Masukหัวหน้าแผนกห้องพักคนใหม่ เข้าใจผิดคิดว่าเจ้าของโรงแรมเป็นแค่พนักงานระดับล่างที่มีหน้าที่แค่รับจองห้องพักเท่านั้น ความสนุกตื่นเต้นและความวุ่นวายก็เกิดขึ้นทันที คานทองที่นั่งมาหลายปีมีอันต้องสะเทือน!!!
Lihat lebih banyakPegunungan Yuan San di negara Chu Agung, benua Han.
Di tempat itu terdapat markas sekte luar dari sebuah sekte terkenal yang bernama sekte Alam Agung Di salah satu sudut sekte luar ini, tampaklah hiruk pikuk banyak orang yang sedang menonton suatu tontonan. Seorang pemuda berumur 18 tahun sedang dihajar oleh seorang pemuda berumur 19 tahun di bawah tontonan banyak pasang mata yang bersorak-sorai. Pemuda berumur 18 tahun itu yang memakai baju putih sudah babak belur karena sudah dihajar hampir sejam oleh lawannya "Hajar Xi Feng itu, Zhong Li! Buat dia tidak mampu lagi berjalan." "Ya. Hajar dia! Kalau perlu, buat dia sudah tidak mampu bangun lagi supaya dia tidak lagi menjadi rebutan cewek-cewek di sekte luar kita." Itulah kata-kata penyemangat dari orang-orang yang dari tadi menikmati pemukulan yang dilakukan oleh Zhong Li ini kepada pemuda belia bernama Xi Feng. Sudah ratusan pukulan yang dilakukan oleh seorang pemuda sombong yang terus memukuli pemuda berumur 17 tahun itu. Pemuda itu sudah kepayahan tapi setiap kali dipukul jatuh dia selalu bangun berdiri dengan mata menantang ke arah lawannya, seakan-akan ingin membunuh lawannya dengan tatapannya. Tetapi sayangnya di sini, dia tidak memiliki kemampuan untuk membunuh lawannya itu. Saat itulah seorang gadis datang dan langsung menendang Zhong Li sambil berteriak, "kamu pengecut, Zhong Li!" Zhong Li merengis kesakitan. Melihat siapa yang menendangnya dia langsung bertanya, "mengapa kamu menendangku, Zhang Linjun?" "Karena kamu pengecut! Kultivasi alam Qi Kong kamu berada di tahap ke- 5 tapi mengapa kamu memukuli orang yang tidak berdaya yang tidak mampu melawanmu? Xi Feng belum mampu berkultivasi. Kamu betul-betul menjijikkan!" Zhong Li menatap ke arah pemuda yang baru dipukulnya, dia berkata, "bukan salahku kalau Xi Feng, si lemah ini tidak mampu berkultivasi! Bukan salahku kalau dia terlalu goblok. Jangan salahkan hal itu kepadaku!" Dengan wajah mengeras, Zhang Linjun yang cantik itu berkata, "kamu sudah tahu dia tidak mampu berkutivasi, lalu mengapa kamu masih terus