Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan untuk Suamiku dan Selingkuhannya

Pembalasan untuk Suamiku dan Selingkuhannya

"Kami teman lama Pak Joko, katanya beliau sedang sakit?" "Oh, iya, silakan duduk." Sandy dan Indah duduk di kursi yang ada di teras. Tak lama kemudian, seorang pria keluar. Wajahnya masih pucat dan ada luka bekas infus di tangannya. Ia memegang perutnya dan menahan sakit. Setelah pria itu duduk, ia terkejut melihat wajah Indah. "Ada perlu apa, ya?" tanya pria itu.
17.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 537 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

“Aku tahu aku sering membuatmu bingung. Aku bukan pria yang mudah dimengerti. Tapi malam tadi… ketika melihatmu terbaring dengan tubuh demam, wajahmu pucat… aku rasa aku akan gila kalau sesuatu terjadi padamu.” Sekar menggigit bibir bawahnya, tak mampu menjawab. Ia merasa tubuhnya kembali panas, entah karena sisa demam atau karena pelukan pria itu. Sementara Ethan menunduk sedikit, menempelkan keningnya di kening Sekar. “Tolong, jangan pernah jatuh sakit lagi. Aku tidak sanggup melihatmu menderita.” Sekar ingin sekali mempercayai kata-kata itu. Namun di sisi lain, logikanya menjerit: Apakah ini hanya sementara? Apakah ia hanya sedang merasa iba?
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Mr. Park Revenge (Indonesia)

Mr. Park Revenge (Indonesia)

ucap Kyungdo menatap sedih, dia tahu gadis itu sangat frustasi dengan penyakit yang dideritanya. "AKU SUDAH MUAK DENGAN PENYAKIT INI! Aku muak dengan diriku yang lemah seperti ini! Apa kau tau? Aku tidak ingin seperti ini lagi, Kyung-Do!"ucap Naari yang kini mulai menangis. Kyungdo yang tidak tahan melihat gadis itu langsung memeluknya. Dia tahu apa yang dirasakan Nari saat ini, betapa beratnya melawan penyakit yang sangat membahayakan itu dan juga mengancam nyawanya itu.
9.311.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 229 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Salah Pengantin

Salah Pengantin

Untungnya Dokter yang merawat masih satu kerabat dengan Suryakancana Group, sehingga beliau memaklumi keadaan Jo dan Archy tidak terlalu malu dibuatnya. "Jika masih demam tiga hari ke depan, coba sambil berhubungan intim saja Nyonya. Hubungan badan bisa menurunkan deman dan meredakan sakit, Nyonya bisa membuat Tuan sehat dengan cara yang menyenangkan." Dokter memberikan saran. "Terlebih pengantin baru, pasti hasrat pria sedang menggebu-gebu. Mungkin itu yang bisa saya sarankan."
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Aku Setelah Kau Ceraikan

Aku Setelah Kau Ceraikan

Tak ada permintaan yang lain bagi mereka saat ini selain meminta agar Tuhan segera mengabulkan doanya. "Aw, jangan keras-keras Mas, aku sakit!" "Sakit? Atau enak Sayang?" gumam Fahri terus saja menggoda istrinya yang meliuk liukkan badannya bak cacing kepanasan. "Sakit Mas, aw!" Fahri terus memompa senjata ampuh miliknya sampai merasakan sesuatu akan keluar dari bagian tengah kaki milik keduanya, semakin cepat Fahri memompa.
1070.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Candu Sentuhan Panas Kakak Ipar

Beberapa pasien pria dewasa bahkan sengaja menggodanya terang-terangan, dia menjawab ramah tapi tetap terlihat profesional. “Kalau dokter yang menanganiku cantik begini, aku rela dirawat lebih lama.” “Tidak boleh begitu, Tuan. Di luar sana banyak yang ingin sehat, tapi malah diberikan sakit. Jadi Anda harus segera sehat dan pulih. Jangan membuat saya harus terus-terusan berada di rumah sakit, nanti saya tak bisa berkencan,” canda Freya sambil memeriksa kondisi pasien.
102.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
THE SON OF DESTINY

THE SON OF DESTINY

Terengah-engah Ming Shi menjawab, “Kepalaku rasanya sakit sekali” Sang tabib cepat-cepat memapahnya ke pembaringan yang ada, lalu memeriksa keadaannya. “Seharusnya Anda menyuruh salah seorang kasim memanggil saya mendatangi Anda, dan Anda tidak perlu repot-repot begini astaga!” Dengan cemas pria tua berjenggot itu memandang Ming Shi. “Yang Mulia, bagaimana mungkin Anda dapat menyembunyikan penyakit sekronis ini dan tidak segera memberitahukannya pada saya?”
8.820.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 637 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Menantu yang Sengaja Dibuang

Menantu yang Sengaja Dibuang

Bisa nggak? Aku terbelalak, pria yang punya sikap bak suhu tak menentu ngajak aku jalan? Tumben? Dari kemarin diem aja selain hanya nanya hal-hal tak penting. Ya memang sih, selain kakiku yang sakit, aku mendadak meriang hingga demam beberapa hari. "Kenapa gak dari kemarin. Aku kan butuh healing walau tipis-tipis."
1079.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

“Keringkan rambutmu itu, jika kau sakit maka aku akan berada dalam masalah.” Jantung Senna berdebar mendengar pria itu mempelihatkan perhatian kecil. "Jika itu aku di masa lalu, pasti aku akan salah paham berpikir dia akan menjadi suami yang baik dan akan mencintaiku," ucap Senna dalam hati. Pehatian kecil dapat menyentuh seorang gadis lugu yang tidak pernah merasakan dicintai keluarganya. “Aku memiliki nomor dokter pribadi, yang dapat aku menghubungi saat sakit. Tidak akan perlu merepotkan Tuan Muda Qin.” Tangannya dengan kasar menepis tangan pria itu.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Tuan, Jangan Sakiti Aku!

Tuan, Jangan Sakiti Aku!

"Menunduk sangat tidak bagus untukmu. Aku bisa terkena penyakit hanya karena kau menunduk." Ya, ampun. Hal aneh apa lagi yang akan dia katakan padaku? Kenapa bisa-bisanya pria ini berubah drastis seperti ini? "Penyakit apa tepatnya?" "Penyakit kerinduan karena tidak bisa melihat wajahmu." "Ih, terserah kau saja, Tuan!" Aku bangkit. "Akan kubuatkan makanan." Segera aku melangkah, tetapi pria itu langsung menggapai tanganku. Kubalikkan badan. Mata kami bertemu.
1013.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai yang diinginkan pria ketika sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status