Mga Nobela
Maikling Kwento

Mga Genre

Lahat
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Mga Tauhan

27
Lahat
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Ipakita pa

Kwento at Setting

27
Hubungan Keluarga×
Lahat
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Ipakita pa

Tema

15
Lahat
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Ipakita pa

Mga Maiikling Kuwento at Nobela Hubungan Keluarga

Tuklasin ang koleksyon ng mga kaakit-akit na maiikling kuwentong Hubungan Keluarga na sumasalamin sa matinding damdamin at pagnanasa. Perpekto para sa mga mambabasang naghahanap ng mga kuwentong kayang basahin sa loob ng isang oras, na magbibigay-inspirasyon at magpapasiklab sa kanilang imahinasyon tungkol sa Hubungan Keluarga.
Putri yang Dibuang, Bintang yang Bersinar - undefined nobela & mga-kwento
Momo
Pada hari ketika hasil ujian masuk perguruan tinggi diumumkan, aku refleks berteriak ke arah ruang tamu. "Ayah, Ibu, aku dapat tujuh ratus dua puluh poin!" "Aku bisa pergi ke Universitas di Sentara untuk bareng Kakak dan Ardi!" Namun yang menjawabku, tetap saja hanya keheningan. Di atas sofa, duduk empat boneka kecil. Ayah, ibu, kakak, dan, Ardi, sahabat masa kecilku. Mereka menatapku dengan mata bulat, sama seperti pada malam-malam tak terhitung sebelumnya, hanya menemaniku dalam diam. Baru saat itu aku teringat. Setahun lalu, adikku yang bernama Citra jatuh sakit. Mereka berkata, itu karena nilai akademisku yang terlalu bagus dan membuatnya tertekan hingga hampir bunuh diri. Akhirnya, aku menjadi orang yang paling harus disembunyikan dalam keluarga, dan diusir ke rumah sewa ini. Malam pertama setelah pindah, seorang pemabuk dari rumah sebelah salah menggedor pintu. Aku bersembunyi di balik selimut, merasa ketakutan hingga tak berani mengeluarkan suara saat menangis. Aku hanya bisa berulang kali menelepon ayah, ibu, kakak, dan Ardi. Di ujung telepon, yang terdengar hanyalah nada sibuk yang dingin. Menjelang fajar, ibu baru mengirim satu pesan singkat. [Jangan menelepon lagi, Citra akan sedih kalau melihat nomormu.] Sejak saat itu, aku membuat empat boneka kecil yang menyerupai mereka. Mereka menemaniku makan dan tidur. Mendengarkan setiap kemajuan yang kucapai, juga mendengarkan kesedihanku yang tak bisa kuceritakan pada siapa pun. Namun saat air mataku jatuh, aku tidak lagi memeluk boneka-boneka itu. Setelah terlalu lama berjalan sendirian dalam kegelapan, akhirnya aku memiliki keberanian untuk tidak lagi menoleh ke belakang.
Suami dan Anakku Direbut Sahabatku - undefined nobela & mga-kwento
Daliah Wahidah
Di tahun kesepuluh pernikahanku, mantan sahabatku memposting sebuah foto. Putrinya dan putraku masing-masing digendong olehnya dan suamiku. Keempat orang itu berdiri berdekatan dan di bawah foto itu tertulis: "Sudah sepasang 'kan anak-anak kami?" Aku berkomentar untuk foto itu, Pasangan yang sempurna. Detik berikutnya, postingan itu dihapus. Keesokan harinya, suamiku bergegas pulang dan bertanya padaku, "Susah payah aku membuat kondisi Sophie membaik, kenapa kamu malah cari ribut?" Putraku bahkan mendorong dan menuduhku, "Ini semua salahmu! Adikku jadi menangis." Aku mengeluarkan surat cerai dan melemparkannya ke wajah mereka. "Ya, ini salahku! Jadi biar aku yang pergi, semoga kalian berempat jadi keluarga bahagia!"
