Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
When I Me(e)t You

When I Me(e)t You

Tidak banyak café yang buka 24 jam, mungkin saja memang Niken sedang sangat ingin makan supper, dan café itu hanyalah satu-satunya opsi, atau mungkin Niken sedang menunggu Delia. “Ken.” Niken mendongak dan mendapati Caraka yang tengah menatapnya bingung. “Kamu ngapain jam segini, Ka?” Pasalnya memang saat itu sudah menunjukkan hampir pukul 02.00 dini hari. Hanya orang yang benar-benar kelaparan, atau orang yang baru pulang dari club yang biasanya mampir ke café. “Harusnya aku yang nanya. Café ini deket banget sama tempatku, wajar kalo laper aku ke sini. Kamu? Ini udah tengah malem. Laper juga? Di deket apartemenmu nggak ada café buka?”
1023.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 897 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Aku Pergi, Mas

Aku Pergi, Mas

canda Elif pada dua rekan kerjanya. Sore hari, Elif dan teman-teman yang memiliki shift pagi sudah bersiap-siap untuk pulang. Setelah berpamitan pada satu sama lain, masing-masing mulai meninggalkan kafe yang akan diganti oleh karyawan lain. Kafe tempat Elif bekerja, memang open selama 24 jam. Elif yang baru keluar sembari memperbaiki ikatan rambut yang hampir terlepas, tidak sadar jika seseorang tengah memperhatikannya semenjak tadi.
1018.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 594 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Mistress: Dendam Wanita Simpanan

Mistress: Dendam Wanita Simpanan

Kalau klub malam kan sudah jelas masih buka sampai pagi. “Tenang saja. Banyak kok cafe yang buka 24 jam. Kalau tidak bagaimana kalau kita ke penthouse mu saja?” tanya Queenie enggan untuk menyerah. Mendengar perkataan Queenie, Erika langsung memutar matanya dengan gemas. Dia melirik perempuan yang jadi teman bicaranya itu, kemudian terpaksa mengangguk pelan. “Fine,” gumam Erika menyetujui karena yakin Queenie tidak akan menyerah. “Kau punya waktu 20 menit untuk mengatakan apapun itu.”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
My Sugar Daddy is a Monster

My Sugar Daddy is a Monster

Kafe tempat Lylia memang terbuka 24 jam, oleh sebab itu pegawai di bagi menjadi 3 shift, pagi-siang dan malam, untuk memenuhi kebutuhan pelanggan. "Hot Americano satu." Ucap seseorang bernada bariton yang mengagetkan Lylia yang tengah asik berbincang dengan Sheena. "Ba-ik." Balas Lylia dan Sheena terbata saat melihat sang pemilik kafe tengah berdiri di balik meja dan menghadap ke arah mereka. "Da-ddy ngapain?" Tanya Lylia tanpa suara dan hanya menggerakkan bibir dengan tatapannya yang membulat menatapi sosok Dante yang tengah menyunggingkan lengkungan senyuman di sudut bibirnya.
10139.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Bertukar Tubuh dengan CEO Tampan

Dia pun bergegas menuju ke sebuah kafe yang berada di seberang stasiun. Sama seperti stasiun, kafe yang menjajakan berbagai jenis kopi dan cemilan itu juga buka 24 jam. Itu bukan kedai kopi besar, hanya sebuah kedai minimalis yang setiap pengunjung diharuskan melayani dirinya sendiri. Dan Feng Siyu sangat menyukai tempat ini, karena dia tidak harus atau perlu bersinggungan dengan orang lain.
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 249 kali sebagai 24 hours cafe
Tampilkan Ulasan (17)
Baca
+Pustaka
Oei Monica
Halo guys! Maaf semalam ada kekeliruan kasih nomor bab. Seharusnya kemarin aku up Bab 122 - Berlomba Untuk Mendapatkan Informasi. Judul dan isi bab sudah bener ya, cuma angkanya aku salah tulis Bab 123. Sudah aku edit. Tinggal tunggu lolos saja. Barusan aku up Bab 123 - Dia Terlalu Meremehkan.
DUCATI MONSTER
Tukang drama di novel ini? LU DONG Tukang selingkuh di novel ini? LU DONG Mertua kejam di novel ini?LU DONG Ayah dan suami kikir di novel ini? LU DONG Pria serakah di novel ini? LU DONG Yang pengecut juga LU DONG! Kabur cuy! wkwkkk Cepat Thor bikin mampus nih orang!
Baca Semua Ulasan
GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

GAMBAR SUAMIKU DAN SELINGKUHANNYA DI BALIHO RAKSASA

“Ada di proposal bisnis. Gampanglah nyarinya. Direktur PT. Usah Kau Kenang Lagi.” “I-Iya. Ada apa, Jei?” “Emm. Mau tanya, tahu di mana café yang buka 25 jam sehari?” ujar Jei. “Tapi sehari hanya 24 jam, Jei.” “Maksudku itu, 24 jam.” “Café Jangan Cinta di pinggir danau sipin, Jei.” “Itu di mana, bisa tunjukkan arahnya dari kantorku?”
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

Tapi gue nggak peduli dan langsung memacu gas membelah malam. Sebenarnya gue juga tidak tahu pasti apakah masih ada café yang buka di jam segini. Untungnya, Tania yang memang lahir dan besar di Jakarta tahu beberapa café yang buka selama duapuluh empat jam. Gue butuh café yang hangat dan tentu saja menyediakan kopi yang enak, dan akhirnya setelah sedikit berdebat tentang lokasi, kami memilih sebuah café yang bernama ‘Harmony’ dan lokasinya tak begitu jauh dari rumah Tania.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Suara Desahan Di Kamar Iparku

Suara Desahan Di Kamar Iparku

"Oke sepuluh menit cukup?" "Oke gak masalah. Yuk ikut aku ke cafe di seberang sana." Amanda menunjuk cafe yang ada di seberang kantor mereka yang memang buka 24 jam. Sintia mengangguk menyetujui Amanda. Keduanya berjalan dengan posisi Amanda yang lebih dahulu setelah sampai di cafe tersebut Amanda mencari tempat duduk yang letaknya sedikit mojok di sudut cafe. Setelah keduanya duduk manis di sana salah seorang pelayan cafe menghampiri keduanya dengan membawa buku menu. Setelah melihat-lihat akhirnya Amanda menyebutkan pesanannya pada pelayan tersebut.
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45.9K kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

Istri yang Tak Kau Percaya Ternyata Kaya Raya

tanya Fabian sembari memainkan rambut Analea yang bergelombang. "Hmm ... apa, ya? Di dekat sini ada cafe yang buka 24 jam. Ada macam-macam variasi menu di sana." Fabian mengangguk. "Oke. Kita ke sana." Analea pun memberikan alamat cafe tersebut pada sang supir. Analea merasa dadanya berdesir karena Fabian terus menerus menatapnya. "Jangan liatin terus, Kak. Aku malu," lirih. Analea sembali menunduk.
9.7581.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23.3K kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti Suami Buta

Istri Pengganti Suami Buta

“Nggak lah. Cuma mau tanya aja.” Rania menunjukkan wajah cemberutnya, dia pun memilih cepat pergi dari cafe ini sebelum roti panggang depan itu tutup. Maklum saja toko itu buka dari jam tujuh pagi sampai jam dua belas siang, lalu buka kembali jam empat sore sampai jam sepuluh malam. Dan jika Rania belinya malam, sudah dipastikan jika dia tidak akan bisa. Karena cafe tempat dia bekerja akan ramai ketika malam datang,
3.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai 24 hours cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status