Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri yang Terabaikan

Istri yang Terabaikan

“Kamu terlihat sangat cantik,” puji Gavin saat melihat sang istri baru saja keluar dari salon. Salon itu milik teman Lyra, sebab itu Gavin bisa datang kapan saja meski jam operasional sudah tutup. Rambut Aira dikepang membentuk gulungan rapi, dihiasi beberapa aksesoris putih yang menempel anggun di sela-selanya. Poni yang kini terbelah membuat wajahnya terlihat lebih segar, lebih hidup.
1018.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 471 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

JANIN YANG KAU SURUH GUGURKAN

JANIN YANG SURUH KAU GUGURKAN 31 "Mau apa nih rame rame gini?" Tanya pemilik salon itu ramah. "Treatment full body, terutama mbak Sri ini ya kak. Calon pengantin nih. Harus maksimal." Jawab Ayu. Mereka pun mulai perawatan dengan tenang, sampai sampai mereka akan tertidur saking enaknya service para pegawai salon itu.
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

Sentuhan Terlarang Dokter Tampan

*** Airin baru saja sampai terlihat di butiknya sudah banyak para pengunjung yang berburu harga promo dan juga launching model baru. Terlihat beberapa pelanggan menyapa penuh hormat dan ramah, terutama sahabatnya Tasya. "Rin! Aku kira kamu ga akan datang, lihat hari ini ramai sekali. Eh tunggu kenapa dengan sudut bibir mu?" Sapa Tasya mencecar Airin dengan beberapa pertanyaannya. Airin terdiam, ia menelan saliva beberapa kali karena sedikit malu dan entah harus menjawab apa mengingat sikap sang suami yang tak mungkin dia katakan.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 62 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Perempuan Kopi

Perempuan Kopi

Airin berlari ke pintu lalu membukanya. “Kak, masuklah…” ujar Airin dari balik pintu. Wajahnya nampak kesal tapi ia seolah tak punya pilihan. Sandy tersenyum lalu berjalan menuju pintu. Airin berlari ke kamar mandi memenuhi bak dengan air hangat lalu menuangkan beberapa tetes aroma terapi beraroma mint kesukaan Sandy. Setelah semua selesai, Airin mengambil handuk dari balik lemari di sisi kamar mandi. Seolah teringat sesuatu, Airin pun termenung.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

Silakan Pergi Bersama Selingkuhanmu, Mas!

ungkapku. Mbak Giska tersenyum, lalu menarik tanganku. Ia melewati tangan Tante Soraya yang tengah berada di tengah. "Maaf, adikku yang manis, ya kamu benar, Helen emang nyuruh Mbak ke sana, kalian mau ikut?" tanya Mbak Giska. "Memang Airin ke mana, Mbak?" Aku bertanya padanya. "Katanya lagi ke salon, minta tolong sama Helen bayarin, sekarang Airin memanfaatkan Helen supaya bisa foya-foya," terang Mbak Giska.
10163.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.3K kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

sahut Nolan jujur apa adanya. ​Malam ini, Airin memang benar-benar memikat. Dengan riasan wajah yang natural, ditambah gaya penataan rambut simpel yang disanggul modern, ia justru terlihat jauh lebih elegan dan berkelas dibanding wanita-wanita sosialita lain yang memakai gaun berlebihan.
443 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

Gairah Berkuasa : Mempelai Wanita Tuan Tremont yang Berharga

"Aku akan meminta Brian mengantarku ke salon kecantikan. Dia bisa membawa Si Gemas keluar untuk bermain di suatu tempat di dekatnya nanti. Perawatan wajah tidak akan memakan waktu lama. Aku akan mengirimkan alamatnya. Kau bisa naik taksi di sana.” Arianne segera menerima alamat Shelly-Ann setelah panggilan teleponnya berakhir — itu adalah salon kecantikan dari sebuah waralaba besar di ibu kota. Bagi seseorang seperti dia, yang jarang melakukan perawatan diri, tempat-tempat seperti ini asing baginya. Jumlah total waktu yang dia habiskan di salon kecantikan dapat dihitung dengan satu tangan.
9.71.8M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55.6K kali sebagai airin salon
Tampilkan Ulasan (279)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Titip Benih

Titip Benih

ucapnya "Terima kasih banyak Bu..." jawabku. "Oh ya... Siapa namamu?" tanyanya "Panggil saja saya, Airin, Bu," jawabku "Dek... Lebih baik kamu merahasiakan namamu dan anakmu, jadi tidak akan ada orang yang mengenalimu disunity untuk jaga-jaga takutnya suamimu dan istrinya mencarimu sampai kesana, karena lebih baik kita antisipasi dulu jadi cukup Ibu saja yang mengetahui siapa kamu sebenarnya." usulnya.
1030.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 877 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
AIR MATA RINDU

AIR MATA RINDU

Pria itu terlihat mendekat dan tersenyum akrab. "Wah, udah lama balik, nih?" tanyanya seraya merangkul pundak Dokter Janu. "Belum lama. Ini baru datang," jawab Dokter Janu tak kalah ramah. Ia kemudian menatap padaku. "Rindu, ini teman saya. Namanya Frans, pemilik butik ini." Aku hanya mengangguk sembari menangkupkan kedua tangan di depan dada. "Saya Rindu."
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 367 kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pengantin Polos untuk Penguasa Kejam

Pagi itu, suasana salon eksklusif di kawasan Menteng yang menjadi langganan klan-klan tua Jakarta terasa begitu mencekam. Aira duduk mematung di depan cermin besar berbingkai emas. Ia menatap pantulan dirinya yang sedang dikelilingi oleh tiga orang penata rias. Di belakangnya, Lastri berdiri tegak dengan tangan bersedekap, matanya yang tajam tidak sedetik pun lepas dari gerak-gerik para pekerja maupun Aira.
9.980.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai airin salon
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status