AJISEKA
Lalu ia menepuk pundak Ajiseka sembari berucap, “Aki lupa jika kau putra Danuseka, satu-satunya murid Bayu Putih yang aneh eh eh eh”
“Bukan seperti itu, Ki. Saya malah tidak belajar dengan Romo,”
“Lalu? Dari mana kau dapatkan pedang pusaka dan digdaya yang luar biasa itu, hem?”
“Kebetulan saya berteman dengan siluman beraliran putih, Ki. Semoga kelak mereka akan bersedia membantu jika kita membutuhkannya. Bahkan, kematian wanita tanpa kepala tadi juga berkat bantuan Elang Perak, salah satu murid padepokan lelembut yang ada di perbatasan selatan dan barat.” Ujar Ajiseka.
Bab Populer