Novel
Cerita Pendek

Genre

Realistis×
Semua
Romansa
Realistis
Manusia Serigala
Mafia
Vampir
Mitologi
Fantasi
Kehidupan Sekolah
Imajinasi
Reinkarnasi
Romansa Menggoda
Misteri/Thriller
Mistis Rakyat
Romansa Sejarah
POV Pria

Karakter

27
Mandiri×
Semua
Psikopat
Mandiri
Pelakor
Munafik
Wanita Kuat
Mafia
Istri Muda
Cinta Pertama
Kejam
Teman Masa Kecil
Dokter
Cinta Sejati
Pengasuh
Bestie
Pengganti
Guru
Bucin
Menantu
Sekretaris
Identitas Tersembunyi
Tetangga
Influencer
Vampir
Ahli Forensik
Pilot
Selebriti
Teman Sekamar
Tampilkan lebih banyak

Alur & Latar

27
Semua
Dewasa 18+
Menggoda
Penyesalan
Pernikahan
Selingkuh
Karma
Hubungan Keluarga
Balas Dendam
Kesadaran Diri
Pura-pura Mati
Kriminal
Dunia Kerja
Sistem
Perundungan
Kehamilan
Penebusan
Nikah Kontrak
One Night Stand
Cinta Lama Bersemi Kembali
Kekuatan Super
Melawan Takdir
Kutukan
Dunia Hiburan
Petualangan
Dunia Paralel
Perjalanan Waktu
Pusat Perhatian
Tampilkan lebih banyak

Tema

15
Semua
Plot Twist
Drama
Cerita Enak
Reinkarnasi
Bangkit
Manis
Obsesi
Toxic
Healing
Cinta Terpendam
Motivasi
Pusing
Kocak
Multi POV
Semangat
Tampilkan lebih banyak

Cerita Pendek & Novel Mandiri Realistis

Temukan kumpulan cerita pendek Mandiri Realistis yang menarik dengan alur cerita yang memikat dan penceritaan yang imersif. Sempurna untuk pembaca yang mencari cerita pendek satu jam dan bacaan cepat yang imersif secara online.
Perangkapan Suami - Realistis novel & cerita
Prameswari
Aku Miranda Sasmi, seorang ibu rumah tangga berusia tiga puluh tahun. Pernikahanku yang dulu hangat perlahan berubah dingin. Suamiku, David, sering pulang larut, menjaga ponselnya dengan berlebihan, dan menjauh setiap kali aku ingin berbicara serius.
Ditinggal Pacar karena Dikira Miskin - Realistis novel & cerita
Ghadamira
Aku memberi tahu pacarku bahwa keluargaku mencari nafkah dengan memelihara sapi. Jadi, pacarku berpaling dan mendekati wanita lain, direktur perusahaan tempat kami bekerja. Wanita itu kehilangan sebuah gelang berharga. Orang yang pertama dia curigai adalah aku. "Lucy, kalau kamu yang ambil gelang itu, cepat kembalikan. Keluargamu cuma peternak sapi yang bau. Jangan nodai gelang Jillian dengan bau kotoran sapi. Dasar kampungan!" Dia tidak tahu saja kalau sapi yang kumaksud berjumlah puluhan ribu ekor dan kekayaan keluargaku mencapai ratusan miliar.
Bebas dari Belenggu Suami Parasit - Realistis novel & cerita
little stones
Sahabat wanita suamiku memutuskan untuk tinggal bersama kami saat dia tahu kami akan pindah ke rumah baru. Aku keberatan, namun suamiku langsung menyetujuinya. Tidak hanya itu, dia bahkan memberikan kamar anak peremuan kami kepada wanita itu dan anaknya, lalu menyuruh putriku pindah ke gudang. Aku tidak terima, namun dia bilang, “Jangan salah paham! Dewi hanya sahabat baikku, anaknya sudah kuanggap seperti anak kandungku, wajar ‘kan kalau aku pengen mereka tinggal di kamar yang lebih layak?” Aku tetap tidak setuju, sehingga suamiku dan keluarganya menyalahkanku dan bilang aku egois. Akhirnya, aku memutuskan untuk meninggalkan rumah itu bersama anak perempuanku. Saat itulah mereka panik dan sadar kalau mereka butuh aku.
