Novels
Short Stories

Genres

Realistis×
All
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Characters

27
All
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Show more

Plot & Setting

27
Hubungan Keluarga×
All
Menggoda
Dewasa 18+
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Sistem
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Show more

Themes

15
All
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Semangat
Multi POV
Show more

Hubungan Keluarga Realistis Short Stories & Novels

Discover a collection of engaging Hubungan Keluarga Realistis short stories with compelling plots and immersive storytelling. Perfect for readers seeking one-hour short stories and quick, immersive reads online.
Kehidupan Penuh Kepahitan, Berakhir di Tempat Jauh - Realistis novels & stories
Yandi
Ketika orang tuaku bercerai, mereka sepakat agar aku dan adik perempuanku masing-masing tinggal bersama mereka dan diasuh secara bergantian setiap tahun. Namun setiap tahun, selama jadwal pergantian asuh anak sebelum tahun ajaran baru dimulai di bulan Juli, mereka selalu berdebat demi adikku. "Louris, ikut Ibu jalan-jalan pas liburan nanti ya?" Ayahku mengerutkan kening. "Aku yang mengasuh Louris tahun ini, jadi kamu nggak boleh ikut campur." Ibuku mendengus dingin. "Tahun lalu aku menitipkannya padamu selama 17 hari karena ada perjalanan bisnis. Aku mau menebusnya kembali!" "Siapa bilang 17 hari penuh? Jelas-jelas hanya 16 hari dan 8 jam." Adikku menghela napas pelan. "Hais, seandainya aku bisa bagi diriku menjadi dua." Setelah berdebat cukup lama, ibu dan ayahku akhirnya saling mengalah. Selama liburan nanti, mereka berdua akan membawa adikku ke Pulau Laputa." "Terus, bagaimana dengan Kakak?" tanya adikku dengan penasaran. Ayahku memalingkan wajahnya. "Toh, tahun ini bukan giliranku mengasuh kakakmu." Ibuku, yang tidak menatapku sejak masuk ke ruangan, akhirnya menatapku. "Aku bakal sibuk dengan pekerjaan tahun ini, dan nggak ingin mengasuh anak. Kamu tinggal di rumah kakek dan nenekmu saja."
Kurelakan Jantung Itu untuk Adik Angkatku - Realistis novels & stories
Dudu
Setelah didiagnosis menderita gagal jantung, aku dan adik angkatku dirawat di rumah sakit pada waktu bersamaan. Namun, hanya ada satu donor jantung yang cocok. Demi memperebutkan kesempatan itu, kami berselisih selama 3 bulan penuh. Video saat aku mempertanyakan sikap pilih kasih orang tuaku di lorong rumah sakit bahkan tersebar di internet. Semua orang mencaciku sebagai perempuan egois dan kejam yang rela mengorbankan ikatan keluarga demi mempertahankan hidup. Sehari sebelum jadwal operasi ditetapkan, kakakku akhirnya datang menjengukku. Dia berdiri di ambang pintu dengan sorot mata penuh rasa tidak sabar. “Layla baru berusia 20 tahun. Hidupnya baru saja dimulai.” “Sejak kecil tubuhmu memang lemah. Kalaupun menjalani operasi, memangnya kamu masih bisa hidup berapa tahun lagi?” Aku bahkan belum sempat membuka mulut ketika ponselnya berdering. Dari seberang telepon, adik angkatku menangis sambil bertanya apakah diriku masih bersikeras tidak mau menyerahkan jatah itu padanya. Nada suara kakakku langsung melunak. Dengan sabar dia menenangkannya, “Jangan takut. Kakak ada di sini. Apa yang memang menjadi milikmu, tidak bisa direbut oleh siapa pun.” Saat kecil, ketika penyakit jantungku kambuh pertama kali, dialah yang menggendongku berlari sejauh 3 kilometer menuju rumah sakit. Waktu itu dia menggenggam tanganku sambil berkata, bahkan jika harus menukar nyawanya sendiri, dia akan tetap membuatku bertahan hidup. Namun kini, menatap wajah yang sangat akrab sekaligus terasa asing itu, tiba-tiba aku tidak ingin lagi memperebutkannya. Aku tersenyum tipis. “Baiklah, Kak. Jatah operasi itu ... aku tidak menginginkannya lagi.”
