Gairah Khodam Leluhur
Tengah malam ketika hari telah berganti, Firyan mematikan sambungan listrik serta apa pun alat yang terhubung dengan Daniel, lalu mulai melakukan meditasi dengan melafalkan kalimat yang diajarkan oleh Kasih.
Beberapa lama berlalu, Firyan merasakan tubuhnya menjadi sangat ringan. Perlahan kelopak matanya terangkat. Saat dia bangkit, ada rasa bingung sekaligus kejut yang melandanya. Namun, pada akhirnya dia mengerti apa yang dimaksud oleh Kasih.
"Siapa pun enggak akan bisa lihat kamu dan kamu bisa menembus benda apa pun." Suara Kasih terdengar, tetapi Firyan sama sekali tidak dapat melihatnya.