ia mendengar lirik-lirik lagu khas negeri Bunian, tetapi tak ada yang membuatnya bisa setentram ini. Setelah membaca lirik-lirik itu, Aswir membacakan terjemahannya dengan suara yang begitu merdu.
108.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 204 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Hati Yang Terluka

Hati Yang Terluka

Dito terlihat kesal karena Laila tak kunjung mempersilakan dirinya masuk. "Ngapain kamu bengong di sini? Minggir! Persilakan masuk kek, apa kek, dasar lemot. Kurang kerjaan aja." sentak Dito, suaminya. "Ma-maaf mas. Tapi siapa dia? Kok aku baru melihatnya." kata Laila yang tak bisa lepas menatap wanita itu.
668 viewsOngoingIdinagdag sa Library 22 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status