Suamiku Pulang, Tapi Aku Menyesal - Realistis novels & stories
Hana Floris
Setelah Hendra kembali, aku melihat kolom voting di internet: [Setelah seorang pria berselingkuh, biasanya lebih merasa bersalah pada istrinya atau kekasihnya?] Yang memilih kekasih mencapai 99% suara. Aku berbalik dan bertanya pada Hendra, "Apa kamu juga merasa gitu?" Hendra meletakkan bukunya dan menatapku dengan ekspresi acuh tak acuh bercampur lelah. "Caroline, aku sudah kembali." "Kamu mau apa lagi?"
Menantuku Dari Keluarga Kaya - Realistis novels & stories
Durrah Zahra
Pada hari ulang bulan cucuku, aku datang membawa hadiah untuk merayakannya. Menantuku melihat pakaian baruku dan langsung menegur, "Kalau nggak punya uang, jangan pakai barang palsu! Malu-maluin banget!" Besanku malah melemparkan uang 2 juta kepadaku! "Putramu itu menantu keluarga kami, lantas apa hakmu untuk melihat cucuku?" "Ambil uang hasil menjual putramu dan pergi!" Wajahku memucat. Suamiku membelaku, tetapi yang kami dapatkan justru hinaan yang makin parah dari mereka. Namun, pada akhirnya, mereka berlutut memohon kepada suamiku, meminta kami memberi mereka kesempatan untuk hidup.
Ramalan yang Membunuhku - Realistis novels & stories
Makjos
Saat aku dan kakakku lahir, orang tuaku sampai memanggil seorang peramal untuk meramal nasib kami. Kata peramal itu, kakakku akan menderita depresi berat karena prestasiku yang terlalu cemerlang. Setelah nilai ujian masuk universitas diumumkan, dia akan melompat dari atap sekolah dan mengakhiri hidupnya. Demi menyelamatkan kakakku, mereka mendidikku dengan penuh tekanan dan caci maki selama 18 tahun. Bahkan, pada hari ujian, mereka merampas kartu ujianku. Aku berlutut memohon pada mereka, dahiku membentur ubin dengan keras. Ayah menendangku sampai terpental ke dalam ruang pembeku, lalu mengunci pintunya rapat-rapat dari luar. "Kamu tahu 'kan kakakmu bisa mati gara-gara kamu, tapi kamu masih ngotot mau ikut ujian. Apa kamu sengaja mau mendesaknya sampai mati, hah?" Suhu di dalam ruang pembeku itu minus 30 derajat Celcius. Aku cuma pakai seragam sekolah lengan pendek. Aku menggedor-gedor pintu dengan sekuat tenaga. "Ibu, di sini dingin banget! Tolong keluarin aku …." "Ngapain sih ngada-ngada?" Suara Ibu melengking tajam. "Di dalam sana sama sekali nggak dinyalain pendinginnya! Kakakmu tinggal selangkah lagi buat lepas dari ramalan sialan itu, dan kamu masih aja mikirin diri sendiri?" Suara langkah kaki menjauh. Darah terus mengalir deras dari dahiku, menetes membasahi seragam sekolah, dan seketika terasa membeku. Aku meringkuk di sudut ruangan. Tubuhku perlahan-lahan .... Menjadi kaku ....