Aku Menolak Mengoperasi Pembunuh Ibuku - Realistis novel & cerita
Kelby
Tahun ini, sebagai ahli bedah saraf paling terkemuka di negara ini, aku ditugaskan untuk melakukan operasi darurat di provinsi lain. Dua puluh tahun yang lalu, aku pernah datang ke ruang operasi ini. Ibuku mengalami pendarahan otak, dan dokter bedah yang memimpin operasi itu meleset setengah sentimeter saat melakukan sayatan. Ibuku meninggal, dan yang menghiburku hingga bisa melewati masa sulit itu adalah Reihan Abimana, cinta pertamaku. Baru kemudian aku tahu, dokter bedah yang memimpin operasi itu adalah ayahnya, Kepala Departemen Bedah Saraf terkenal di rumah sakit itu. Namun, yang sebenarnya melakukan operasi adalah Reihan sendiri, seorang dokter magang. Dia dan Mona sudah merencanakan semuanya sejak lama, menggunakan operasi ibuku sebagai latihan untuk membuka jalan bagi karier mereka. Setelah kejadian itu, Mona Hartanto dengan statusnya sebagai putri direktur rumah sakit, berhasil menutupi seluruh insiden tersebut. Sejak hari itu, aku memutuskan untuk tidak melanjutkan program pascasarjana secara langsung. Aku masuk lagi dari awal kuliah kedokteran dan menempuh pendidikan dari sarjana hingga pascadoktoral. Aku menghabiskan 20 tahun penuh untuk mengubah diri menjadi orang yang "tidak akan pernah membuat kesalahan lagi". Hanya berharap suatu hari nanti, tragedi yang menimpa ibuku tidak akan pernah terulang. Hari ini, asistenku memberikan informasi pasien kepadaku: tumor batang otak, stadium lanjut, risiko sangat tinggi. Wajah itu sudah jauh lebih tua, tetapi aku langsung mengenalinya. Aku mengembalikan berkas itu kepada asistenku, lalu melepas jas dokterku. "Aku nggak bisa melakukan operasi ini."
Menjadi Tumbal demi Adikku - Realistis novel & cerita
Wanto
Di kota kecil tempat aku tinggal, ada satu aturan lama. Jika sebuah keluarga memiliki anak kembar, salah satunya harus dijadikan tumbal. Dia dikorbankan sebagai sasaran hukuman, agar saudara kembarnya belajar dari kesalahan dan keduanya bisa tumbuh dengan selamat. Aku lahir empat menit lebih dulu daripada adikku. Karena itu, akulah yang ditakdirkan menjadi tumbal. Suatu ketika, adikku diam-diam pergi berenang di sungai. Ibu sama sekali tidak memarahinya. Sebaliknya, dia menekan kepalaku ke dalam air berkali-kali. Baru setelah adikku ketakutan dan menangis sambil berteriak, "Aku nggak akan pergi ke sungai lagi!" Ibu melepaskan tangannya. Suatu hari, adikku lupa menekan tombol setelah memasukkan beras. Ketika Ibu pulang kerja, beras di dalamnya masih mentah. Ibu meletakkan dua mangkuk berisi beras mentah di hadapanku. "Habisin. Nggak boleh ada sisa sebutir pun." Beras mentah itu membuat mulutku berdarah setiap kali kukunyah. Namun, sepanjang waktu, Ibu justru mengamati ekspresi adikku. Baru setelah adikku menangis, dia tampak puas dan mengambil kembali mangkuk itu. Selama enam belas tahun, aku menjadi "tumbal" dalam keluarga ini. Sampai akhirnya, pada tahun itu, peringatan bencana topan dikeluarkan dan seluruh kota kecil kami harus mengungsi semalaman. Namun, adikku baru pulang menjelang dini hari setelah bermain gila-gilaan bersama teman-temannya. Tubuhnya basah kuyup, tetapi dia masih saja cengar-cengir.
Suami dan Anakku Direbut Sahabatku - Realistis novel & cerita
Daliah Wahidah
Di tahun kesepuluh pernikahanku, mantan sahabatku memposting sebuah foto. Putrinya dan putraku masing-masing digendong olehnya dan suamiku. Keempat orang itu berdiri berdekatan dan di bawah foto itu tertulis: "Sudah sepasang 'kan anak-anak kami?" Aku berkomentar untuk foto itu, Pasangan yang sempurna. Detik berikutnya, postingan itu dihapus. Keesokan harinya, suamiku bergegas pulang dan bertanya padaku, "Susah payah aku membuat kondisi Sophie membaik, kenapa kamu malah cari ribut?" Putraku bahkan mendorong dan menuduhku, "Ini semua salahmu! Adikku jadi menangis." Aku mengeluarkan surat cerai dan melemparkannya ke wajah mereka. "Ya, ini salahku! Jadi biar aku yang pergi, semoga kalian berempat jadi keluarga bahagia!"