mengganggunya, hah! Harusnya kamu mencari lawan lain yang sepadan denganmu!" "Aku akan terus mengganggunya karena kamu mencintainya! Ya! Aku akui kalau aku iri padanya. Mengapa kamu bisa menyukai orang yang tidak mampu berkultivasi? Mengapa menyukai orang bodoh seperti itu? Harusnya kamu menyukaiku!" Zhang Linjun menghentakkan kakinya dan berkata, "aku akui kalau aku menyukainya tapi kamu tidak berhak mengatur ngatur apa yang aku sukai. Kalaupun dia tidak bisa berkutivasi aku tetap menyukainya dan bukan kamu! Sebaiknya kamu berkaca di cermin sebelum kamu iri kepada Xi Feng!" "Kamu...." Zhong Li terdiam. Wajahnya mengeras. Tetapi dia tahu dia tidak mampu mengalahkan Zhang Linjun karena sang Zhang Linjun sudah berada di tahap ke-9 dari alam Qi Kong dan dia tidak memiliki peluang untuk mengalahkan gadis ini. Zhang Linjun mengalihkan pandangannya ke arah Xi Feng, pemuda yang dipukuli Zhong Li tadi. "Xi Feng, apa kamu tidak apa-apa?" Xi Feng berusaha bangkit. Dia langsung berkata, "aku tidak apa-apa." Walaupun wajahnya babak belur tapi dia tidak mau mengakui kalau dia kesakitan. Dia berjalan dan mengabaikan Zhang Linjun yang hendak memapah dirinya. Perhatian Zhang Linjun, gadis yang sangat cantik itu membuat Zhong Li dan yang lainnya semakin iri kepada Xi Feng karena Xi Feng berhasil menaklukkan hati Zhang Linjun, sesuatu yang tidak mampu mereka lakukan. Xi Feng memilih untuk berjalan menuju ke arah rumahnya tanpa memperdulikan Zhang Linjun yang beberapa kali berusaha menawarkan diri untuk membantunya berjalan. Karena terus mendapatkan penolakan, akhirnya Zhang Linjun menghentikan langkahnya. Dia cuma bisa menetap ke arah remaja yang pergi tertatih-tatih meninggalkan dirinya itu. "Maafkan aku, Xi Feng. Aku tahu karena aku lah yang membuat kamu menjadi sasaran kemarahan banyak orang." Zhang Linjun menghela nafas lirih. "Seharusnya aku tidak datang ke sini, ke sekte ini, karena aku akhirnya membuat hidup Xi Feng menjadi sangat tidak nyaman. Ugh... " *** Xi Feng kembali ke rumah gubuk yang ditempatinya yang berada di bagian belakang dari markas sekte luar Sekte Alam Agung. Sebenarnya hal dipukuli ini, sudah berada dalam rutinitasnya sejak 3 tahun yang lalu. Sejak dia berusaha menuntut ilmu di sekte Alam Agung ini, dia selalu menjadi bulan-bulanan