Sang Sekretaris
“Kamu tuh, nggak jelas! Mana bisa mi instan diganti sama pil KB!”
“Bisa, bisa. Nanti sebelum balik aku ke apotek sebentar.”
“Pak AGA! Nggak usah ngelawak, nggak lucu! Garing!”
“Mas Aga, Beb, bukan Pak Aga lagi,” ralat Aga tidak mengacuhkan ucapan Bening, karena ia merasa tidak melakukan hal yang lucu. “Nanti, tolong chat merek pil Kbmu, ya. Sumpah, ternyata keluar di luar itu nggak enak sama sekali.”
Hot Chapters