Rahasia di Balik Balai Leluhur - Realistis novel & cerita
Jiso
Desa kami memiliki sebuah tradisi. Setiap perempuan yang hendak menikah harus membawa pacarnya ke Balai Leluhur untuk bersembahyang. Jika mereka bisa keluar dari sana dengan selamat tanpa terjadi apa pun, itu berarti keduanya ditakdirkan hidup bahagia bersama seumur hidup. Kedua adik perempuanku menikah saat berusia dua puluh tahun. Sementara aku, kini sudah berusia tiga puluh tahun dan masih belum menikah. Bukan karena aku tidak pernah punya pacar. Masalahnya, setiap pria yang kubawa masuk ke Balai Leluhur selalu memutuskanku begitu keluar dari sana. Bahkan, ada yang sampai ingin membunuhku. Pacar baruku, Jeff Gunara tidak percaya pada takhayul desa kami. Karena itu, dia bersikeras ingin masuk ke Balai Leluhur. Namun, setelah Ayah, yang juga merupakan kepala desa, membawanya masuk, dia langsung berubah begitu keluar dari sana. Dia menindihku ke tanah dan berusaha mencekikku sampai mati. Aku tidak mengerti. Apa sebenarnya yang ada di dalam Balai Leluhur itu sampai mereka bisa berubah sedrastis itu? Ayah jelas tahu apa yang akan terjadi pada mereka setelah masuk ke sana. Kalau begitu, kenapa dia tetap bersikeras membawa mereka masuk?
Tak Lagi Punya Tempat Pulang - Realistis novel & cerita
Lapis Ketan
Kakak sepupu, Irene Candra, menggunakan komputerku dan lupa keluar dari WhatsApp. Aku membantu mengeluarkan akun WhatsApp-nya. Sebuah pesan grup muncul di layar. [Demi merayakan nilai ujian Felix yang makin meningkat, malam ini kita makan malam sekeluarga.] Aku penasaran dan membuka pesan di grup itu. Di grup itu ada empat orang. Ayah, Ibu, adikku Felix, dan Irene. Felix membalas, [Cuma kita berempat, Clara nggak diajak?] [Siapa suruh dia terlalu pelit, nggak mau berbagi apel dengan kakak sepupunya sendiri.] Aku tertegun, ternyata sudah lama aku dianggap orang luar di keluarga ini.
Antara Cinta dan Keluarga - Realistis novel & cerita
Ellie Felicia
Kakak sepupu pacarku baru saja bercerai dan tinggal sementara di rumah pacarku. Dia sedang hamil besar dan membawa serta anaknya yang berusia 5 tahun. Dengan sikap seolah-olah semuanya sudah menjadi haknya, dia menganggap pacarku sebagai sandaran hidupnya dan menunjukkan ketidaksukaannya padaku. Dia merasa bahwa aku telah "merebut" adik sepupunya. Suatu hari saat acara keluarga, putranya tiba-tiba menyiramkan minuman ke arahku dan berseru, "Kamu nggak boleh merebut ayahku!"
Ketika Nisan Tak Lagi Menyimpan Maaf - Realistis novel & cerita
Lucky Cat
Pada tahun keenam setelah adik laki-laki dan tunanganku meninggal, aku juga memilih sebuah makam untuk diriku sendiri. Sebelum pergi berziarah ke makam mereka untuk terakhir kalinya, ibu tiba-tiba berkata, "Alex, tahun ini nggak usah pergi. Sebenarnya mereka nggak mati." Aku terpaku. Tepat saat itu, kulihat mereka berdua berjalan keluar dari kamar adikku. Kenzo Ganendra menyunggingkan senyum sambil menggoda orang di sampingnya. "Aku menang taruhan. Sudah kubilang, kakak nggak bakal pernah sadar." "Kelak siapa yang di atas? Hm? Mila?" Begitu kata-kata itu selesai diucapkan, perempuan yang dulu bahkan akan menangis setiap kali melihatku diperlakukan sedikit tidak adil itu, kini menatapku dengan penuh jijik. "Ah, dia memang terlalu bodoh. Padahal kita tinggal di rumah sebelah, tapi dia sama sekali nggak sadar." Rupanya alasan ibu melarangku masuk ke kamar itu bukan karena khawatir aku akan bersedih jika melihatnya, melainkan karena kamar tersebut terhubung dengan rumah di sebelah. Aku memang terlalu bodoh. Bahkan sebulan sebelum kematianku, yang kupikirkan masih bagaimana caranya berziarah ke makam mereka.