Aku Mati Karena Sebuah Lelucon April Mop - Realistis novels & stories
Faisal
Setiap tanggal 1 April, tepat di Hari April Mop, kakakku selalu bersekongkol dengan adik perempuanku untuk mengerjaiku. Tahun lalu, mereka mengunciku di dalam ruang pendingin. Akibatnya, aku mengidap asma yang sangat parah. Tahun ini, kakak tiba-tiba meminta maaf. Katanya, sebagai bentuk permintaan maaf, dia akan mengajakku cave diving. Aku menyelam dengan penuh harapan. Namun ketika mencapai kedalaman sekitar dua puluh meter, sesak napas yang mematikan tiba-tiba menyerang. Tanpa kusadari, adikku diam-diam telah menutup katup oksigenku. Tawa puasnya langsung terdengar dari alat komunikasi bawah air. “Kak Hans, lihat, ‘kan? Aku bilang apa? Kak Salsa pasti bakal tertipu!” “Memang kamu paling pintar. Bisa-bisanya kepikiran cara seperti ini buat ngerjain kakakmu. Dasar usil!” timpal Hans lembut penuh kasih sayang. Wajahku perlahan berubah ungu kebiruan karena kehabisan napas. Aku mati-matian berusaha membuka katup oksigen cadangan. Namun adikku justru berenang mendekat, lalu menepis tanganku. “Kak, lihat tuh! Kak Salsa jago banget aktingnya. Baru juga beberapa detik sudah pura-pura nggak kuat,” katanya manja melalui alat komunikasi. Suara Hans terdengar dingin. “Tahan sebentar lagi. Kamu memang terlalu dimanja. Baru segitu saja sudah nggak kuat.” “Dasar memalukan! Kamu nggak ada apa-apanya dibanding Fara.” Aku menatap sosok kakakku dengan penuh keputusasaan. Kak... Apa kakak sudah lupa? Karena lelucon kalian tahun lalu… Paru-paruku telah mengalami kerusakan permanen. Napasku semakin berat. Pandanganku perlahan menggelap. Tubuhku akhirnya tenggelam ke dasar laut yang sunyi dan gelap. Kak... Lelucon kali ini... Sama sekali tidak lucu. Karena... Aku benar-benar akan pergi… Untuk selamanya.
Rumah Baru Untukku - Realistis novels & stories
Ges
Di Kota Batama, setiap kali ada keluarga yang melahirkan anak perempuan, mereka akan menanam sebatang pohon kamper pada tahun tersebut. Saat putrinya menikah nanti, pohon itu akan ditebang dan dijadikan dua peti besar untuk menampung mas kawin, sebagai simbol doa agar pernikahan mereka langgeng. Setengah bulan sebelum hari pernikahanku dan adik perempuanku, kakak laki-laki kami pulang membawa dua peti yang sudah selesai dibuat. Dia bersusah payah membawanya masuk dan mata adik langsung berbinar gembira. Ibu mengelus rambutnya dengan penuh kasih sayang. “Anak kesayangan Ibu sudah mau menikah saja. Padahal rasanya baru kemarin kamu masih anak kecil yang belum dewasa.” Ayah juga mengerutkan kening, nada bicaranya terdengar tegas. “Kalau dia berani bertindak semena-mena dengan Elis, bakal kuhabisi dia!” Tidak ada satu orang pun yang merasa aneh dengan peti itu. Mataku pun menatap ke belakang Kakak. Kosong, tidak ada apa-apa di sana. Aku pun bertanya, “Kak, di mana punyaku?” Kakak terkejut, seolah-oah baru teringat kalau pernikahanku juga diadakan di hari yang sama. “Saat selesai buat satu untuk Elis, ternyata kayunya kurang. Mau bagaimana lagi, jadi pohon milikmu juga ikut kupakai.” Ibu tampak agak kesal. “Sudahlah, sudah terlanjur terpakai, mau bagaimana lagi? Nanti kamu tinggal beli saja dua tas, nggak perlu pasang muka cemberut begitu, mau dikasih lihat ke siapa?” Aku menatap punggung mereka yang sedang mengerumuni adik, lalu teringat pesan yang pernah disampaikan Ayah dan Ibu pada Kakak sebelumnya. “Peti mas kawin anak perempuan itu harus dibuat dengan sungguh-sungguh, soalnya ini menyangkut kebahagiaan seumur hidupnya.” Ternyata, anak perempuan yang mereka maksud tidak termasuk aku. Jika begitu, aku juga tak membutuhkan mereka lagi.
