Budak Cantik sang Raja Arogan
Bukannya sibuk menyanjung Raja arogan demi bertahan hidup.
“Nona.” Langkah Bibi Chen dipercepat saat mendekatinya. Dari balik lengan baju, Bibi Chen mengeluarkan manisan. “Jujube kesukaanmu, mau?”
Terhibur berkat perhatian keibuan Bibi Chen, gadis muda di tanah itu tersenyum sebaik mungkin. Tak ingin mengecewakan usaha Bibi Chen.
Dia membuka mulut kecilnya, menerima suapan Bibi Chen. Lantas, mata almondnya menyipit seindah bulan sabit. “Rasanya lebih manis karena disuapi Bibi Chen!”