Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
My Headmaster is My Husband

My Headmaster is My Husband

Gadis itu memperlihatkan serpihan martabak telur di sudut bibir Sagara. Sagara menghembuskan nafasnya. Hanya menyentuh sudut bibirnya saja efeknya bisa seperti ini. Sagara benar-benar merasa seperti pria haus belaian. ‘”Okay, relax Sagara!” batinnya, mencoba menguatkan dirinya sendiri.
1010.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 309 Beses bilang your head
Read
+Library
Heartbeat

Heartbeat

ucap Carla dengan cuek. “Kau terbentur cukup keras bahkan kepala kiri depanmu sobek dan harus dijahit, kau juga tak sadarkan diri cukup lama, jadi ada resiko kalau kau terkena gegar otak,” Sbastian mengutarakan pendapat dari analisanya. “Apa penglihatanmu baik-baik saja, kau terganggu dengan cahaya atau tidak?” Sbastian kembali melanjutkan introgasinya.
103.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 83 Beses bilang your head
Read
+Library
Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Dibalik Panggung, Aku kehilanganmu

Yuha membuka kotaknya. Matanya langsung membesar. Headset studio profesional. Yang biasa dipakai produser saat mixing. Ia menyentuhnya pelan. Di bagian dalam headband terukir kecil: Fly Higher. Yuha membaca perlahan. “Terbang lebih tinggi…” Suho mengambil headset itu dari tangannya. Lalu memakaikannya di kepala Yuha. Gerakannya pelan. Hampir seperti ritual kecil yang khidmat.
538 viewsOngoingIdinagdag sa Library 18 Beses bilang your head
Read
+Library
Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Hitungan Mundur Di Atas Kepala

Rambut kusut dan wajah yang tampak kurus, siapa pun yang melihatku tidak akan menyangka aku adalah putri sulung dari keluargaku. Namun, aku tidak peduli dengan semua itu, karena aku melihat hitungan mundur di atas kepalaku. Melalui cermin, angka merah itu jelas terlihat jelas di atas kepalaku. Akhirnya, hari itu tiba juga. Aku ingin tertawa, tapi hanya bisa tersenyum tipis. Aku meletakkan gelas di tanganku, memandangi bayanganku di cermin dan larut dalam pikiranku.
4.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 144 Beses bilang your head
Read
+Library
YOU

YOU

dewi Triana.A7710oursthuseres6
Sean membuka matanya ketika merasakan sinar matahari mengganggu tidurnya. Tangannya terangkat ke atas memegangi kepalanya yang terasa berat seperti tertimpa bongkahan batu besar, hang overnya mulai mereda. Dengan perlahan, dia menegakkan tubuhnya duduk di atas ranjang.
9.911.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 234 Beses bilang your head
Read
+Library
YOU

YOU

“Lo kok diem aja? Kenapa ngeliatin kepala gue terus? Ada yang aneh ya sama gue?” “Eh.. engga kok. Gue cuma kaget aja lo punya topi itu.” “Oh topi ini.” Tunjuk Fazam pada topi yang ia kenakan. “Lo mau?” “Mau. Gue mau beli topi itu tapi kehabisan mulu huhu.” “Ya ampun kasian banget anak kecil mau beli topi tapi habis mulu hahaha.” Laki-laki itu meledek Aluna, Aluna pun mengembungkan pipi nya karena merasa sebal.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 72 Beses bilang your head
Read
+Library
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Dia merasakan darah dalam kepalanya tiba-tiba mendidih. ***
1045.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.5K Beses bilang your head
Ipakita ang mga Review (16)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Basahin ang Lahat ng Review
HEAVY

HEAVY

Segera ia berbegas pergi meninggalkan rooftop. Yogi menuruni tangga darurat dengan tergesa-gesa. Langkah kakinya melambat saat mendengar sebuah keributan di ujung anak tangga. Pria itu segera bersembunyi di sudut tangga, beruntung posisinya berada di belokkan. "KAU MINTA UANG PADAKU? KAU INI TIDAK TAU MALU YA? KAU HANYA ANAK ANGKAT, BUKAN KELUARGA KANDUNG KAMI!"
103.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 132 Beses bilang your head
Read
+Library
Towards You

Towards You

Ia mulai jatuh di tangan penjahat tersebut, kepalanya terus ditahan oleh penjahat tersebut, agar kain yang sudah diberi obat bius itu tidak terlepas dari hidung Lidia. Benar-benar kacau, pandangan Lidia mulai kabur. Napasnya kini tinggal tersisa beberapa detik lagi untuk bertahan. Rasa pusing juga sudah menjalar di seluruh bagian kepalanya. Wajahnya kini mulai memucat. “Sial,” batin Lidia tepat pada detik terakhir ia bisa menahan napasnya.
2.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 82 Beses bilang your head
Read
+Library
Sang Penakluk Kiamat

Sang Penakluk Kiamat

Seandainya ada hari yang indah untuk mati. ‘Booooom!!!’ Suara yang begitu keras menghancurkan telingaku, tidak, dengan Granat di leher, bukan hanya telinga yang akan hancur, bahkan jika itu kepalaku, seharusnya sudah hilang. “Jika itu kepala...,” Tunggu, apa yang aku katakan. Tanpa kepala bagaimana caranya aku mengatakan sesuatu? Aneh..., ini apa yang sebenarnya terjadi.
105.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 136 Beses bilang your head
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status