Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Halte Cafe

Halte Cafe

Hingga membuat seorang pria mendongakkan kepala ke arah pintu masuk. "Selamat siang. Selamat datang di Halte Cafe," sambut Yuya sang Owner cafe. Mata pria itu sedikit menyipit tatkala melihat warna kelabu berpendar keluar dari tubuh Elea. Wanita dengan rambut diikat ke atas itu pun melangkah semakin jauh ke dalam cafe. Manik matanya berpendar ke seluruh ruangan. Dilihatnya, bahwa dindingnya berlapis batu bata cokelat. Tidak ada lampu yang digantung pada langit-langit. Melainkan sebuah tiang lampu minyak seperti London di zaman Jack The Ripper yang menyebar ke segala tempat.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as pilot cafe
Read
+Library
Kaya Setelah Diusir Mertua

Kaya Setelah Diusir Mertua

Cafe pelangi berada tak jauh dari kantor Mas Yuda. Pagi ini terlihat masih sepi pengunjung. Hanya ada beberapa meja yang terisi dengan sepotong roti bakar isi dan segelas kopi diatasnya. Menu sarapan terfavorite di cafe ini. Beberapa kali Mas Yuda pernah mengajakku ke sini. Aku melangkah masuk melewati pintu kaca. Mataku menyisir ruangan mencari keberadaan Elkan. Namun sepertinya dia belum datang.
9.8737.8K viewsCompletedAdded to Library 28.8K Times as pilot cafe
Show Reviews (45)
Read
+Library
hajar jameela
sudah baca hampir tamat, tapi oleh masalah bab terkunci tak boleh dibuka. saya ingat ada masalah pada good novel. jadi restart baru hingga novel ini terulang seperti sebelum baca. saya tidak ingat bab terakhir saya baca jadi saya tak dapat pilih no bab nya. kalau ada tajuk maby senang saya cari.
repetition
Ceritanya bagus, kak. Kalo berkenan, bisa mampir ke ceritaku, ya. Judulnya "Anak-Istri Kalah dengan Teman Suami." Kisah ini menceritakan sosok perempuan tangguh yang berjuang untuk mempertahankan keluarganya. Terinspirasi dari kisah nyata, terima kasih ...️
Read All Reviews
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Cecilia tampak mencari-cari sebuah café yang berada dipertokoan dekat komplek perumahan warga. Di Café itulah Cecilia akan bertemu dengan seorang pria yang identitasnya telah dia dapatkan dari nomor telepon yang diberikan oleh Lidya. Ehli Café ternyata sebuah café kecil yang menyediakan kopi, teh serta makanan ringan seperti roti dan kue. Cecilia masuk ke dalam café – seketika hidungnya mencium wangi manis yang enak. “Anda pertama kali datang ke sini, nona?” tanya seorang pelayan café yang tampaknya sudah hapal siapa-siapa saja pengunjung tetap yang sering datang ke tempat itu.
9.937.7K viewsCompletedAdded to Library 828 Times as pilot cafe
Read
+Library
My Mafia

My Mafia

Dan uang tabungannya itu jelas tidak sedikit. Hei, Caesaria tidak akan menjadi orang miskin di negara ini. *** One Fifteenth coffee. Itu adalah nama cafe yang Caesar tujui. Tempatnya sangat cocok untuk duduk sejenak sambil minum segelas kopi panas. Caesar masuk ke dalam cafe lalu duduk di meja yang berada di pojok. Setelah itu, datang seorang pelayan membawa buku dan pena untuk mencatat pesanan. Caesar membaca semua menu dalam buku lalu mengatakan pesanannya, "Hot Cappucino dan scrambled eggs. "
104.2K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as pilot cafe
Read
+Library
Neng Zulfa

Neng Zulfa

ucapnya kemudian mengayunkan langkah menuju pintu masuk kafe. Bang Haris---begitu Pelita memanggil pemilik kafe---adalah teman June. Setiap hari, baik Pelita, June maupun Arina sering mampir ke kafe yang lokasinya tidak jauh dari kampus itu untuk sekadar minum atau ngobrol-ngobrol. Itulah kenapa, daripada di dalam kafe, Pelita, June atau Arina sama-sama bisa lebih leluasa menjangkau tempat paling belakang kafe untuk duduk.
106.7K viewsOngoingAdded to Library 186 Times as pilot cafe
Read
+Library
Obsesi Cinta Pilot Tampan

