ISTRI CEO
tanyaku masih dengan suara lembut.
“Kita akhiri saja hubungan ini, aku malu mempunyai istri sepertimu. Lihat, badanmu saja tak terurus, wajah tak terurus. Hanum, kamu itu anak orang punya istri manager masa iya harus seperti bibi asisten,” umpatnya tanpa melihat keadaan kami.
Kuremas ujung gamisku, sakit sekali. Dulu ia mencintaiku tanpa syarat sekarang di depan semuanya saat jabatanya tengah bagus ia menghianatiku, menghinaku tanpa henti.