Dia Menuduhku, Aku Membongkar Delapan Pria di Baliknya! - Realistis novel & cerita
Makjos
Rekan kerja wanitaku berdiri di samping meja kerjaku sambil memegangi perut bagian bawahnya. Dia berbicara dengan suara pelan, “Valen, ada beberapa kardus dokumen di gudang. Bisa temani aku memindahkannya?” Di kehidupanku sebelumnya, aku luluh dan menemaninya ke gudang. Setengah jam kemudian, dia ditemukan tergeletak di tangga darurat. Darahnya bahkan menggenangi hampir separuh lantai. Saat sadar, dia menangis sambil menunjuk ke arahku, “Valen yang memaksaku mengangkat kardus-kardus itu! Dia juga mendorongku!” Aku dipecat, dituntut, dan kehilangan seluruh harta bendaku untuk membayar ganti rugi. Ayahku meninggal, ibuku kehilangan kewarasannya, dan pada akhirnya aku berdiri di atap gedung perusahaan …. Baru setelah mati, aku mengetahui bahwa dia ternyata menjalin hubungan dengan 8 pria sekaligus. Kandungannya memang sudah tidak bisa dipertahankan akibat keguguran yang berulang kali dialaminya. Kali ini, aku tetap duduk di kursiku tanpa bergerak sedikit pun. “Kamu sedang hamil, tidak boleh mengangkat barang berat.” Aku mengambil ponsel dan membuka grup besar departemen kami. “Biar kupanggilkan orang untuk membantumu.” Aku mengetik pesan …. [Sella sedang hamil. Untuk mengambil dokumen di gudang, dia perlu didampingi rekan kerja pria dan harus menggunakan lift sepanjang perjalanan.] Lalu, kutekan tombol kirim. Seketika, seluruh kantor menjadi hening. Wajah Sella langsung menegang. Kepala bagian administrasi membalas di grup. [Siap.] Tidak lama kemudian, staf HR ikut menanggapi. [Saya akan memastikan kembali prosedur keselamatan kerja bagi karyawan yang sedang hamil.] Sella membuka mulutnya lalu berkata dengan ragu, “Tidak perlu memanggil orang sebanyak itu.” Aku menatapnya, “Kamu sedang hamil. Tidak aman jika pergi sendirian.” Di kehidupanku sebelumnya, dia membawaku melewati tangga darurat yang tidak dilengkapi CCTV. Namun kali ini, aku akan memastikannya melewati jalan yang disaksikan banyak orang.
Cucu Perempuan Tertua yang Membisu - Realistis novel & cerita
Rumput
Aku baru bisa berbicara saat aku berusia delapan tahun. Semua anggota Keluarga Sebastian menganggapku idiot. Bahkan, ibuku diam-diam menyeka air matanya karena mengira telah melahirkan seorang anak perempuan yang mengalami autisme. Ayahku memandangku dengan tatapan penuh rasa kecewa. Namun, demi menjaga reputasi, dia tidak mengirimku ke sekolah luar biasa. Saat itu, ada tokoh dari Wall Street datang untuk mengakuisisi Grup Sebastian milik keluarga kami. Mereka begitu arogan, bahkan memaki semua orang di ruang rapat hingga tidak ada satu pun yang berani mengangkat kepala. Semua elite di ruangan itu terdiam ketakutan, bahkan tidak ada satu pun berani membantah. Aku hanya berdiri di sudut, mendengarkan semua itu sampai merasa mengantuk. Aku akhirnya merasa kesal. Aku berjalan maju selangkah, mengucapkan kalimat pertama dalam hidupku dengan bahasa ibu pria itu.
