My Game Boyfriend
Arthur mengusap tangan Melati dengan penuh kasih sayang.
“Aku tidak akan lagi membiarkan rasa cemburu buta menguasai diriku. Aku tidak akan lagi menuduhmu hal-hal yang tidak benar. Dan aku tidak akan lagi membiarkan hal lain — baik itu permainan, masa lalu, atau ketakutan bodohku — mengganggu kebahagiaan kita. Aku akan menyimpan semua ini, dan jika perlu, aku akan melelang atau memberikannya pada orang lain. Mulai hari ini, prioritas utamamu bukan lagi menjadi yang kedua. Mulai hari ini, kau adalah segalanya bagiku, Melati. Tubuhku, waktuku, pikiranku, dan seluruh hidupku… semuanya hanya untukmu.”