Ujung Senja
“Saya sudah memperhatikan Ibu dari sepuluh tahun yang lalu, saat pertama kali saya jadi fotografer acara Sertijab Bapak.”
“Saya malah gak ingat pernah bertemu dengan kamu sama sekali.”
“Ibu tahu, sepuluh tahun lalu, luka di mata Ibu, sama sekali tak bisa Ibu tutupi. Tampak sangat jelas dalam lensa kamera saya, karena itu wajah Ibu tertanam dalam ingatan saya.”
Aku diam, menunggu Dayu menyambung ucapannya.
“Sekarang, luka itu tampak makin dalam, tapi, Ibu sudah jauh lebih pandai menutupinya.”
Hot Chapters