Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Obsessed

Obsessed

“Maaf ya aku rewel.” “Kalau bukan ke aku, ke siapa?” Alina terdiam. Ia tersenyum kecil. “Kita memang lagi sibuk banget ya.” “Iya.” “Tapi aku nggak mau ini jadi alasan kita menjauh.” Lingga mengangguk. “Kalau suatu hari kamu merasa aku terlalu sibuk, kamu bilang.” “Kamu juga.” “Deal.” “Deal.” ---
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
KUTUKAN LELUHUR

KUTUKAN LELUHUR

“AING APAL ETA PAMAJIKAN MANEH BAGJA, TAPI TINGGALI SITUASI NA, MANEH BOGA ELMU NAON JANG MAWA SI ICEU KALUAR? (AKU TAHU ITU ISTRIMU BAGJA, TAPI LIHAT SITUASINYA, KAMU PUNYA ILMU APA BUAT BAWA ICEU KELUAR?)” “URANG APAL PERASAAN MANEH BAGJA, JADI DAGOAN, URANG EDEK MAWA ICEU BALIK. MANEH CICING DIDIEU ULAH NGALAKUKEUN NAON WAE ANU NYIEUN MANEH CILAKA. (AKU TAHU PERASAANMU BAGJA, JADI TUNGGU, AKU AKAN MEMBAWA ICEU PULANG. KAMU DIAM DISINI JANGAN MELAKUKAN APAPUN YANG AKAN MEMBUAT KAMU CELAKA.)”
10126.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai alangkah
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
mizall works
weleh itu udah 70an aja gem vote nya, kirain bakal bisa nyalip ke nomor 1 dengan cepat wkwkwk. sukses terus kang berkarya. salam dari kami di batam main" atuh kesini mungkin bisa dapat referensi novel baru haha
Baca Semua Ulasan
Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

Demi Anak Suamiku, Kurela Jadi yang Kedua

😀 KALAU ENGGAK, WAJIB SHARE SIH MENGENAI PERAYAANNYA. Lalu tulisannya bukan Panjalu menang, tapi 👇👇 CUKUP SAMPAI DI SINI UDAH DULU YA SENJAKU TELAH PERGI USAI MAAF, CUKUP SINGGAH AKU KALAH PATAH AKU PERGI DULU RETAK DIRIKU BODOH HILANG PAMIT TERLALU TEGA GAGAL HALUS, TAPI KASAR
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Cowok yang Kukenal dari WA

Cowok yang Kukenal dari WA

Posting ah! 'Terima kasih cinta, telah meluangkan sedikit waktumu untuk datang ke rumah untuk melepas kangenku. Semoga akan ada 11 ke 2,3,4,5,6,7 dan seterusnya. #langgeninyaAllah #Aamiin' Klik, kirim!
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Setelah Bercerai

Setelah Bercerai

“Telepon mama dulu. Suruh pulang.” “Lang. Muuu lang.” Alah mboh lah. Maha suka pening sendiri menyoal omongan Bara yang cuma di pahami planet bayi. Namun itulah unsur kelebihan yang Bara miliki. Menarik semua orang ingin mencuil pipinya atau mengecup pipinya yang gembul. “Muuu ngen. Lang muuu.” Translete: Mama kangen. Pulang mama. Yang lekas Maha imbuhi dengan, “Bara bilang mau papa. Dan aku mau ngelamar kamu.”
1.518.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 432 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Wanita Yang Menginginkan Suamiku

Merajuklah dikau = Kalo mau ngambek, ngambek aja sana. Payah nak cakap samo dikau = Susah kalo ngomong sama kamu. Banyak betul kemauan budak satu ni. Nak ini nak itu = Banyak banget keinginan anak satu ini. Mau ini mau itu.
1068.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Panggil Aku ALUNA

Panggil Aku ALUNA

"Woilah. Nggak bisa neng... Valid no debat!" "Wow! bapak sudah sangat menjiwai trend anak - anak muda zaman sekarang yah?! Klo anak zaman sekarang tuh suka nya ngutang pak, maka dari itu saya..." Aluna dengan excitednya menjelaskan kepada Pak Sopir dengan kalimat yang singkat, panjang, lebar kali tinggi tak lupa juga dengan rumus volume balok dan kubus. (Eh apa hubungannya? skip!)
108.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

Badai Telah Reda, Kau Pun Tiada

"Sayang..." "Iya." "Sayang!" Federik berteriak semakin keras, telinga Susan menjadi kapalan karena teriakan Federik, "Cukup belum?" Susan memukul dada Federik beberapa kali. Bukannya marah, Federik malah lebih mendekatinya "Sayang, pukul aku lagi!" Susan terdiam, "Apa kamu gila?" Dia memukulnya lagi.
17.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 672 kali sebagai alangkah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status