Setelah Aku Menurut, Keluargaku Menjadi Gila - Realistis novels & stories
Mulafa
Pada tahun keenam setelah diusir dari keluarga kaya karena dianggap sebagai putri palsu, aku bertahan hidup dengan menjual darahku. Baru saja aku menerima sedikit uang dan hendak menghubungi dokter untuk membeli obat, seorang pengawal menendang belakang lututku dengan keras. Saat jatuh berlutut, aku mendengar seorang wanita kaya berteriak tak terkendali. "Dasar anak nggak tahu terima kasih! Apa yang kamu lakukan di sini? Apa kamu mau coba celakai Sophia-ku lagi?" Sebuah tamparan keras mendarat di wajahku. Aku baru menyadari bahwa itu adalah ibuku yang sedang mengumpulkan sumber darah untuk putri kesayangannya, Sophia. Melihat ibuku yang putus asa, kakak laki-lakiku, Owen, segera memerintahkan para pengawal untuk mengusirku. Dia menatap uang di tanganku dan mencibir, "Sepertinya, beberapa tahun terakhir masih belum mengubah sifatmu. Demi kemewahan semu, kamu bahkan rela menjual darah untuk dapatkan beberapa ratus ribu." "Sophia akan lulus dan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi dalam setengah bulan. Dia nggak butuh perhatian eksklusif keluarga lagi, sedangkan kamu juga nggak akan bisa menindasnya. Nanti, aku akan jelaskan alasannya kepada Ayah dan Ibu, lalu membawamu pulang. Kamu akan tetap menjadi tuan putri di rumah." "Pulang ... tuan putri?" gumamku. Akhirnya, aku hanya menggeleng dan tertawa terbahak-bahak. Aku mengidap penyakit ALS, penyakit saraf yang bisa menyebabkan tubuh lumpuh secara perlahan. Penyakit ALS-ku berkembang terlalu cepat dan aku bahkan tidak akan mampu bertahan sebulan lagi. Lagi pula, ketika dia menuduhku sebagai putri palsu demi Sophia yang hanyalah seorang anak dari keluarga miskin, aku sudah lama kehilangan rumah.
Selamat Tinggal Dunia Terkutuk! - Realistis novels & stories
Susan
Untuk memberi pelajaran padaku, orang tuaku memalsukan tes DNA dan mengklaim bahwa aku bukanlah anak kandung mereka. Kakakku mengabaikan permohonanku dan bersikeras mengirimku ke rumah sakit jiwa. "Dasar pembawa sial, kenapa kau nggak mati saja?" Dan tunanganku tercinta, bukan hanya mengawasi dengan dingin, tetapi juga memanfaatkan koneksinya agar aku menderita dan menanggung berbagai siksaan di sana. Lima tahun telah berlalu, dan akhirnya aku berubah menjadi penurut. Tapi, mengapa mereka justru ingin aku kembali menjadi tuan muda yang arogan dan angkuh seperti dulu?
Kisah Pernikahan - Realistis novels & stories
Sorami
Namaku Bi Xiaonuan. Tahun ini usiaku 29 tahun. Aku sudah menikah selama tiga tahun dan tinggal bersama suamiku, Shen Zeyan, di sebuah kompleks apartemen kelas atas yang tenang di pusat kota.
Ibuku Memilih Murid dan Mengorbankanku - Realistis novels & stories
Sarisha
Ibuku membenciku, karena aku hasil kecelakaan. Dia memperlakukan muridnya bagai anak kandung, tetapi ketika murid kesayangannya menyatakan cinta padaku, dia langsung menamparku dan mengataiku murahan. Bahkan setelah mengidap Alzheimer, dia hanya melupakanku dan masih mengingat muridnya. Sayangnya, tidak ada seorang pun murid yang datang mengunjunginya. Karena semuanya membencinya, sama sepertiku.
Kepergian yang Terkubur di Musim Dingin - Realistis novels & stories
Hooray
Saat acara makan malam amal tahunan memasuki sesi pemberian penghargaan, pembawa acara tiba-tiba menggandeng sepuluh anak kecil naik ke atas panggung. "Hari ini, masih ada satu penerima penghargaan khusus. Beliau meninggal karena kecelakaan, tapi sebelum mengembuskan napas terakhir, beliau mendonorkan seluruh organnya dan menyelamatkan nyawa anak-anak yang sedang berdiri di samping saya saat ini." Di barisan paling depan, putra sulung Keluarga Sudibio yang mengenakan setelan jas lengkap mencibir, "Entah siapa orang bodoh itu. Sudah mati pun masih mau cari nama baik." Di sampingnya, sang ibu, Patricia Inggara, memasang wajah penuh iba. "Tubuhnya saja sudah nggak lengkap. Bagaimana dia bisa bereinkarnasi di kehidupan berikutnya? Orang tuanya benar-benar tega, bahkan nggak berusaha mencegahnya." Revan Sudibio menenangkan istrinya, lalu menoleh dan memerintahkan sekretarisnya, "Setelah memastikan siapa keluarganya, batalkan semua kerja sama dengan keluarga itu mulai sekarang." Suara pembawa acara kembali terdengar, "Selanjutnya, mari kita undang orang tua almarhum untuk naik ke atas panggung." "Bapak Direktur Utama Keluarga Sudibio beserta istrinya."