murid yang lain karena dia dianggap memalukan, karena sejak berada di sekte luar ini, dia tidak mampu berkutivasi. Ada tetua yang mengatakan kalau Xi Feng ini mengalami kesulitan berkutivasi karena meridiannya tidak terbentuk dan dantian-nya kacau sehingga akan sangat sulit bagi dirinya untuk bisa berkultivasi. Tetua itu menganggap kalau Xi Feng ini adalah salah satu contoh orang yang baru bisa bermotivasi kalau bisa menemukan kultivasi yang cocok baginya dan dia tidak mendapatkan itu di Sekte Luar Sekte Alam Agung ini. Ada juga yang menganggap Xi Feng terlalu bodoh. Dianggap murid yang sangat tidak berbakat. Sehingga selama ini Xi Feng cuma diserahi tugas menjadi tukang bersih-bersih di sekte ini. Dia menjadi bulan-bulanan penindasan saudara-saudara seperguruannya bahkan kedatangan Zhang Linjun pada 3 bulan lalu di sekte ini menambah penderitaan Xi Feng karena sejak awal Zhang Linjun di sekte ini, gadis itu selalu ingin mendekati Xi Feng karena ketampanan Xi Feng. Awalnya Xi Feng menanggapi pendekatan gadis itu, tapi belakangan Xi Feng mulai menolak pendekatan yang dilakukan oleh Zhang Linjun itu. Tapi walaupun sudah menjauhi Zhang Linjun, tetap saja Xi Feng masih jadi sasaran penindasan dari saudara-saudara seperguruannya khususnya yang sangat kesengsem dengan kecantikan Zhang Linjun. *** Besoknya, Xi Feng kembali beraktivitas seperti biasa. Dia kembali menyapu di lingkungan markas sekte ini. Baru 2 jam dia menyapu, seorang murid menyuruhnya untuk menyapu di bagian belakang dapur. Tanpa banyak tanya, dia pun mengikuti arahan dari murid itu dan mulai menyapu di belakang dapur umum. Dapur umum terletak di atas tebing yang di belakangnya ada jurang yang sangat dalam yang biasanya dasarnya tidak terlihat karena ada awan Abadi yang terus menyelimuti jurang itu sehingga dasarnya tidak pernah terlihat. Saat Xi Feng sementara menyapu, saat itulah seseorang mulai mendekatinya dari samping kiri. Orang itu mengendap-endap di pepohonan. Orang itu adalah Zhong Li. Dia sudah melihat posisi Xi Feng saat ini yang berada cukup dekat dengan jurang yang disebut Jurang Tanpa Dasar. Zhong Li mulai celingukan. Dia mulai memperhatikan keadaan dengan baik. Dan lega karena tidak ada siapa pun di sekitar sini. Zhong Li mulai memantapkan rencananya. "Ini saatnya