Gadis yang Terabaikan, Dunia Baru Menantimu - Realistis novel & cerita
Nini
Saat pengisian pilihan perguruan tinggi, semua orang mengerubungi adik kembarku sambil sibuk memberikan saran. Kakakku menunjuk kode universitas di urutan paling atas. “Sudah pasti pilih Universitas Orlena. Jadi adik tingkatku. Nanti Abang yang jagain kamu.” Sahabat masa kecil kami segera menyodorkan brosur Universitas Marion ke hadapannya. “Jangan dengarkan abangmu. Masuk Universitas Marion saja. Empat tahun lagi kita bisa jadi teman sekampus.” Ayah dan ibu tersenyum sambil mengangguk setuju. “Belajar di ibu kota memang lebih baik. Ada yang menjagamu, jadi kami juga tenang.” Baru setelah cukup lama, mereka teringat kalau aku juga baru saja menyelesaikan ujian masuk perguruan tinggi. “Nindi… nilaimu kurang bagus, ‘kan? Pilih saja universitas mana pun yang ada di Marion.” “Iya. Nanti kita berempat ada di kota yang sama. Akhir pekan jadi gampang kumpulnya,” sahut kakak tanpa mengangkat kepala. Sahabat masa kecilku pun mulai mengomel seperti biasa. “Tinggal setengah jam lagi batas pengisian pilihan ditutup. Jangan ceroboh lagi seperti biasanya.” Sedikit demi sedikit, genggamanku pada buku panduan pendaftaran itu semakin mengencang.
Dikorbankan Demi Keselamatan Cintanya - Realistis novel & cerita
Hana Naiya
Aku dan kekasih masa lalu suamiku diculik orang secara bersamaan. Sebagai ahli negosiasi, suamiku langsung datang ke lokasi secepat mungkin untuk menolong kami. Namun, di saat penculik itu setuju untuk melepaskan satu sandera, suamiku setuju untuk membiarkanku dibawa pergi penculik itu demi menyelamatkan kekasih masa lalunya. Aku berlutut memohon padanya untuk menolongku terlebih dahulu. Namun, dia malah menunjukkan ekspresi datar di wajahnya. "Elowyn masih suci. Kalau sampai dinodai orang, dia nggak akan sanggup menerimanya. Kamu berbeda. Kamu sudah nikah sama aku. Kalaupun dinodai orang, aku nggak akan membencimu." Aku didorong ke kaki penculik itu dengan kejam. Mungkin dia tidak tahu, aku sudah hamil tiga bulan dan dia akan menjadi seorang ayah.
Para Penyewa yang Akhirnya Menangis - Realistis novel & cerita
Roro
Aku mengubah gedung warisan keluarga menjadi apartemen bersama. Lokasinya berada di pusat kota, terdiri dari 5 lantai dan lengkap dengan sebuah halaman yang luas. Aku membongkar semua dinding yang bukan penyangga, lalu menata ulang seluruh ruangannya. Ada kamar untuk 1 orang, 2 orang, hingga 4 orang untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Biaya sewanya hanya setengah harga dari pasaran sekitar. Aku hanya menerima penyewa muda yang baru lulus dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Halamannya tidak kubangun menjadi gedung tambahan. Sebagai gantinya, aku membuat pusat kebugaran dan kantin. Semua peralatan di pusat kebugaran masih baru. Untuk kantin, aku mempekerjakan 2 orang koki dengan harga makanan yang sama seperti di kantin kampus. Pada bulan pertama setelah pindah, makanan di kantinnya gratis. Awalnya, aku mengira sedang melakukan sesuatu yang baik. Memberikan ruang untuk bernapas, sekaligus sebuah rumah bagi para anak muda yang baru saja melangkah ke dunia kerja. Mereka memanggilku “pemilik apartemen idaman” dan memberiku plakat penghargaan, bahkan menulis surat ucapan terima kasih di internet. Melihat wajah-wajah muda itu, aku merasa semua yang kulakukan memang sepadan. Sampai akhirnya Fendy muncul. Dia berdiri di depan apartemen sambil menyeret koper berwarna silver dan membetulkan kacamata berbingkai emas di pangkal hidungnya, lalu mengamati karakter yang tertulis di sana, yaitu “Rumah Tetangga Harmonis.” Kemudian, dia tersenyum.