Penyesalan Ibu Setelah Aku Tiada - Realistis novels & stories
Kholidah
Pada usia 10 tahun, kakakku meninggal saat kami bolos untuk pergi bermain. Sejak saat itu, ibuku membenciku, mengira aku yang mencelakai kakakku. Dia memperlakukanku seperti pembantu dan mengadopsi anak perempuan yang patuh untuk menggantikan posisi kakakku. Ibuku merebut semuanya dariku, bahkan memintaku mendonorkan ginjal untuk putri adopsinya itu! Oke, Ibu. Karena kamu mau begitu, aku akan memberi nyawaku ini kepadamu! Setelah aku mati, dia baru menyesal.
Sekali Beranjak, Terpisah Ribuan Gunung - Realistis novels & stories
Silas
Tepat di hari nilai ujian masuk universitas diumumkan, aku dan pacarku sedang berada di kereta cepat yang membawa kami pulang dari liburan kelulusan. Yang ikut bersama kami adalah Sherly, kakakku yang tidak memiliki hubungan darah denganku. Sherly selalu suka duduk di kursi F dekat jendela. Rian pun langsung mengambil kursi di sebelahnya. Dan aku? Aku menjadi satu-satunya orang yang duduk sendirian sepanjang perjalanan. "Alya, aku sama Sherly mau bahas pilihan jurusan dulu, ya." "Nilai prediksimu 'kan nggak terlalu tinggi. Udah, kamu duduk di sana aja, nonton drakor dulu, deh." Sepanjang perjalanan, mereka berdua tertawa dan mengobrol tanpa henti. Sementara aku, tak pernah benar-benar bisa masuk ke dalam percakapan mereka. Inilah perjalanan kelulusan yang telah dijanjikan Rian kepadaku selama tiga tahun. Tepat pukul sepuluh, hasil ujian pun diumumkan. Sherly langsung memeluk Rian, nyaris melompat dari kursinya. "Syukurlah! Dengan nilai kita berdua, semua jurusan di Universitas Nusa Bangsa bisa kita pilih!" Rian tersenyum lebar. "Coba cek grup chat, deh. Orang tua kita semua lagi ngucapin selamat, nih." Aku duduk di belakang mereka, mendengarkan. Tak lama kemudian, suara kedua orang tuaku terdengar. "Sherly dan Rian dapat nilai sebaik ini! Mereka benar-benar kebanggaan kita!" Lalu, disusul suara orang tua pacarku. Aku menunduk. Membuka WhatsApp. Tak ada undangan masuk ke grup mana pun. Tak ada seorang pun yang bertanya bagaimana hasil nilaiku. Sudahlah. Mereka telah memilih Sherly, juga masa depan yang ingin mereka jalani bersama. Sedangkan aku ... akan melangkah menuju masa depan yang benar-benar menjadi milikku sendiri.