aku melenyapkan Xi Feng! Dengan tidak adanya dia, maka kesempatanku untuk mendekati Zhang Linjun akan besar. Kalau dia masih ada, Zhang Linjun tidak akan mau berpaling kepadaku." Setelah berpikir seperti itu, Zhong Li tiba-tiba keluar dari persembunyiannya dan langsung berlari dengan cepat ke arah Xi Feng. Mendengar suara langkah kaki cepat ke arahnya, Xi Feng mengangkat kepalanya. Tapi saat itu sudah terlambat. Langkah kaki cepat itu sudah menabraknya hingga dia terlempar ke belakang. Setelah itu, yang terdengar hanya suara teriakannya saat dia jatuh ke dalam Jurang Tanpa Dasar. Suara teriakan itu memancing beberapa orang datang. "Ada apa? Apa yang terjadi?" Zhong Li dengan entengnya menggelengkan kepalanya dan berkata, "aku juga tidak tahu persis. Tadi, aku sedang berkutivasi di jarak 200 meter di sebelah sana, kemudian aku melihat Xi Feng yang sedang menyapu di sini kehilangan keseimbangan dan jatuh ke dalam jurang dan yang tadi itu adalah teriakannya." "Hah? Dia pasti mati. Ada cerita beberapa orang yang jatuh di jurang ini tidak pernah kembali lagi." "Kasihan juga nasibnya." Kerumunan mulai melihat ke arah Jurang Tanpa Dasar itu. Ada beberapa yang kasihan dengan nasib Xi Feng. Ada beberapa yang mencurigai keberadaan Zhong Li di tempat ini. Mereka mencurigai Zhong Li yang telah mendorong Xi Feng jatuh ke bawah sana. Tapi tidak ada satupun yang berani bersuara. Mereka hanya memendam kecurigaan mereka di dalam pikiran mereka. Jatuhnya Xi Feng langsung menjadi berita heboh di Sekte Luar Sekte Alam Agung. *** Sementara itu, tubuh Xi Feng terus meluncur jauh ke bawah sana melewati awan-awan untuk terus meluncur ke arah bawah dengan derasnya.“ไม่มีทางเปลี่ยนใจเด็ดขาด ต่อให้ต้องสู้เพื่อเอาชนะใจนานแค่ไหนก็ยอม” เขาจ้องลึกเข้าไปในดวงตากลมโตคู่งาม แล้วจูบหน้าผากมนแผ่วเบา ปีรดาเขย่งปลายเท้าขึ้นไปจูบแก้มสากด้วยความเก้อเขินเมื่อเห็นเพื่อนหวานกับเมีย ทัพเทวาก็หน้าเสีย และเริ่มรู้สึกหวั่นๆ ขึ้นมาเป็นครั้งแรก“ฉันว่าเราไปเดินดูของด้านล่างกันดีไหมคะคุณมล หนุ่มๆ จะได้มีเวลาคุยกัน” ปีรดาชวน นิชมลพยักหน้ายิ้มๆ แล้วจับมือกันเดินไปที่ประตู “เผื่อเจอหนุ่มๆ เราจะได้แจกเบอร์โทร.