PERNIKAHAN DUA ALAM
Ia menerima uluran Kartilan.
“Kumpulan mantra dari nenek moyang, Nduk. Buka halaman 9, di sana ada sebuah mantra untuk menutup mata batinmu.” Kartilan menyesap kopi hitam yang Adisti hidangkan lalu mencomot pisang goreng yang masih hangat dari piring.
“Ini, Mbah?” tanya Adisti menunjukkan sebuah mantra sesuai ucapan kakeknya.
“Iya. Malam nanti jam 12 malam baca mantra itu di kamar sebanyak 7 kali. Tujuannya agar mata batinmu tertutup dan mereka' tidak menampakkan diri padamu,” jelas Kartilan.