Aku Tak Punya Siapapun Lagi - undefined nobela & mga-kwento
Skytree
Dokter berkata, aku hanya sisa tiga hari. Gagal hati akut. Satu-satunya harapan adalah uji klinis yang sangat berisiko, peluang terakhir dan paling tipis bagiku untuk bertahan hidup. Namun, suamiku, David, malah memberikan kuota yang tersisa kepada adik perempuan angkatku, Emma, yang juga merupakan ibu baptis putriku. Kondisi penyakitnya masih dalam tahap awal. Dia bilang itu adalah “pilihan yang tepat” karena dia “lebih pantas untuk hidup.” Aku pun menandatangani dokumen untuk menghentikan pengobatan dan meminum obat pereda nyeri berdosis tinggi yang diresepkan oleh dokter. Ganjarannya adalah organ dalamku akan gagal berfungsi dan aku akan kehilangan nyawa. Ketika aku menyerahkan perusahaan perhiasan dan rancangan desain yang telah aku kerjakan dengan susah payah kepada Emma, ayah dan ibu memujiku karena menjadi “kakak perempuan yang baik”. Ketika aku setuju untuk bercerai dan membiarkan David menikahi Emma, David mengatakan “akhirnya aku bersikap perhatian”. Ketika aku membiarkan anakku untuk memanggil Emma dengan sebutan ibu, anakku bertepuk tangan dengan gembira dan berkata, “Emma adalah ibu yang lembut dan baik.” Ketika aku memberikan semua hartaku kepada Emma, seluruh keluargaku menganggapnya wajar dan tidak melihat sesuatu yang aneh pada diriku. Aku sangat penasaran, apakah mereka masih bisa tertawa setelah mendengar berita kematianku?
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna - undefined nobela & mga-kwento
Ilaks
Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
Mengambil Alih Identitas Kakakku - undefined nobela & mga-kwento
Rihanna
Kakak kembarku meninggal di hari ulang tahunnya yang ke-18. Di sudut hotel yang tersembunyi, dia dinodai dan meninggal karena gagal pernapasan. Namun, sahabat dekat yang selalu dia bantu dan percayai, Ginny, malah menyebarkan foto-foto ketika kakakku dinodai. Kemudian, aku menghancurkan wajah Ginny yang selalu ingin menggantikan kakakku, sepotong demi sepotong. Darah mengalir deras dan aku mengangkat wajah Ginny seperti sedang memegang sebuah karya seni. "Kakakku yang paling kucintai sudah pergi. Orang yang menyakitinya tidak akan ada yang bisa lolos satu pun."
Anak Durhaka Dibutakan Nafsu - undefined nobela & mga-kwento
Makjos
Ibu mertuaku mengalami kecelakaan mobil dan masuk ke ruang gawat darurat. Setelah menelepon suamiku yang merupakan seorang pengacara sebanyak lebih dari 20 kali, barulah dia menjawabnya. "Kamu bikin ulah apa lagi? Stacy lagi ada sedikit masalah, aku lagi bantu dia. Jangan bikin keributan." Aku menahan perasaan tertekan dan memberitahunya bahwa ibu mengalami kecelakaan dan memintanya mentransfer 200 juta. Namun, dia malah percaya pada ucapan mantan kekasihnya, lalu memarahiku. "Apa hubungannya kecelakaan ibumu sama aku? Jangan harap bisa ambil uang dariku untuk keluargamu. Jangan ganggu, aku lagi sibuk!" Telepon ditutup dengan tergesa-gesa. Tak lama kemudian, mertua dinyatakan gagal diselamatkan dan meninggal dunia. Tiga hari kemudian saat persidangan dimulai, aku malah melihat suamiku duduk di kursi pembela. Dengan penuh keyakinan, dia membela mantan kekasihnya yang mabuk dan menabrak orang. Dengan kepandaiannya dalam berbicara, dia berhasil membuat mantan kekasihnya bebas dengan alasan "bukti tidak cukup". Hatiku benar-benar hancur. Setelah sidang selesai, aku langsung mengajukan perceraian. Dia malah panik. "Ibuku baik sekali sama kamu. Kalau kamu cerai sama aku, dia pasti akan sedih!" Aku hanya tertawa sinis dan melemparkan kwitansi biaya rumah sakit dan surat kematian ke wajahnya. Dasar bodoh ... dia bahkan belum tahu, ibunya sudah tidak ada.
