Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Saat ia menarik napas panjang, ia merasakan aroma kain baru yang khas. Ia menyadari bahwa beban di pundaknya sekarang bukan lagi beban kesedihan atas kehilangan ayahnya, melainkan beban tanggung jawab seorang intelektual muda yang harus memberikan dampak pada masyarakat. ​"Selamat! Kalian resmi menjadi mahasiswa Universitas Indonesia! Jagalah nama baik almamater ini dengan prestasi dan integritas!" ​Sorakan membahana seketika. Ribuan topi almamater dilempar ke udara, menciptakan pemandangan yang luar biasa indah di bawah atap Balairung yang ikonik.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Puncak Benua

Puncak Benua

Warna platform itu adalah lambang kelas yang akan mereka perebutkan, putih untuk kelas tiga, kuning untuk kelas dua dan hijau adalah platform kelas satu. Tiba-tiba terdengar keributan di belakang mereka, itu adalah meja tempat pengambilan token masuk akademi. Seorang calon siswa terlihat sedang mengamuk dan dipegangi oleh dua temannya. Aaron, Maye dan Yue menoleh ke arah itu dan melihat Guyo melemparkan sumpah serapah kepada siswa senior penjaga meja.
107.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Cermin Malapetaka

Cermin Malapetaka

“Siap paduka, kami tidak akan membongkar identitas kita apapun yang terjadi” “Bawalah mutiara ini untuk mempermudah tugas kalian. Mutiara ini akan menghitam jika kalian akan menghadapi bahaya, segera menghindarlah jika mutiara mulai menghitam dan mutiara akan kembali berwarna putih setelah kalian aman”
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
TAPAK MALAIKAT

TAPAK MALAIKAT

Tapak Malaikat berkata kepada Birawa. "Baik kek," jawab Birawa dengan patuh. Tanpa menunda Birawa segera menuju ke dalam ruangan goa yang paling dalam untuk berendam di dalam telaga yang dimaksud. Telaga tersebut merupakan sebuah kolam air berwarna merah darah yang selalu mendidih, dan mengeluarkan asap juga berwarna merah.
9.814.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 407 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
GREESA

GREESA

Mitha Widyaguegaj
tegas Devi, sembari hormat ke arah putrinya. Greesa tidak langsung memasuki sekolah itu, justru terus menatap mobil putih milik Mamanya hingga hilang dari pandangannya, lalu ia membalikkan badan berhenti sejenak menatap almamater bertuliskan SMA ABDI BANGSA. Dari kejauhan ada yang berlari menuju gerbang sekolah, tanpa sengaja seseorang menabrak lengan kirinya. Ia terlihat buru-buru.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Mutiara Lembah Hitam

Mutiara Lembah Hitam

gumamnya senang. Sebagai primadona kesayangan Mike dan Juliana, ia menempati kamar terbaik yang ada di rumah mewah itu. Kamar luas dengan tempat tidur kayu jati dicat warna coklat keemasan dan memiliki empat tiang. Di sekeliling tempat tidurnya dipasang kelambu warna peach dalam gradasi warna yang sama. Meja rias dan lemari pakaian pun dalam warna senada, membuat kamarnya tampak berkelas dan elegan. Bau aroma terapi segar menyeruak di seluruh ruangan, turut memanjakan indra penciuman.
106.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Obsesi

Obsesi

Ini adalah seorang wanita berseragam guru, dengan name tag yang berubah menjadi mozaik. "Tidak ada salahnya bertanya, lagipula bukankah kita akan menghadapi situasi hidup dan mati bersama?" Balas orang pertama yang buka suara, pria yang memakai almamater kampus berwarna ungu. "Ngomong-ngomong, kau bisa memanggilku 'Alpha'. Mohon kerjasamanya" lanjut pria itu. "Golden Irish" balas Kaizen, sopan.
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Susuri dinding istana sampai menemukan jalan kecil menuju kampusnya yang terletak di pojok. “Jalan kecil itu buntu,” katanya. “Kampusnya berwarna hijau dan pintunya biasa dibiarkan terbuka selama jam mengajar. Tidak akan sulit menemukannya, karena namaku 'Prof. SSA Marcia Rose' terpajang di pintu.”
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Diblokir Tetangga

Diblokir Tetangga

Jemari tangan kanan bergerak pelan menyentuh aplikasi berwarna hijau di gawaiku. Ada beberapa pesan yang masuk. Salah satunya dari nomor baru dengan foto profil perempuan berkerudung hijau muda. Aku tak mengenalnya. Tapi, baris pesannya membuatku tergelitik. Antara percaya atau memilih mengabaikannya. [Assalamualaikum, Mbak Inamah. Saya ada perlu. Ini terkait Mas Bram dan Mbak Lastri. Sebelum semuanya terlambat.] Bersambung ....
1011.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 436 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Saudara Rasa Orang Lain

Saudara Rasa Orang Lain

Ucapku sambil mengetuk pintu. Ceklek! Pintu pun terbuka, muncul Kak Alma dengan balutan gamis berwarna hijau muda serta pashmina berwarna hitam. Cantik sekali Kakak Ipar Bang Arham ini, kulitnya putih bersih, wajahnya juga cerah sekali, dan terpancar inner beauty dari dalam dirinya.
7.710.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status