MENANTU IMPIAN IBU
“Ibu restui. Tapi jangan tinggalin dia. Apapun yang terjadi, jangan buat anak Ibu patah lagi.”
Dilan mengangguk pelan. “Tidak, Bu. Kali ini, saya akan pulang bersama dia.”
Sore itu, saat Dini duduk di taman dengan tangan memegang bunga plastik, dia tersenyum kecil pada Dilan yang duduk di bangku seberang.
“Aku mau pulang,” katanya pelan.
“Pulang ke rumah Aziel.”
Dilan mematung dengan menahan perkataan Dini yang mengatakan dia Aziel. Kemudian menjawab dengan suara nyaris tak terdengar, “Iya. Kita pulang, Din.”
ตอนยอดนิยม