Rembulan Gugur di Ujung Awan - Realistis novels & stories
Yena
Istriku yang seorang pengacara dan putri kami yang berusia lima tahun diculik. Saat aku tiba di lokasi, bom meledak dan membuat mereka hancur menjadi abu tepat di depan mataku. Kakakku yang seorang jaksa mencoba membantuku melacak pelakunya, tapi dia juga jatuh ke tangan penjahat dan disiksa hingga tewas. Semua orang bilang, cara kerjaku terlalu kejam sehingga menyinggung terlalu banyak orang. Merekalah yang menanggung akibatnya karena aku, padahal orang yang seharusnya mati adalah aku. Bahkan tim reserse kriminal pun mencopot jabatanku. Selama tiga tahun, aku terus melacak pelaku yang sebenarnya secara diam-diam. Hingga akhirnya aku mengikuti petunjuk yang mengarah ke sebuah restoran. Istri, anak, dan kakakku yang seharusnya sudah meninggal tiga tahun lalu, ternyata sedang merayakan ulang tahun seorang anak laki-laki. Kerabat dan teman-teman juga hadir di sana secara lengkap. Aku yang diselimuti amarah hendak menerjang ke depan untuk minta penjelasan, tapi sahabatku menahanku erat-erat dari belakang. "Nathan, aku tahu kamu nggak bisa terima kenyataan ini, tapi mereka udah jadi suami istri. Kalau kamu makin bertingkah, apa bedanya kamu sama pebinor?" "Tiga tahun lalu Vina hamil anak Kak Adit. Siapa sih yang nggak tahu kalau sifatmu itu kejam? Mereka cuma bisa pura-pura mati buat lepas dari kamu." Ibu yang berdiri di samping menatapku lekat-lekat dengan mata penuh peringatan. "Baguslah kalau kamu udah tahu. Tahun-tahun ini Ibu merasa kasihan lihat kakakmu dan Vina harus sembunyi sana-sini sambil bawa dua anak." "Sekarang mereka berempat sekeluarga udah hidup bahagia. Asal kamu mau mundur, semua orang bakal maafin kamu." Rasa amis yang pekat mendadak bergolak di tenggorokanku. Aku menatap kerumunan orang ini, lalu tertawa hingga meneteskan air mata. Rupanya Vina dan kakakku sama sekali belum meninggal. Selama tiga tahun saat aku hidup dalam penderitaan yang luar biasa, mereka justru hidup tenang dan bahagia. Semua orang mengetahuinya, tapi mereka bersekongkol untuk menyembunyikannya dariku.
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku - Realistis novels & stories
Aaliyah Zoya
Demi berkencan dengan asisten di malam natal, suamiku mencampurkan obat tidur ke dalam susu anak kami. Ketika aku mengantar anakku yang demam tinggi ke rumah sakit, aku malah melihat suamiku sedang menggendong asistennya ke lantai atas. "Kaki Nelly terkilir, aku menemaninya berobat." Anaknya jelas-jelas berada di ruang gawat darurat, tetapi dia sama sekali tidak peduli. Aku mencengkeram tiket lotre yang ada di sakuku. Sudah saatnya aku mengakhiri pernikahan selama tujuh tahun ini.
Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya - Realistis novels & stories
Hana Naiya
Aku dan kekasih masa lalu suamiku diculik orang secara bersamaan. Sebagai ahli negosiasi, suamiku langsung datang ke lokasi secepat mungkin untuk menolong kami. Namun, di saat penculik itu setuju untuk melepaskan satu sandera, suamiku setuju untuk membiarkanku dibawa pergi penculik itu demi menyelamatkan kekasih masa lalunya. Aku berlutut memohon padanya untuk menolongku terlebih dahulu. Namun, dia malah menunjukkan ekspresi datar di wajahnya. "Elowyn masih suci. Kalau sampai dinodai orang, dia nggak akan sanggup menerimanya. Kamu berbeda. Kamu sudah nikah sama aku. Kalaupun dinodai orang, aku nggak akan membencimu." Aku didorong ke kaki penculik itu dengan kejam. Mungkin dia tidak tahu, aku sudah hamil tiga bulan dan dia akan menjadi seorang ayah.
Menjadi Korban Manipulasi Kekasih Kakakku - Realistis novels & stories
Bowieta
Wanita yang disukai kakakku memfitnahku merundungnya. Kakak yang selama ini hidup saling bergantung denganku pun marah, mengirimku ke sekolah perempuan untuk memperbaiki moralku. Sejak itu, aku menjadi adik yang dia harapkan. Penurut, tidak iri, tidak menuntut apa pun. Namun, setelah melihat laporan medis tentangku, dia mendadak kehilangan kendali. "Nadia, kumohon, panggil aku 'Kakak' sekali lagi!"
PREV
1234
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status