Obsesi Cinta Pilot Tampan

Sepanjang perjalanan pria itu menjabarkan hampir setiap detail tentang dirinya pada Ameera. “Sudah aku katakan, aku tidak berbohong. Aku adalah seorang pilot.” Akbar menunjuk satu foto yang menempel di dinding ruang tengah. Seorang pria tampan dengan wajah perpaduan lokal dan belahan eropa itu tersenyum manis. Akbar terlihat tampan dalam balutan atribut kebanggaannya. “Aku tidak menyangka kamu adalah sosok dibalik burung besi yang banyak dikagumi orang-orang,” timpal Ameera sambil mengedarkan pandangannya ke beberapa foto yang dipajang di ruang tamu.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as pilot cafe
Read
+Library
Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pencuri Kecil Kesayangan Tuan Muda

Pierre sudah beberapa kali bertemu dengan Dylan yang menurutnya memiliki kepribadian baik dan tentu saja dia langsung menerima Camille bekerja di cafe miliknya yang hanya terdapat dirinya dan Luca di bagian bartender serta beberapa Bibi di bagian dapur. “Camille, sudah pernah bekerja sebelumnya?” tanya Pierre sambil mengajak Camille mengitari cafenya yang terdapat dua lantai. Cafe milik Pierre selain menyediakan menu sarapan, makan siang, dan camilan sore juga menjual berbagai macam minuman yang bisa di pesan pada bartender. Selain menjadi pemilik, Pierre juga bergantian dengan Luca di bartender. Biasanya ada pekerja sambilan yang membantu menjadi pelayan di cafe, namun sejak beberapa hari t
106.7K viewsCompletedAdded to Library 168 Times as pilot cafe
Read
+Library
Pilot Pencuri Hati

Pilot Pencuri Hati

Tiba-tiba Kasyaf menunjukkan aksinya. Syakila tercengang dengan aksi Kasyaf mengolah mie yang sudah matang dan meletakkannya di mangkok. Bahkan laki-laki yang berprofesi sebagai pilot itu sangat cekatan layaknya chef terkenal. Persis yang biasa ia lihat di channel youtube chef yang berasal dari Cina. Aksi Kasyaf langsung mendapatkan pujian dari beberapa pembeli. Bahkan mereka mengabadikan aksi itu di ponsel mereka.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as pilot cafe
Read
+Library
Sweet Coffee

Sweet Coffee

ucapku lalu mengembalikan buku menu pada pelayan. Pelayan tersebut mencatat pesananku sembari menerimanya kembali buku dariku, “pesanan Anda akan segera siap, Nona.” Pelayan tersebut melangkah menjauh dariku menuju ke dapur. Aku pun hanya perlu duduk santai menikmati suasana di sekitarku sembari menunggu pesananku siap. Pukul 10 pagi memang waktu yang pas untuk menikmati kafe ini, tidak ramai dan juga tidak sepi. Ada yang mengatakan jika pemilik kafe ini tidak pernah mengunjungi kafenya sendiri, bahkan hanya ada beberapa karyawan yang tahu mengenai pemilik kafe. Sisanya mereka hanya mendengarnya dari rumor.
3.0K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as pilot cafe
Read
+Library
Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan

Derita Terjebak Gairah Dokter Tampan

Makanan itu langsung mengingatkan Rafael pada Kirei. Rafael memutuskan memesan ayam rica-rica, hendak mencoba bagaimana rasa ayam rica-rica dengan buatan tangan orang Sydney. Pasti tidak akan seenak masakan buatan Kirei, tapi tetap saja Rafael penasaran akan rasanya dan juga penasaran dengan pemilik café ini. Bagaimana bisa di café yang lebih dominan menyediakan cake dan roti seperti ini memiliki pilihan makanan berat yang melenceng jauh dari konsep cafénya? Apakah pemiliknya orang Indonesia? Atau pernah tinggal di Indonesia?
9.9187.2K viewsCompletedAdded to Library 6.7K Times as pilot cafe
Show Reviews (38)
Read
+Library
dfelicitywo
Jujur bingung harus komen apa karena sumpah cerita ini keren banget! Setiap tokoh punya karakter masing2, ada yang bikin gemes, kesel, lucu, dsb. Bikin susah move on. Berharap akan ada karya baru mungkin tentang Reynard atau Regan Vanya. Ditunggu ya Thor... semangat!!!
Chacha Damaskus
.........sumpah bagus bgt ceritanya smp ga bisa move on dr story ini...ga akan nyesel bacanya...bisa membawa emosi pembaca..tawa canda sedih bahagia semuanya dapet bgt...smoga ada story² bru lg yg lebih bagus lg.........
Read All Reviews
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status