Ibu, di Kehidupan Berikutnya Cintailah Aku - undefined nobela & mga-kwento
Gold
Sejak sudah bisa mengingat sesuatu, aku tahu kalau ibuku membenciku. Saat aku berusia tiga tahun, dia memberiku obat tidur. Di usia lima tahun, dia menyuruhku minum racun serangga. Tetapi aku tidak mudah mati. Dan ketika berusia tujuh tahun, aku belajar melawannya tanpa ada yang mengajariku. Kalau dia tidak memberiku makan, aku akan membalikkan meja makan agar semuanya juga tidak bisa makan. Kalau dia memukuliku dengan tongkat hingga terguling di lantai, aku akan memukuli anak laki-laki yang paling dia sayangi hingga wajahnya lebam. Aku sangat keras kepala dan terus melawan hingga usia dua belas tahun. Sampai ketika adik perempuanku yang paling kecil lahir. Dengan gerakan tangan yang canggung, aku mencoba mengganti celana anak kecil yang basah itu. Ibu langsung membantingku ke dinding dengan keras. Dia menatapku dengan jijik dan ketakutan. “Apa yang mau kamu lakukan pada anak perempuanku?” “Dasar anak tukang pemerkosa! Kenapa kamu tidak mati bersamanya saja?!” Saat itu juga, aku akhirnya mengerti mengapa dia tidak pernah mencintaiku. Aku menutup kepalaku yang berdarah dan untuk pertama kalinya tidak melawan saat dipukuli. Dan untuk pertama kalinya juga, aku merasa apa yang dia katakan itu benar. Keberadaanku adalah sebuah kesalahan. Aku seharusnya mati.
Aku Bukanlah Wadah Pengganti Kakak - undefined nobela & mga-kwento
Cian
Pada hari ulang tahunku yang ke dua puluh dua, tiba-tiba muncul sebuah halaman pemungutan suara di rumah. [Apakah Anda bersedia menukar Nadia Prameswari dengan Alina Prameswari dari dunia paralel?] Ayah dan Ibu memilih bersedia. Mereka berkata, seandainya kakakku tidak meninggal secara tak terduga saat itu, aku pun tidak akan lahir. Jadi, aku berhutang nyawa padanya. Terakhir, halaman itu muncul di ponsel Jevan Pradipta. Jevan adalah pacarku selama lima tahun ini, dia juga pernah diselamatkan oleh kakakku. Aku menatapnya lekat-lekat. Asal dia memberikan jawaban tidak bersedia, aku masih bisa bertahan. Namun, dia terdiam cukup lama, lalu hanya berkata pelan. "Nadia, ini cuma tes." "Dia pernah menyelamatkanku, jadi aku harus membalas kebaikannya." Detik berikutnya, dia pun memilih tombol bersedia. [Semua orang berhasil menentukan pilihan.] [Nadia akan menjalani proses penggantian dalam lima hari.] Ibuku akhirnya menghela napas lega dan mengusap lembut kepalaku. "Nadia, Sayang. Saat kakakmu kembali nanti, Ibu akan mengingat kebaikanmu." Aku menatap mereka dan tiba-tiba tersenyum. "Baiklah." "Semoga yang kembali adalah kakak yang benar-benar kalian inginkan."
Kematian Anakku, Perceraianku! - undefined nobela & mga-kwento
Nirmala
Putraku meninggal di bilik kamar mandi yang sempit. Kepalanya pecah. Ketika suamiku yang merupakan kepala sekolah datang, dia malah menggendong putra cinta pertamanya ke ambulans dan pergi begitu saja. Sebelum meninggal, putraku menghiburku, "Mama, jangan nangis. Nggak apa-apa kalau Papa nggak percaya padaku. Aku sama sekali nggak sedih. Aku cuma butuh Mama percaya padaku ...." Pada hari pemakaman putraku, aku menelepon Thomas. Thomas malah membentakku, "Lengan Xander harus dijahit gara-gara dilukai putramu! Kalau terus buat masalah, aku bakal menghabisinya setelah pulang nanti!" Putramu? Aku menatap kepala putraku yang berlubang dan tidak mengeluarkan darah lagi. Mata putraku terpejam. Benar, Louis putraku. Jadi, Thomas, karena putraku sudah meninggal, aku dan kamu tidak punya hubungan apa-apa lagi.
