CHAYYARA
Lalu pandangannya tidak sengaja melihat seseorang di belakang wanita paruh baya itu, Chayyara terkejut bukan main dan langsung memundurkan langkahnya.
Melihat reaksi Chayyara, air mata Silva mulai jatuh membasahi pipinya, wanita paruh baya itu menangis kala melihat perempuan yang cantik akan tetapi lebih kentara manis dengan usia yang masih terbilang muda itu harus hancur karena ulah putranya sendiri. Silva bisa melihat sorot ketakutan dari tatapan mata berwarna cokelat manis itu.
"Jangan takut, Sayang... saya Silva, Mamanya Armor," ujar Silva memperkenalkan diri. "Mama tidak akan menyakiti Kay."