กันเนอะ” ปีรดาขยิบตาให้นิชมล บรรดาสามีได้ยินก็พากันหน้าตึงอย่างขัดใจ“ไม่ได้นะ” ราเชนและอัคนีพูดพร้อมกัน ภรรยาของทั้งคู่จึงมองหน้ากันแล้วปล่อยเสียงหัวเราะคิกๆ ออกมา ก่อนจะเปิดประตูออกไปโดยไม่สนใจสายตาของผู้เป็นสามีที่มองตามอย่างคาดโทษ“คืนนี้พวกเราคงต้องลงโทษเมียให้หนักๆ แล้วล่ะเพื่อน” ราเชนบอกยิ้มๆ อัคนีหัวเราะอย่างชอบใจ คนมีเมียพากันสนุกสนานกับแผนการลงโทษ แต่คนที่ไม่มีเมียอย่างทัพเทวากลับออกอาการเครียดหนัก“เฮ้อ…อิจฉาจังโว้ย”“ยังพอมีเวลาให้ทำแต้มอยู่นะไอ้เพื่อน ฉันสองคนเอาใจช่วย” ราเชนเห็นเพื่อนหน้าจ๋อยๆ ก็เดินไปตบบ่าอย่างสัพยอก “แต่เรื่องนี้น่าจะด่วนมากสำหรับแก”
“ฉันจะให้พยาบาลฉีดยาแก้อักเสบนะคะ” คุณหมอสาวก้มหน้าเขียนชาร์ตโดยไม่มองเขา นั่นยิ่งทำให้ทัพเทวาหน้าเครียดกว่าเดิม“ฉีดยาแก้ปวดด้วยสิ” เขาสั่งยาเองหน้าตาเฉย“คุณปวดแผลเหรอคะ” สายป่านมองแผลที่มีเลือดซึมออกเล็กน้อย ทัพเทวาไม่ตอบทำให้เธอต้องหันหน้ามาสบตาเขาเช่นเดิม“ปวดหัวใจ…”คำตอบที่หลุดออกมาจากเขาทำเอาคุณหมอสาวหน้าเหวอไปทันที “ฉันเคยบอกไปแล้วว่าไม่ใช่หมอโรคหัวใจ ถ้าอยากให้หายปวดก็ต้องไปรักษากับหมอคนอื่นค่ะ” พูดจบสายป่านก็เตรียมจะผละไป แต่ถูกเขายึดข้อมือเอาไว้ จนเธอเสียหลักล้มทับร่างแกร่งอีกครั้ง“ว้ายคุณ…” คุณหมอสาวร้องด้วยความตกใจเพราะกลัวจะทับแผลเขาอีก ทัพเทวาแม้จะเจ็บแต่ก็ไม่ร้องสักแอะ ยกมือโอบกอดร่างอ้อนแอ้นเอาไว้ แล้วมองพวงแก้มขาวเนียนที่อยู่ห่างเพียงคืบ ทันทีที่เธอเงยหน้าขึ้นสบตา ริมฝีปากอุ่นๆ ก็แนบลงกับกลีบปากอิ่มทันทีอุ๊บ...เพียงสัมผัสแรกเธอก็ชาดิกเหมือนถูกไฟฟ้าหลายโวลต์ชอร์ต ยิ่งปากหยักบดเบียดเคล้าคลึง เธอก็ยิ่งสั่นเป็นเจ้าเข้าอย่างทำอะไรไม่ถูก จะผลักก็กลัวอีกฝ่ายเจ็บ จะห้ามก็ทำไม่ได้เพราะถูกเขาจูบหนักจนไม่มีเวลาหายใจ จึงปล่อยเลยตามเลย“อื้อ...”ทัพเทวาเห็นปฏิกิริยาของคุณหมอส
“ปีอย่ายั่วให้คึกนะ เดี๋ยวเจ้านั่นมันตื่นปีจะยุ่งเอาได้”“พอแล้วคร่า คุณจะหื่นไปถึงไหน คุณแทบจะไม่ได้นอนเลยนะ...” ปีรดาพูดยิ้มๆ แต่คนไม่ได้นอนไม่มีทีท่าจะง่วงเลยสักนิด หญิงสาวเบียดตัวเข้าหาไออุ่น วงแขนแข็งแรงของราเชนก็กอดกระชับแนบแน่น พร้อมกันนั้นจมูกโด่งคมยังจรดลงบนผมนุ่มสลวย หอมอยู่อย่างนั้นจนชื่นใจ“คิดถึงวันแรกที่เราเจอกันไหมปี ตลกมากๆ ปีใส่ผมเป็นชุดเลย แถมบอกว่าเป็นเด็กท่านประธานอีก” ราเชนพูดคุยถึงเรื่องราวในอดีตอย่างมีความสุข แต่ปีรดาอายแล้วอายอีกที่เอ๋อๆ จนไม่รู้ว่าใครเป็นใคร“น่าอายมากกว่านะคะ ไปทำงานในโรงแรมดังแต่ไม่รู้จักเจ้าของโรงแรม คุณก็ใจร้ายมากที่ไม่ยอมบอกปี แถมสวมรอยเป็นพนักงานให้ปีเลี้ยงข้าวตั้งนานสองนาน” เธอหนีบเนื้อต้นแขนเขาเบาๆ ทีหนึ่ง ราเชนหัวเราะร่วนเพราะรู้ว่าภรรยาอายทุกครั้งที่คุยถึงเรื่องอดีต“พี่ฉวีกลับมาจากทำบุญ ผมต้องให้รางวัลเป็นเครื่องเพชรชุดใหญ่แล้ว ถ้าไม่มีพี่ฉวีผมคงไม่ได้พบปี และไม่ได้เอ่อ…ช่วยปีในวันนั้น” เขาพูดอย่างระวัง เพราะห่วงความรู้สึกของภรรยาเป็นที่สุด“นี่ก็อีกเรื่องที่ทำให้ปีรู้สึกผิด ทำไมไม่บอกว่าไปช่วยปีจากคนชั่วพวกนั้น ปล่อยให้ปีห้ามใจตัวเ