Mantan Yang Sempurna - undefined nobela & mga-kwento
Deanda_D
Di malam sebelum pernikahan, istriku pulang dalam keadaan mabuk berat. Dia diantar pulang oleh mantannya dengan pakaian yang acak-acakan. Sambil setengah sadar, dia memanggil-manggil nama sang mantan, Dylan Wiguna. Dia berujar, "Dylan, aku menikah dengan dia cuma karena kamu suka wanita yang sudah menikah. Aku menikah dengannya cuma demi memenuhi keinginanmu. Hmph! Aku nggak mau pulang. Aku mohon, temani aku sekali lagi, ya?"
Anak Tak Terlihat, Anak Terlupakan - undefined nobela & mga-kwento
Cravez
Saat Tahun Baru Imlek, kami pulang ke kampung halaman. Di jalan tol, adikku ribut minta ke toilet. Ibu mendesakku dan kakakku, "Rest area berikutnya masih jauh. Kalian sekalian saja, biar nanti nggak bolak-balik mau ke toilet lagi." "Cepat sedikit, jangan lama-lama!" Aku langsung lari ke sana, tetapi begitu keluar, aku melihat mobil yang familier itu sudah menyalakan lampu dan mulai jalan. Suhu di luar hampir di bawah nol, tetapi ayah dan ibuku malah meninggalkanku di rest area yang sepi. Aku buru-buru berlari mengejar sambil berteriak keras, "Ayah! Ibu!" Namun, mobil itu sudah berbelok dan menyatu dengan arus kendaraan, sampai akhirnya benar-benar tak terlihat lagi.
Salah Paham yang Terlambat Untuk Diluruskan - undefined nobela & mga-kwento
Moore
Pada hari ulang tahunku yang ke-12, saat Ayah dan Ibu sedang membawaku ke taman hiburan, terjadi kecelakaan mobil akibat rem blong. Kakakku, yang merupakan pemimpin mafia, menimpakan seluruh kesalahan atas kematian orang tua kami kepadaku. Dia benar-benar membenciku, tetapi memanjakan adikku yang dua tahun lebih muda dariku, Elvara, seolah dia adalah harta paling berharga. Bahkan setelah aku meninggal, jantungku pun diambil dan dipindahkannya ke tubuh Elvara. Aku tidak akan pernah melupakan saat penyakitku kambuh dan aku pergi mencarinya untuk meminta pertolongan. Tatapan mata Kakak saat itu dipenuhi rasa muak dan kebencian. "Kirana, apa ada yang benar-benar jujur dari semua perkataanmu? Memangnya seru ya pura-pura sakit terus setiap hari? Aku sudah muak sama kebohonganmu!" Namun sesaat kemudian, dia berbalik dan berbicara dengan lembut kepada Elvara, "Jangan takut, donor jantung akan segera ditemukan. Kakak nggak akan membiarkanmu mati!" Belakangan, ketika Kakak melihat tubuhku yang telah hancur tak berbentuk, dia pun benar-benar runtuh.
Mustahil untuk Kembali Bersatu - undefined nobela & mga-kwento
Atonim
Natasha tidak pernah membayangkan bahwa pria yang cinta mati padanya akan berselingkuh saat dia baru melahirkan. Ketika dia melihat bayinya membuka mata dan tersenyum, dia menggendong bayi itu dengan antusias, ingin berbagi kebahagiaan ini dengan Abian. Tapi, saat tiba di ruang VIP itu dan tangannya memegang gagang pintu, bisikan-bisikan mesra terdengar dari dalam. "Kak Abian, enak nggak?" "Angkat pantatmu sedikit lagi."
