Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alisya

Alisya

Banyak yang doyan sama lu,] tambah Alan. [Mereka dah putus,] jawab Juna dingin. [Kalian ada tidak?] desak Juna. [Alisya? Bidadari titipan surga dengan pangeran turunan langit, putus?] ulang Gibral. [Benar woii? Aiys, sama Alan aja,] tambah Alan sambil ketawa. [Benar,] balas Juna. Juna mulai geram sama dua sahabatnya, sedari tadi pertanyaannya diputar-putarkan saja.
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Kamulah Jodohku, Alyana!

Kamulah Jodohku, Alyana!

Dengan gembira, dia segera berkata, "Kak Alya, kamu sudah bangun! Kebetulan, aku sudah bawakan sesuatu yang enak untukmu!" "Ada toko kue baru yang sangat populer. Katanya kue lava isi talas dan telur asin di toko ini paling enak!" Sambil berbicara, Andreas dengan antusias mengeluarkan kue itu, dan menyodorkannya ke hadapan Alyana. "Terima kasih." Alyana menerima kue itu, mencicipi sedikit. Seharusnya rasanya manis dan lezat, tetapi di mulutnya terasa pahit.
1064.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Pesona Istri yang Dikhianati

Pesona Istri yang Dikhianati

Tiba-tiba Aluna tersenyum, teringat saat-saat bersama Kaisar ketika Kaisar akan mencium bibirnya tadi di mobil. "Hmm, nanti juga aku akan pamer kemesraan seperti kalian. Tunggu saja tanggal mainnya," ucap Aluna dalam hati. Saat Aluna menoleh, lagi-lagi ia melihat dua makhluk menyebalkan itu lagi ciuman. "Kalian pikir aku cemburu? Kalian salah besar!" monolog Aluna memutar bola matanya malas. Veronica tidak tahu malu, padahal ada ibu mertuanya, tetap saja melumat bibir Betran. Kania yang merasa risih, ia memutuskan untuk ke kemarnya saja.
4.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Jodoh Tenggat Waktu

Jodoh Tenggat Waktu

"Anyways, ada yang pernah bilang kalau kamu lucu pas ngomel?" "Ada, dan orang itu jelas enggak tahu kalau aku kesel dibilang lucu pas ngomel!" desis Aluna mencengkram piring di kedua tangannya dan bangkit menuju kursinya di depan laptop. Dengan kaki kanan terangkat, Aluna memakan sarapannya di depan laptop yang menyala menampilkan musik video YUNGBLUD. Aluna sengaja menyetel musik itu dengan volume maksimal sehingga kaca-kaca bergetar akibatnya.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 217 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Mereka duduk di meja kecil dekat jendela. Selin mencicipi gelatonya, lalu matanya langsung berbinar. “Ini enak banget.” Rendra mencoba satu sendok dari gelato Selin. Selin menatapnya. “Itu punyaku.” Rendra mengangkat alis. “Sekarang juga punyaku.” Selin tertawa. Rendra menatapnya. “Kamu kelihatan happy banget, karena gelato?" “Salah satunya itu, tapi memang karna hari ini, aku seneng banget."
10799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Obsessed

Obsessed

sahut Luna, sahabat setianya, sambil menggeleng penuh ekspresi setengah kesal, setengah geli. Alina tersenyum ringan. “Lun, gue nggak capek. Gue cuma punya satu tujuan—pacaran sama Lingga. Untuk mencapai cita cita itu tidak ada kata menyerah dalam kamus gue. Titik.” Rambut panjangnya terikat rapi, wajahnya tetap ceria, menutupi badai perasaan yang kadang bergejolak di dalam.
949 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

Dari kecupan menjadi ciuman menuntut, Aluna melepaskan pelukan suaminya dan naik ke atas dada bidang itu. Oleh karena sudah mendapatkan pujian dari suaminya, maka Aluna akan memberikan pelayanan terbaiknya. Aluna menyapu seluruh wajah hingga leher Arkan dengan indera perasanya. Arkan memejamkan mata saat Aluna memainkan lidahnya. Ia menyugar rambut Aluna menjadi satu pegangan tangan saat istrinya itu tiba di bagian tengah tubuhnya.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 233 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Jungkir Balik Dunia Alana

Jungkir Balik Dunia Alana

“Cuihh!” Pria itu tertegun sebentar seraya menyentuh pipi. Alana baru saja meludahinya. Namun bukannya marah, bibir yang hitam pucat malah menyeringai lalu menyesap jemarinya dengan erotis. "Bahkan air liur mu pun begitu terasa manis.” Detik berikutnya sudah benar-benar menggila. Leher dan wajah Alana dijelajahnya dengan kecupan liar dan kasar, tidak lembut seperti katanya sesaat lalu.
738 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Tajamnya Lidah Istri

Tajamnya Lidah Istri

“Eh! Apaan tadi.” “Ini untuk kamu.” “Apa itu,” tanya Fando mengernyit bingung. “Spageti kesukaanmu.” “Kamu tau dari mana aku suka spageti.” “Naluri sih! Naluri orang yang memiliki rasa itu tajam.” Fando mencebik sebal. “Sok tau,” balasnya kemudian. Lalu ngeloyor pergi tanpa memedulikan bekal di tangan cewek itu.
1013.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Dosenku Di Club Malam

Dosenku Di Club Malam

Cup Mata Aluna otomatis terbuka ketika benda kenyal itu tiba-tiba menciumnya. Ia hanya tertawa kecil melihat ekspresi takut tapi juga penasaran dalam wajah Aluna. Bibirnya menempel cukup lama, tapi tidak lebih dari saat sebelumnya. "Makan lolipop di malam pertama?" bisiknya, "Sejauh mana mimpimu malam itu, hm?" Ia melepaskan ciumannya. Suaranya bahkan lebih dalam, lebih menggoda di dalam keheningan.
10917 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai aluna dan lidahnya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status