“ไม่อยากอาบ แต่อยากเล่น ‘จ้ำจี้’ กับเมีย” เขาออดอ้อนเหมือนเด็กอยากได้ของเล่น แต่ปีรดาไม่ยอมง่ายๆ เพราะอยากให้เขาสบายตัว จึงรีบส่ายหน้าซึ่งกำลังแดงระเรื่อไปมา ราเชนขมวดคิ้วมุ่น พยายามครุ่นคิดวิธีทำให้เมียใจอ่อน แล้วหัวสมองก็ปิ๊งอะไรบางอย่างขึ้นได้“อาบก็ได้ แต่ปีต้องสระผมและถูหลังให้หน่อยนะครับ” เขาอ้อนต่อและมั่นใจว่าภรรยาสุดที่รักต้องไม่ปฏิเสธอย่างแน่นอน ซึ่งมันก็เป็นจริง“ก็ได้ค่ะ”“งั้น ผมถอดเสื้อผ้าให้นะครับ” แล้วเขาก็จัดการปล้ำถอดเสื้อคลุมพ้นไหล่บาง ปีรดาซอยเท้าถี่ๆ รอบตัวเขา มือหนารวบเอวบางเอาไว้“ปีอาบให้คุณนะคะ ไม่ต้องถอดก็ได้ ว้ายคุณเชน...ไม่ถอดนะ”“ถอดเถอะ เดี๋ยวก็เปียกน้ำเอาหรอก...” เขาโยนเสื้อคลุมลงบนพื้น เหลือชุดนอนซีทรูสายเดี่ยวสีดำ ตัดกับผิวผุดผ่องขาวอมชมพู ด้านหน้าแหวกลึกลงไปตามร่องอก ห่อหุ้มเนินอกอวบเพียงครึ่งเต้าเท่านั้น ราเชนถึงกับกลืนน้ำลายลงคอ ประสาทของความปรารถนาตื่นตัวทันที“ปีจ๋า…”“ขาคุณเชน…”“ผมขอกินนมจากเต้าได้ไหม...”“ไม่ได้ค่ะ และก็ห้ามเกเรเด็ดขาด เข้าใจไหม...” เธอจับมือหนาพาเขาเยื้องย่างเข้าไปในห้องน้ำ มือบางเปิดน้ำอุ่นๆ แล้วผสมสบู่กลิ่นหอมลงไป “แช่น้ำอุ่น
“คุณปู่ไม่ซาบาย ให้น้าป๊อบมาฉีดยาดีไหมคะ” เด็กหญิงปาลินเอ่ยถาม เพราะคนเป็นแม่มักบอกว่าน้าสาวรักษาคนเก่ง ถ้าได้รักษาคุณปู่ก็คงจะหายป่วยทันที“ปู่ไม่เป็นไรลูก...” คุณธีรวัฒน์โอบร่างเล็กมาแนบอกพร้อมกับจูบกลางกระหม่อมจิ๋ว มือน้อยๆ ก็ยกกอดเอวคนเป็นปู่อย่างผูกพัน ปีรดายกมือปิดปากเพื่อกั้นเสียงสะอื้นเอาไว
ปีรดาคุยกับราเชนเสร็จก็ขอแยกกับเพื่อนอาจารย์ด้วยกัน เท้าเรียวก้าวฉับๆ ไปที่ประตูทางออกอย่างร้อนใจ ความเร่งรีบโดยไม่ทันระวัง ยังผลให้ไหล่กระแทกกับคนที่เดินสวนเข้ามา จนเธอเป็นฝ่ายซวนเซเสียหลักจะล้ม ยังดีที่คู่กรณีรีบประคองร่างของเธอเอาไว้“ระวังหน่อยสิคุณ” เสียงแหบๆ พูดอย่างไม่ค่อยสบอารมณ์ ทำเอาปีรดา
“จะบ้าเหรอ ฉันกับคุณรักกันตั้งแต่เมื่อไหร่ เรื่องเพื่อนของคุณกับพี่สาวฉันยังลูกผีลูกคนอยู่ จะมาสร้างเรื่องอีก ไปเอกซเรย์ก่อนค่ะ” เธอกดปุ่มเรียกเจ้าหน้าที่ ไม่นานทัพเทวาก็ถูกพาไปที่ห้องเอกซเรย์ ระหว่างนั่งรอคนไข้กลับมา สายป่านก็อมยิ้มกับความห่ามของชายหนุ่ม คนอะไรขอสาวแต่งงานไม่โรแมนติกเอาซะเลย ไม่ถึ
“คุณราเชน…” ปีรดาเรียกอย่างหวั่นๆ กลัวชายหนุ่มจะรู้ว่าเป็นเธอ แต่เขาถูกพันหน้าพันตาแบบนั้นคงไม่มีทางมองเห็นเธอแน่ๆ ซึ่งหญิงสาวหารู้ไม่ว่าทันทีที่ตนไปยืนชิดขอบเตียง กลิ่นกายหอมอ่อนๆ ที่ยังคงฝังลึกก็ถูกกระตุ้นขึ้นมาทันที“ปีรดา…” ราเชนพึมพำ หัวใจเต้นแรงระรัว จนเครื่องวัดชีพจรดังถี่ขึ้น ปีรดายกมือปิด