Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mercusuar

Mercusuar

Tanpa kusadari, tangan kanannya bergerak-gerak untuk menggapai sesuatu di atas meja, dan SRRRTTT! “ADUH!” BRAAAK! Radit sontak kulepas lalu terjatuh. Segera dirinya bernapas tersengal-sengal dan terbatuk-batuk di lantai. Aku langsung mengusap rasa nyeri di pipi yang ternyata mengeluarkan darahnya. “Anjing! Kurang ajar lu! Mau ngebunuh gua? HAH?”
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
NIGHTMARE

NIGHTMARE

"DUKKK..." Saat Irene membalikan badannya berniat untuk kembali ke rumah tiba-tiba saja kakinya tergelincir di salju hingga membuatnya jatuh. Reviline yang melihat seseorang didepan sana segera berjalan menghampirinya. "Akh... Sakit sekali!" Gerutu Irene seraya merasakan sakit dibagian tulang ekornya. Dirinya bahkan hampir menangis sekarang ini.
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 92 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
LEAK

LEAK

ucap sang Gegendu sambil berjalan mendekat. Sedangkan tubuh Arjuna yang tertancap dan menggelantung di batang pohon, terlihat dalam keadaan lemas tak bernyawa. Dengan darah segar yang menetes dari lubang yang ada di dada serta mulutnya. Sungguh itu sebuah pemandangan yang tragis, tapi indah. Karena berlatar belakang bulan sabit, yang tampak seakan-akan berdiri di belakang Arjuna.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 126 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

Adrian asli menatap ke langit putih, lalu menulis satu kalimat sederhana: “Aku bukan Adrian yang sempurna. Tapi aku adalah Adrian yang memilih untuk tetap ada.” Cahaya meledak dari pena itu. Dunia putih runtuh. Saat debu tinta menghilang, hanya satu sosok yang berdiri di tengah kehancuran. Lena menangis saat layar di ruang observasi menampilkan: ENTITAS TERTULIS: ADRIAN (ASLI) ENTITAS ALTERNATIF: DIARSIPKAN
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
Waktu adalah Maut

Waktu adalah Maut

Adrian sontak berseru dengan panik saat kesadarannya perlahan ditelan oleh air laut yang dingin. Adrian berhenti meronta, dia menatap langit yang redup dengan sorot tatapan kosong …. Adrian pun membatin, 'Charin, aku di sini untuk menemanimu …. Kalau aku minta maaf, maukah kamu memaafkanku?' Adrian perlahan memejamkan matanya .... "Byur!" Adrian ditarik keluar dari dalam ombak saat dia hampir kehilangan kesadaran.
6.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
BA'DA MAGHRIB

BA'DA MAGHRIB

Jawab Reihan. Mereka bersantai setelah makan malam selesai. Alea yang sibuk memainkan bonekanya bersama sang ayah, kini sudah mulai mengantuk. Namun tiba-tiba lampu di rumah mereka pun padam. Semua terlihat gelap gulita. Tidak ada penerangan. Angin semakin kencang. Jendela yang tadinya tertutup kembali terbuka karena diterpa angin kencang. Jihan yang masih belum beranjak dari depan jendela kembali menutup jendela tersebut. “Ayah, Mama. Kalian dimana?” Tanya Alea yang takut karena mati lampu.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

debat Hafiz. Aduh, mulai deh pertemanan seperti Tom and Jerry muncul lagi. Entah apa yang membuat mereka bisa berteman, tapi selalu berantem. Pertemanan yang aneh. Aku menepuk jidatku. “Ada apa?” tanya Mas Wira tiba-tiba muncul entah darimana, kayak jelangkung. “Ini si Hafiz nabrak Fita sampe jatoh, Mas.” Alfa mengadu ke Mas Wira. “Marahin aja, Mas.”
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
STRANDED (TERDAMPAR)

STRANDED (TERDAMPAR)

Dirinya yang pertama kali tadi menyaksikan adanya penampakan misterius di atas kapal itu kini seutuhnya berada dalam sergapan makhluk kasat mata. Kedua bola mata Wendra yang hitam perlahan memutih warnanya. Penglihatan Wendra kemudian diselubungi fatamorgana. Gelap gulita dunia kini dia rasakan. Wendra terduduk lemas di salah satu kursi penumpang. Dirinya terbaring dalam kebekuan badan dan ingatan. Kesadaran Wendra perlahan terbang melayang hingga menembus tujuh lapis awan. Tak sanggup lagi Wendra kini membuka matanya. Tak mampu dia bicara. Tak juga dia bisa merasakan apa-apa.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai adrift
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status