Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

Cinta Satu Malam Tanpa Komitmen

ujar Intan. “Ih emang muji, lo mah begitu hahahaa.” “Gue minta maaf ya Val, Dewi, Disa dan Kumala kalo selama ini gue ada salah sama kalian. All of you are very good friends to me. Kalian temen kerja yang asik, kalian temen kerja yang baik. Kalian temen kerja yang enggak banyak ngeluh. Its very nice working with you all,” Intan membuka speechnya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Ia mencoba mengubur perasaannya ke Niken. Ia bisa mengontrol langkahnya, tapi ia tidak bisa mengontrol hatinya ketika tiba-tiba saja ia jatuh cinta pada Niken. "Dia cuma temen, Mas. Saya nggak pernah punya hubungan lebih sama dia. Saya sadar status saya." "Kenapa dia ada di apartemenmu? Friend with benefit?" Caraka menggeleng cepat. "Dia lagi ada masalah dan butuh bantuan saya. Saya cuma bisa bantu ngasih tumpangan tempat tinggal ke dia."
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 898 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

[ ROSES ] : The Tragedy After 10 PM

Apakah itu kata yang cocok bagi rasa cinta Angga pada Rosea saat ini? Lalu, apa bedanya dengan laki-laki lain yang masih mengejar cinta Rosea walau jelas-jelas sudah pasti ditolak lagi dan lagi? Entahlah. "And all my friends are tired. Of hearing how much I miss you, but. I kinda feel sorry for them. 'Cause they'll never know you the way that I do, yeah"
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
YOU AND US

YOU AND US

ujar ibu Delna membuat Delna memaparkan senyum lebar, jujur saja Delna juga rindu sahabatnya itu. Dikelas Delna tak memiliki teman, sikap angkuh serta manja membuat ia dijauhi oleh anak anak satu kelas, namun pada saat itu ada satu anak yang mau berteman dengan Delna. "Kenalan dong, aku Sintia, kamu siapa?" "Dih, gak usah sok akrab kamu." "Hm? Aku gak sok akrab kok, aku cuman mau temenan sama kamu." "Cih, Delna."
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
MY Enemy MY Husband

MY Enemy MY Husband

Sapa seorang Wanita. Wanita ini adalah teman satu bangku Kanaya dulu. Mereka cukup akrab di saat berada di satu kelas yang sama saat kelas satu dan dua SMA. Wanita ini kemudian mengajak Kanaya untuk duduk bersama dengan teman yang lain. " Aku kira yang akan menikahi Tristan itu kamu kan" Gumam Wanita ini. Ucapan Wanita ini dianggukan oleh beberapa teman lamanya yang sedang di meja yang sama. Kanaya hanya membalas mereka dengan senyuman kecut. Ia tidak ingin memberitahu semua orang kalau dia merasa tidak senang.
1045.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 989 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
Me

Me

Sahutnya kembali. “ Aku kira kamu tidak akan pernah mengakui diapapun menjadi temanmu.” Balas Lea, Ucapan Lea menusuk kedalam akal Nana, akibatnya Nana menjadi sedikit melihat sikap dia kepada orang-orang yang lebih lemah darinya selama ini. Dia kembali teringat saat dia menindas dan memperlakukan mereka sesukanya. “ Aku bercanda. Aku juga menganggapmu teman setelah kamu menemaniku kerumahku semalam” balas Lea kembali.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
My enemy, My husband

My enemy, My husband

Max max Maxell Yuhuu Ntar malem temenin gue clubbing yuu Udah lama kan lo nggak ngeliat muka gue yang cantiq inii hihi Males Tugas gue numpuk Dih, gitu amat Cukup tau Tanam dalam diri Apaan sih Cabang lo kan banyak di sono Yaudah Bye. Lura menggerutu pelan, biasanya Maxel selalu bersedia untuk menemaninya ke mana pun. Lalu mengapa sekarang tidak? Pakai alasan tugas numpuk. Sejak kapan dia jadi rajin?
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
Friend With Benefit

Friend With Benefit

sentuhan lembut di lengannya tak membuatnya bergeming, “Maaf, aku selalu merepotkanmu dan mungkin aku tidak akan bisa menjadi….” “Kau tahu, kan? Kita ini friend with benefit, tapi aku benar-benar ingin menjadi temanmu yang sesungguhnya,” sela Gyan sebelum Mecca menyelesaikan kalimatnya. Kalimat yang diucapkan oleh Gyan pun menyadarkan Mecca bahwa jika tidak mengenal Gyan, ia mungkin tak akan mendapat pekerjaan tambahan yang sangat mudah untuk dilakukan.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
Kamu Milikku

Kamu Milikku

"Apa yang dikatakan Sofia benar?" "Ya, itu memang benar, kami berada di tempat yang sama, tapi aku benar benar tidak mengetahui kejadian itu secara detail. Meski pun hubunganku dan Sofia sangat dekat, dan kami berada di tempat yang sama, bukan berarti aku terlibat kan?"
1034.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
Owned by My Enemy

Owned by My Enemy

“Kau akan memperkenalkan aku sebagai apa? Teman? Pacar? Atau.. properti pribadi?” Senyum tipis muncul di wajah Mikhail. “Tergantung siapa yang bertanya.” Ia memutar gelasnya, lalu melanjutkan dengan nada rendah. “Kalau investor? Mitra yang sangat kupercayai. Kalau media? Kekasih hatiku. Kalau teman? Properti pribadi milikku. Kalau mantan kekasih yang suka cari masalah? Orang yang bila mereka sentuh akan berdampak buruk untuk mereka.” Belum sempat Nastenka menjawab, seorang wanita mendekat dengan langkah mantap dan senyum yang terlalu lebar untuk bisa dibilang tulus.
716 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai you my friends
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status