Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Silsilah Naga Emas

Silsilah Naga Emas

Mei Xiang: “Kita akan terus melangkah bersama, apapun rintangannya. Setiap luka adalah bukti perjuangan kita, dan bersama, kita mampu mengatasi segalanya.” Wang Jian: “Kita telah mengumpulkan kebenaran yang tersembunyi dalam gulungan ini. Kini, kita harus menyatukannya dan mencari aliansi dari para pejuang di desa-desa. Besok, kita akan mengirim utusan dan merencanakan serangan balik. Jangan pernah lupakan bahwa keberanian kita adalah cahaya di balik kegelapan.”
1.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 33 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Perempuan Berkhodam Pesinden

Perempuan Berkhodam Pesinden

"Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet Tak utusi dadyo sebarang Setan, jin, pocong, danyang Dak lingsirake, dak gubahake Lir sedhoyo lelampahan Tak jaluk ojo marani Setan, jin, pocong, danyang Lir sedhoyo, ojo tangi
102.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 45 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Handa

Handa

Handa dan Satria menyatukan dahi mereka sambil mengatur nafas. "Wong yen lagi gandrung Ra peduli mbledose gunung Wong yen lagi naksir Ra peduli yen perang nuklir Nadyan lagi bokek Direwangi nrethek-nrethek Jarene wes jodho Opo-opo duwek'e wong loro Wong yen lagi kepikat Ra peduli ndonya kiamat Wong yen lagi nyenengi Ra peduli lagi inflasi Nadyan ra duwe duwet
1034.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 691 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

TUBUH GIOK PANGERAN TERBUANG

Lin Gong terkapar beberapa langkah darinya, wajahnya mengernyit kesakitan. "Aku jatuh... aduh... pantatku!" Lin Gong mengeluh sambil mengusap bagian belakang tubuhnya. "Wu Yu, ini tempat apa? Kita semakin tersesat! Sepertinya kita tidak bisa pulang lagi!" Xuan Li tidak langsung menanggapi. Ia bangkit perlahan, menepuk jubahnya yang berdebu, lalu memeriksa keadaan sekitar. Tempat ini terasa asing, begitu luas dan sunyi.
9.860.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 2.3K Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
CARI JASADKU, BU

CARI JASADKU, BU

"Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling awas jo ngetoro aku lagi bang wingo wingo jin setan kang tak utusi dadyo sebarang Wojo lelayu sebet Kanang kalimat angkan tempatmu Kesahurimu Kedue ketubenmu Ketige tali pusetmu Keempat tembunimu Kelime orom ko Kini ulak renye roh, arwah, tumekamu tak enteni."
1017.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 465 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Anggun dan elegan, sosoknya mewujudkan esensi dari gunung musim semi dan semangat air musim gugur. Roni mengepalkan tinjunya, menatap layar monitor tanpa berkedip. Lirik ini berasal dari lagu "Intoxicated Noble Consort." Roni awalnya berencana untuk meminta seorang guru opera tradisional untuk menyanyikannya, tetapi Senja bersikeras tidak perlu dan memberikan pertunjukan di tempat, segera menghalangi Roni dari ide untuk mencari guru menyanyi. Suara itu, gaya bernyanyi itu - mengapa harus repot-repot mencari penyanyi lain?
3.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 123 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Tuan, Biarkan Aku Pergi

Tuan, Biarkan Aku Pergi

Wanita seperti ini yang lebih dihargai dalam kehidupan masyarakat. Nyonya Davina sudah turun dari atas panggung dengan langkah anggun. Saat dia duduk dengan nyaman di samping tuan Agis, tiba-tiba semua lampu mati. Namun, beberapa detik kemudian di layar panggung tiba-tiba muncul gambar padang gurun pasir yang sangat panas dan juga suara angin kering yang memilukan. Tepat pada saat itu suara bak seruling terdengar mengiringi embusan angin kering dan berbaur menjadi satu seperti alunan musik yang mengharapkan sesuatu yang besar.
103.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 93 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

“Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno…” (Tengah malam… bayanganmu lenyap…) Ratna menutup telinganya, tapi lagu itu justru semakin meresap, menembus kulit, darah, sampai ke tulangnya. Ia terhuyung, jatuh berlutut, tubuhnya gemetar hebat.
829 viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Selir Yang Terlupakan

Selir Yang Terlupakan

Ia segera berdiri tegak, suaranya terdengar manis namun bergetar menahan amarah. "Yang Mulia, sungguh ini tak pantas! Perjamuan ini disiapkan untuk menyambut kepulangan Anda dengan tarian dan musik indah. Tak sayangkah waktu terbuang hanya untuk mendengar beberapa baris sajak dari seseorang yang sudah bertahun-tahun tak pernah diperhatikan?" Chuntao segera berdiri dan menyentuh lengan Lady Xiwu pelan, berusaha menenangkannya. "Xiwu, tenanglah. Mari kita tunggu sebentar dulu."
101.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 37 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
Tergoda Suami Sewaan

Tergoda Suami Sewaan

Aaaaaa. Elang : Yang kau berikan kepadaku. Heru : Di malam ituuuu. Samudra : Membuatku ingin berkata. Mikail : Talak tilu sakalian. Panglima : Astagfirullah. Lagunya, luar biasa. Januar : Aku bingung, liriknya jadi aneh. Terren : Kalau benar liriknya, fix, mereka lagi waras.
102.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 60 Beses bilang wong tuo loro lirik
Read
+Library
PREV
1234567
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status