Dinikahi Dosen
kata Wati terkejut.
"Nggak mau, jijik!" Dia terlihat bergidik dan melempar selendang berharga itu.
"Ya udin, jangan diambil kalau gak mau, biar dianggap kaya orang gila, rambutmu berantakan gitu," tunjukku pada rambutnya yang tak tertutup kerudung itu. Wati memang bukan mahasiswi di kampusku, dia mahasiswi kampus sebelah, yang umum. Sedangkan kampusku, berbasik keislaman. Aku tau Wati kuliah dimana, karena saat mendatangiku waktu itu, cewek itu memakai jas almamater kampusnya.
Hot Chapters