Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dinikahi Dosen

Dinikahi Dosen

kata Wati terkejut. "Nggak mau, jijik!" Dia terlihat bergidik dan melempar selendang berharga itu. "Ya udin, jangan diambil kalau gak mau, biar dianggap kaya orang gila, rambutmu berantakan gitu," tunjukku pada rambutnya yang tak tertutup kerudung itu. Wati memang bukan mahasiswi di kampusku, dia mahasiswi kampus sebelah, yang umum. Sedangkan kampusku, berbasik keislaman. Aku tau Wati kuliah dimana, karena saat mendatangiku waktu itu, cewek itu memakai jas almamater kampusnya.
1036.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

Vitamin Stamina Pria di Laci Lemari Pembantuku

Alma terlalu baik dan ramah pada semua orang dan aku gak mau mas Baim malah jadi salah persepsi. Gegas aku memakai seragam kerja, agar tidak ketinggalan sarapan. Alma masuk dan melihatku hanya menggunakan celana dalam dan kaus dalam saja. Ya, aku baru mau mengambil kemeja hijau botol dari dalam lemari rak gantung. "Eh, maaf," kata Alma sambil menunduk malu. Tiba-tiba saja aku ingin menggodanya. "Bukannya udah pernah lihat'kan? Kenapa harus malu? Biasa aja. Lagian semua anggota badanku ini udah halal bagi kamu."
1026.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 717 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Obsessed

Obsessed

“Iya, Tante.” Damar memperhatikan Alina lebih sering daripada undangan itu sendiri. “Aku suka yang ini,” katanya sambil menunjuk desain berwarna putih dengan aksen hijau lembut. “Sesuai sama venue kemarin.” Alina mengangguk. “Bagus.” Damar menoleh padanya. “Kamu yakin?” “Yakin.” Terlalu cepat. Damar terdiam sebentar.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Titip

Titip

Mengatur napas, pikiran, dan memejamkan mata, aku mencoba mengistirahatkan jiwa dan raga. ** Bangunan kampus dengan nuansa hijau masih seperti empat bulan yang lalu. Simbol bintang berwarna kuning juga masih memancarkan aura semangat. Tidak ada yang berubah kecuali gerbang pagar yang tampak dicat ulang. Sedikit ragu saat aku melangkah ke dalam. Bayangan Ayuk Fatma yang menyapaku pertama kali di gerbang ini, mengusik memori dan menyesaki hati.
107.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 307 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Wanita di Balik Kaca Mobil Suamiku

Persediaan minum untuk Armala jika terbangun di tengahmalam. “Enggak. Melati enggak perlu tau tentang kita kan?” Lian tak menjawab. Ia menunjukkan deretan pesan denganpemilik yayasan kampus tempat kuliah Melati. Sebuah chat yang menunjukkan jika beasiswayang ditujukan untuk mahasiswa atas nama Melati sudah dihapuskan karena mahasiswayang bersangkutan sudah bukan lagi tercatat sebagai mahasiswa di kampus itu. *
1073.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

MAHLIGAI: Istana yang Kujaga

gumam Dara. Pintu kamar diketuk dan suara Kana terdengar olehnya. “Masuk saja, Mami.” Dara setengah berteriak. Kana membuka pintu kamar dan membawa ramuan teh herbal untuk sang putri. “Nak, ini Mami buatin kamu teh Gyokuro, ini green tea yang kualitasnya nomor satu di Jepang. Minumlah,” ucap Kana.
1035.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Sang Legenda dalam Takdir Tuan Muda

Ada pula yang mengenakan kendaraan pribadi berupa mobil, motor, atau sepeda, tapi ketiganya ini sangat jarang. Halte C adalah halter terdekat dari tempat aku masuk. Di sana sudah ada empat mahasiswi dengan blazer seragam berwarna merah marun. Jika dilihat dari lambang burung merak dan tulisan LU di bagian kiri dada blazer itu, tampaknya mereka sedang mengenakan almamater Lexicon University.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

Jejeran gaun-gaun mulai dari yang berwarna paling gelap hingga yang berwarna paling terang tergantung di sepanjang dinding ruangan membentuk tiga barisan. "Hijau lemon... Hijau lemon..." gumam Samala memindai area baju yang memiliki warna hijau. Hiks, kenapa warnanya harus spesifik banget.... batin Samala mengsedih lantaran kemampuan matanya yang kurang bisa membedakan warna hijau. "Nak sama-! La...." Syaman Ilsa tidak bisa berkata-kata ketika melihat Samala yang kembali dengan membawa bertumpuk-tumpuk gaun berwarna hijau. Ia segera mengambil satu yang berwarna sesuai dengan warna keberuntungannya.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Be My Husband (INDONESIA)

Be My Husband (INDONESIA)

tanyaku langsung. Deril beralih terkekeh kecil. "Aku mabamu." "Iya, tapi kenapa? Bukankah tahun lalu kau lulus di Universitas Indonesia?" tanyaku mengingat tentang foto unggahan Deril yang memakai almamater kuning tersebut. "Aku mengulang kembali setelah mengundurkan diri."
9.623.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 521 kali sebagai almamater hijau
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
ww afts
cerita be my husband karya kak nala terdebest si.. asli bagus bgt cerita ini. perjuangan seorang kiran untuk mencintai evan dg berbagai macam rintangan dan luka.. feelnya dpet bgt, bahagia,sedih,kecewa. lope buat kak nala😚💓
mell
Ceritanya bagus bangettt... Suka ... ... ... 2 cerita lain dr author judulnya apa? Mau baca jg euy..:). Thor, maaf.. Sy penasaran. Nama anaknya Kanaya kok ada 3 ya? Pertama disebutkan Naori, trus Rafa, di akhir Kenzo. Apakah memang 3 anak yg berbeda? Maafkan sdh bertanya...
Baca Semua Ulasan
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Saat ia menarik napas panjang, ia merasakan aroma kain baru yang khas. Ia menyadari bahwa beban di pundaknya sekarang bukan lagi beban kesedihan atas kehilangan ayahnya, melainkan beban tanggung jawab seorang intelektual muda yang harus memberikan dampak pada masyarakat. ​"Selamat! Kalian resmi menjadi mahasiswa Universitas Indonesia! Jagalah nama baik almamater ini dengan prestasi dan integritas!" ​Sorakan membahana seketika. Ribuan topi almamater dilempar ke udara, menciptakan pemandangan yang luar biasa indah di bawah atap Balairung yang ikonik.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai almamater hijau
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status