Upacara Terakhir untuk Cinta yang Telah Pergi - undefined nobela & mga-kwento
Flower
Di hari ulang tahunku, aku dan adik angkatku mengalami kecelakaan mobil. Saat api mulai mengoyak tubuhku, tunanganku justru menunjuk ke kursi penumpang dan berseru, "Selamatkan Julia dulu, dia punya penyakit jantung!" Saat terbangun, wajahku hancur sepenuhnya, dan hidupku divonis tinggal satu bulan lagi. Demi kepentingan bisnis kedua keluarga, orang tuaku memutuskan agar adik angkatku menggantikanku untuk menikah. Tunanganku membelai perban di wajahku dengan penuh simpati, lalu berjanji, "Setelah kamu sembuh, posisi Nyonya Rivano tetap akan menjadi milikmu." Aku tersenyum dan menyetujuinya. Bahkan, aku memberikan semua saham, aset properti, hingga karya lukisanku yang belum dipublikasikan sebagai hadiah pernikahan untuk adikku. Bermodalkan lukisanku, dia menjadi seniman besar yang dipuja banyak orang. Saat diwawancarai wartawan, ibuku menangis haru. "Syukurlah dulu bukan dia yang celaka. Kalau nggak, keluarga kami pasti akan kehilangan sosok genius seperti dia!" Tunanganku pun mengumumkan dengan bangga bahwa adikku akan menjadi satu-satunya nyonya di Keluarga Rivano. Akan tetapi, mereka tidak tahu bahwa sang genius yang asli sedang memperhatikan mereka dengan dingin dari sudut ruangan. Dan segala hal yang kuberikan dengan tanganku sendiri itu .... Sejak awal hanyalah tumbal yang kusiapkan untuk membalas dendam.
Cinta yang Mengalir Pergi - undefined nobela & mga-kwento
H.S.X
Suamiku, sang CEO, selalu mengira aku ini perempuan matre. Setiap kali pergi menemani cinta pertama yang depresinya kambuh, dia akan membelikanku satu tas Hermes edisi terbatas. Setengah tahun kami menikah, ruang wardrobe penuh sesak dengan tas-tas mahal. Sampai ketika tas yang ke-sembilan puluh sembilan kuterima, dia menyadari perubahan sikapku yang tiba-tiba. Aku tak lagi menangis histeris setiap kali dia pergi menemani wanita itu. Aku tak lagi menerjang hujan badai hanya karena satu kalimat, “Aku ingin bertemu denganmu.” Yang kupinta darinya hanyalah sebuah jimat pelindung untuk anak kami yang belum lahir. Saat kata “anak” terucap dari bibirku, tatapan Andika Kesuma sedikit melunak. “Kalau kondisi Olivia sudah membaik, aku temani kamu periksa kehamilan ke rumah sakit.” Aku hanya mengangguk dengan patuh. Aku tak memberitahunya bahwa sepuluh hari lalu… aku sudah kehilangan anak itu. Ya, aku keguguran. Antara aku dan dia kini… hanya tersisa selembar surat cerai yang menunggu untuk ditandatangani.
Rupture Jantungku, Tapi Ibu Memilih Menyelamatkan Adikku - undefined nobela & mga-kwento
Dreamers
Aku dan adikku mengalami kecelakaan mobil bersama. Aku mengalami rupture jantung dan harus segera dilakukan operasi darurat. Namun, Ibu yang merupakan direktur rumah sakit di sana justru memanggil semua dokter untuk ke kamar adikku demi melakukan pemeriksaan menyeluruh padanya yang sebenarnya hanya mengalami luka ringan. Aku memohon kepada ibu agar menyelamatkanku, tetapi Ibu malah menatapku dengan wajah penuh kekesalan dan membentakku, “Kamu cari perhatian seperti ini tidak bisa lihat waktu, ya? Kamu tahu, adikmu itu hampir patah tulang!” Pada akhirnya, aku mati di sudut rumah sakit tanpa seorang pun menyadarinya. Namun setelah kabar kematianku sampai ke telinganya, Ibu yang paling membenciku itu … justru menjadi gila.
