Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Pembalasan untuk Madu yang Menjadikanku Babu

Kedua bola mata yang putih terbuka lebar, lalu mulutnya mengeluarkan jeritan. “Oh!” Suara itu suara perempuan, meskipun serak dan berat. Byzan maju selangkah. Ia sekarang yakin bahwa itu Shelia. Byzan melongokkan leher demi melihat lebih jelas. Hatinya mencelus. Keadaan sosok yang diperkirakan olehnya adalah Shelia sangat mengenaskan. Wajahnya kotor oleh tanah dan menghitam. Sebagian ujung rambutnya terbakar dan mengeriting. Pakaiannya sobek di sana-sini dan tak kalah kotor.
1012.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

"Bajingan sialan!" tbc
1022.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 750 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

Klik Pintu terbuka, tiga bayangan masuk menenggelamkan tubuh Batari utuh. Batari hanya mampu memeluk lututnya sendiri— Lantai kamar terasa seperti bara api bagi kulitnya. Napasnya terengah, matanya nanar menatap 3 sosok didepannya. “ akkhh..” Rintihan tak sengaja keluar dari bibir batari, seluruh tubuhnya yang kian sensitif akibat pengaruh obat mulai melahap sisa sisa akal sehatnya.
10433 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Bapakku Dukun

Bapakku Dukun

"Tapi, dia gila!" "Gila?!" Bahrul dan Dimas menggulangi perkataan Abi bersamaan. Kembali urat wajah mereka menegang mendengar penuturan Abi barusan. "Jadi, maksud Pak Abi. Neng Ayu bakalan gila?" "Kalau jiwa Ayu terjebak di alam demit dan tidak dikembalikan ke raganya ... iya. Ayu akan jadi orang gila!" Bahrul menelan salivanya.
1076.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.0K kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Kakek

Suami Pilihan Kakek

Hahaha. ***
9.870.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Rasa

Rasa

Ia lupa, bahwa untuk mencapai yang terbaik, juga perlu proses yang terbaik. "Udah bang, tenang. Fokus mengabdi dulu, jangan buru buru. Umma dukung ide abang, umma setuju rencana abang, tapi begitu umma tahu, abang terburu-buru mengambil langkah, umma minta tunda dulu. Segalanya butuh proses. Gak perlu pusingin masalah biaya, Allah pasti punya rencana. Oh, iya, semalem umma mau ajak abang ke konselor kan? Ternyata, jadwal beliau padat hari ini, bang. Tunggu jadwal beliau renggang dulu, ya, nanti umma bawa abang kesana." *************************************************
104.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Alice

Alice

"Bang, piala diamond ilang!" "APA?!"
105.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
BOSSY

BOSSY

Ceklek Pintu ruang kerja Han terbuka, menampilkan Han yang sedang tersenyum paksa kepada Ava dengan sudut bibirnya yang mengeluarkan darah. Alana mengerjapkan mata di balik kaca mata bulatnya, ia menatap Han yang tampak berantakan. "Pak Han kenapa--" Bugh! Han tiba-tiba pingsan di hadapan Ava, membuat Ava berteriak kaget karena Deon tiba-tiba muncul dari belakang tubuh Han dan memukul punggung Han dengan keras.
107.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai บ้า
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status