Hidup dalam Ketidakadilan Selama 20 Tahun - Realistis novel & cerita
Binja
Keadilan adalah prioritas utama di rumah kami. Sebab, kakak kembarku akan bertengkar hebat jika melihat tanda-tanda pilih kasih dari orang tua kami. Segala sesuatu di rumah pun dibagi menjadi dua bagian yang sama rata. Satu untuk kakak laki-lakiku, Rey. Satu lagi untuk kakak perempuanku, Rhea. Suatu kali, aku dengan polosnya bertanya pada Ibu, "Gimana dengan bagianku?" Ibu membentakku, "Memangnya kamu masih belum pusing sama kakak-kakakmu yang terus bertengkar? Bisa nggak kamu berhenti tambah beban pikiran kami?" Kemudian, keluarga kami membeli mobil baru. Mobil itu memiliki enam kursi, padahal kami sekeluarga hanya lima orang. Pada hari kami hendak berangkat untuk liburan keluarga, dua kursi yang tersisa sudah terisi. Satu oleh kucing Rhea, sedangkan satu lagi oleh anjing Rey. Aku berdiri canggung di luar pintu mobil. Rey melindungi anjingnya dengan sikap protektif, sementara Rhea memutar bola matanya. "Kita sudah sepakat harus adil. Nggak boleh ada yang ambil jatah kursi kucingku." Ayahku menatapku yang berdiri di tengah hujan dengan kesal. "Nggak ada hal lain yang bisa kamu kerjakan?" Sambil menggigil kedinginan, aku memaksakan senyum. "Ada. Aku nggak jadi ikut." Setelah itu, aku langsung mendaftarkan diri dalam program pertukaran pelajar ke luar negeri. Berhubung aku tidak akan pernah mendapatkan keadilan yang sudah kunantikan selama dua puluh tahun, tidak ada gunanya aku terus tinggal di sini.
Pilihan Terakhir: Cerai - Realistis novel & cerita
Sasri Tasmirah
Adik iparku, Gina, bersikeras ingin berlibur ke Pantai Nirwana saat Natal, jadi aku memutuskan untuk mengajak seluruh keluarga pergi berlibur bersama. Namun, saat teman wanita suamiku mengetahui tentang rencana tersebut, dia memaksa untuk ikut dan membawa anaknya juga. Tanpa basa-basi, suamiku langsung membeli tiket pesawat. Namun, dia malah menyuruhku membawa barang-barang dan mengemudi sendiri ke sana. Semula, aku mengira seluruh keluarga akan mendukungku, tetapi ternyata mereka semua mendukung keputusan suamiku. Baiklah. Kalau begitu, kita urus urusan masing-masing saja. Namun, mereka semua menjadi ketakutan.
Anak Magang Penghasut Presdir Perusahaan - Realistis novel & cerita
Echo
Selama tiga tahun, aku menggunakan koneksi keluargaku untuk menghasilkan ratusan miliar pendapatan bagi perusahaan. Namun di rapat kuartalan, seorang magang baru berdiri di depan semua orang, menampilkan laporan kehadiran dan pengeluaranku, lalu menuduhku "absen tanpa alasan" dan "menghamburkan dana perusahaan". "Klub-klub mewah ini, restoran-restoran ini ...," katanya dengan suara penuh pembenaran diri. "Setiap kali dia menghabiskan ratusan juta! Ini semua pengeluaran yang sama sekali nggak perlu." "Aku sangat menyarankan Pak Presdir untuk segera memecatnya dan menyelamatkan arus kas perusahaan." Aku melirik Kevin, sang presdir. Teman sekelasku dulu. Dia tahu persis berapa banyak pendapatan yang dihasilkan dari setiap pertemuan itu. Dia juga tahu bahwa saat aku tidak berada di kantor, berarti aku sedang berada di bar, untuk bernegosiasi dengan investor, kadang minum sampai perutku terasa mual. Namun, dia hanya menatapku dengan dingin. "Karina, apa penjelasanmu tentang absensi dan pengeluaran yang disampaikan Lia?" Aku tersenyum. "Aku nggak punya apa pun untuk dijelaskan." Mereka semua akan segera tahu konsekuensi dari aksi kecil ini.
Demi Selingkuh, Suamiku Meracuni Anakku - Realistis novel & cerita
Aaliyah Zoya
Demi berkencan dengan asisten di malam natal, suamiku mencampurkan obat tidur ke dalam susu anak kami. Ketika aku mengantar anakku yang demam tinggi ke rumah sakit, aku malah melihat suamiku sedang menggendong asistennya ke lantai atas. "Kaki Nelly terkilir, aku menemaninya berobat." Anaknya jelas-jelas berada di ruang gawat darurat, tetapi dia sama sekali tidak peduli. Aku mencengkeram tiket lotre yang ada di sakuku. Sudah saatnya aku mengakhiri pernikahan selama tujuh tahun ini.
Menghadapi Kematian di Depan Mata - Realistis novel & cerita
Eriana
Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Sebelumnya
12
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status