Kesalahpahaman Kejutan Ulang Tahunku - undefined nobela & mga-kwento
Jane Stanley
Ibu tanpa sengaja memasukkanku ke sebuah grup bernama "Keluarga Bahagia". Di dalam grup itu hanya ada tiga orang: Ayah, Ibu, dan seorang anak laki-laki asing dengan catatan nama "Sayang". Mereka sedang sangat sibuk merencanakan pesta ulang tahun untuknya, sementara besok adalah ulang tahunku yang sudah sepuluh tahun berturut-turut mereka lupakan. Ibu berkata. [ Lokasinya harus dibuat seperti dalam dongeng, biar dia jadi bangsawan muda yang sesungguhnya. ] Papa mengirim amplop merah besar. [ Uang bukan masalah. Jangan sampai kakakmu tahu, nanti dia jadi kesal. ] Aku diam-diam mengambil tangkapan layar, bersiap mencari kesempatan untuk benar-benar membuka semuanya. Saat itu, adik perempuanku yang selalu berprestasi tiba-tiba mengirim pesan pribadi kepadaku berisi sebuah tangkapan layar. Itu adalah rekaman percakapannya dengan Ibu. [ Bu, pesta ulang tahun kejutan untuk Kakak sudah kamu atur semuanya, 'kan? Kamu sudah janji sama aku, ini terakhir kalinya kita membohonginya. ]
Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku - undefined nobela & mga-kwento
Bowieta
Wanita yang disukai kakakku memfitnahku merundungnya. Kakak yang selama ini hidup saling bergantung denganku pun marah, mengirimku ke sekolah perempuan untuk memperbaiki moralku. Sejak itu, aku menjadi adik yang dia harapkan. Penurut, tidak iri, tidak menuntut apa pun. Namun, setelah melihat laporan medis tentangku, dia mendadak kehilangan kendali. "Nadia, kumohon, panggil aku 'Kakak' sekali lagi!"
Melarikan Diri Dari Dekapan Neraka - undefined nobela & mga-kwento
Farida_021
Saat aku berusia 10 tahun, aku ditolong oleh Ryder. Ryder bilang akan melindungiku untuk selamanya. Pada usia 15 tahun, aku mengenal Wayne. Wayne juga berjanji akan melindungiku untuk seumur hidup. Namun, saat aku berusia 23 tahun, mereka yang berjanji itu malah melemparku ke laut demi cinta pertama mereka.
Nyawaku Untuk Obatmu - undefined nobela & mga-kwento
Flower
Saat suamiku mengancam akan menceraikanku untuk keseratus kalinya, demi memintaku berkorban demi adikku... Aku tidak menangis atau membuat keributan dan menandatangani surat cerai tanpa banyak bicara. Aku menyerahkan pria yang telah kucintai selama sepuluh tahun kepada adikku. Beberapa hari kemudian, adikku membuat pernyataan keterlaluan di sebuah pesta, dan menyinggung keluarga yang berpengaruh. Aku sekali lagi dengan sukarela memikul tanggung jawab itu, menanggung semua konsekuensinya demi adikku. Bahkan ketika mereka kemudian memintaku menjadi subjek uji coba obat untuk penelitian adikku, aku pun menerimanya tanpa ragu. Ayah dan ibu berkata, akhirnya aku menjadi anak yang penurut dan pengertian. Bahkan suamiku yang biasanya dingin pun berdiri di samping ranjang rumah sakit, dan untuk pertama kalinya setelah sekian lama, membelai pipiku dengan lembut dan berkata, "Jangan takut, eksperimennya tidak akan membahayakan nyawamu. Setelah kamu keluar, akan kubuatkan makanan enak untukmu." Tapi dia tidak tahu, mau eksperimennya berbahaya atau tidak, dia tidak akan pernah bisa menungguku lagi. Karena aku mengidap penyakit mematikan, dan sebentar lagi aku akan mati.
PREV
12345
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status