ANYELIR KUNING
Dia belum melihatku, masih sibuk mengibas-ibas kemeja biru bergaris-garis putih kecil yang tampak basah, kelihatannya di luar sedang hujan.
Aku memejam mata, mungkin salah lihat dan salah dengar, efek obat bisa jadi membuatku berhalusinasi, kan? kembali aku mengutuk kekuatan jantungku. Lemah sekali, hanya proyeksi bayangan dan gema saja sudah membuat ia berdetak tak beraturan.
"Kamu, bangun?"