Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan Mama Muda

Godaan Mama Muda

"Mama dan Papa akan pulang bulan depan. Kerjaan aku lancar. Gaji aku naik. Aku udah cicil enam juta buat yayasan yang akan kubuat atas namamu." Aku tersenyum walau mata mulai berkaca-kaca. "Aku... aku mulai bisa hidup lagi, Kiara. Bener-bener hidup. Dan aku harap... aku harap kamu bangga melihatku."
9.8117.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Ketika Istri Lemahku Menunjukkan Kekuatannya

Ketika Istri Lemahku Menunjukkan Kekuatannya

sahut Dea. “Oke, aku paham. Aku hanya terlalu semangat!” “Aku juga semangat, siapa sih yang tidak suka kalau usahanya maju?” “Betul itu, hasil kerja keras kita tidak sia-sia!” Tiga sekawan itu larut dalam rasa puas karena kerja keras mereka selama ini telah terbayarkan, meski mereka tidak ingin terlalu jumawa karena sejatinya mempertahankan kesuksesan itu jauh lebih sulit.
9.765.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Ceraikan Aku, Jika Sudah Tidak Cinta

Itu bukan hanya sekadar tanda; itu adalah simbol dari kerja keras dan harapannya akan masa depan. Senyum kecil terlukis di wajahnya saat salah satu pekerja berkata, "Sudah selesai, mbak. Semoga usahanya lancar ya." Dina mengangguk dan mengucapkan terima kasih tulus dan ia kemudian memberikan sedikit uang untuk keduanya. "Terimakasih, mbak." Keduanya pergi meninggalkan Dina.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Mengejar Cinta Bos Dingin

Mengejar Cinta Bos Dingin

Flashback berakhir. Pada hari berikutnya, Giskana masuk kerja seperti biasa. Kemarin untuk pertama kalinya ada uang masuk ke rekeningnya dari usaha dan kerja kerasnya sendiri. Hal ini cukup untuk membuatnya bersenandung saat dalam perjalanan ke kantor. “Semalam mimpi bagus ya?” “Bukan, Nona. Nanti sepulang kerja ayo makan bareng. Gue yang traktir.”
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Pelabuhan terakhirku

Pelabuhan terakhirku

Ishad dan teman-temannya tak henti-hentinya mengucapkan terima kasih, Defikosalka dan Teman-temannya pun sama. Amaz dan Binar saling tersenyum, sangat bangga dengan apa yang mereka lakukan. Mereka bersyukur sudah bisa membantu mereka. Meskipun tidak banyak yang mereka bantu, tetapi yang namanya usaha harus kerja keras, agar mencapai hasil yang memuaskan. "Yah sudah kita pamit dulu," ujar Binar sekaligus mengajak Amaz pulang.
1010.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
MASK-UP : Revenge for My Twin

MASK-UP : Revenge for My Twin

Mencoba pengertian mereka akan hasil yang telah ia terima. “Sepertinya kita gagal,” ucap Vallery yang hampir menangis. Alex kemudian membuka suaranya lagi. “Kita berhasil!" Dua kata yang membuat seisi ruangan pecah dengan keriuhan sorak bahagia mereka. Pekerjaan mereka kemarin sebagai petani dadakan tidak sia-sia. “Aku hampir saja mati kau tahu?” ujar Betty.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai your hard work paid off
Tampilkan Ulasan (34)
Baca
+Pustaka
Iyen97
Cerita nya bikin penasaran sama lanjutannya apalagi banyak teka teki yg harus Bethany ungkap,,akan kah bethany bisa mengungkap kemana hilang nya Bella yok kepoin ceritanya di jamin bakal penasaran terus sama lanjutannya,,semangat up nya Thour...
Indri Irmayanti
sdh baca smpai sjauh ini baru smpat buat ulasan disini. benar-benar cerita yg luar biasa. Sesuai dgn genrenya, benar-benar penuh misteri dan teka-teki, mana sulit bnget ketebak sama pembaca. selalu dibuat terkejut tiap kali satu persatu fakta rahasia diungkapkan. cerita ink tdk sesimpel blurbnya.
Baca Semua Ulasan
Menikahi Supir Pribadi

Menikahi Supir Pribadi

Abimanyu tertawa, "Kalian berdua membuat papa lebih bersemangat untuk terus mendukung dan memotivasi kalian dalam meraih kesuksesan di masa depan. Teruslah bekerja keras dan jangan pernah merasa puas dengan kemajuan ini saja. Banyak kesuksesan yang masih menanti kalian dengan kerja keras dan semangat yang sama." Bella dan Helena menanggapi dengan senyum bahagia dan berjanji untuk terus bekerja keras dan mencari cara untuk terus memajukan bisnis mereka. Hari tersebut menunjukkan bahwa kerja keras dan kegigihan terbayar lunas dengan sebuah kesuksesan yang luar biasa. Setelah merayakan kesuksesan bisnis bersama papa mereka, Bella dan Helena kembali ke rumah mereka. Helena merasa sedikit tak sab
106.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 237 kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Malam Panas dengan Atasan Mantan

Malam Panas dengan Atasan Mantan

Pekerjaan yang melelahkan, tekanan yang kadang membuatnya ingin menyerah, semuanya terbayar lunas di hari ini. Sambil menatap layar komputernya, Juliet menghela napas dengan perasaan lega. “Ini baru permulaan,” gumamnya pada diri sendiri, menggenggam tangan kecilnya erat-erat, berjanji akan terus berusaha lebih baik lagi. “Kedepannya masih harus bekerja lebih keras lagi.” Akhirnya, hari itu benar-benar menyenangkan untuk semua anggota staff.
1084.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

Foto Istriku di Aplikasi Kencan Online

Aku bahkan mulai berhati-hati memilih kata, takut dianggap berlebihan. Hari ketiga kerja, aku menerima gaji harian pertamaku. Tidak besar, tapi cukup membuatku tersenyum. Rasanya ada kepuasan kecil bisa menghasilkan sesuatu dari jerih payah sendiri, meski masih dalam jumlah yang sederhana. Dalam perjalanan pulang, aku mampir ke toko roti langganan dan membeli roti kesukaan Shira. "Semoga ini bisa sedikit meluluhkan hatinya yang masih dingin, setelah beberapa hari terakhir kami jarang berbicara."
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Terjebak Cinta Bos Sadis

Terjebak Cinta Bos Sadis

Dadaku seperti dipukul lembut oleh gelombang hangat. “Terima kasih, Pak,” jawabku, suaraku nyaris bergetar. “Saya akan bekerja sebaik mungkin.” Saat aku kembali ke meja, aku menutup wajah dengan kedua tangan sejenak. Aku berhasil. Bukan karena siapa pun menarikku ke atas. Tapi karena aku berjalan sendiri. Ponselku bergetar. Adrian: Good luck buat rapatmu hari ini. Aku tahu kamu bakal keren.
10993 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai your hard work paid off
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status