Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Bertahan hidup di zaman majapahit

Bertahan hidup di zaman majapahit

tanya layang Seto tengil. Aku tidak tahu perhelatan apa yang dia maksud, jadi aku memilih untuk diam. "Sudah kubilang dia tidak akan ingat, dia kan bodoh. Kau lihat!? aku memenangkan taruhan ini!" timpal Kumitir senang. "Anjasmara! Apa kau benar-benar sebodoh itu? Hal begini saja tidak ingat!" ujar Seto kesal.
884 viewsOngoingAdded to Library 29 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Hasrat Liar Paman Suamiku

Hasrat Liar Paman Suamiku

Sambung Revan. Rendra tersenyum penuh kemenangan ketika melihat ekspresi sang Paman. Meskipun seorang CEO namun kalau urusan seperti ini tidak bisa diwakilkan pada asisten atau keponakan. Hilanglah harga diriku.” ujar David pasrah. “Mana ada CEO yang memanjat pohon kedondong Sayang.” Menatap sang istri berharap istrinya berubah pikiran. “Pokoknya kamu Mas yang memanjat pohon itu.”
1069.6K viewsCompletedAdded to Library 1.7K Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Menyingkirkan Pelakor Tak Tahu Diri

Terbelah antara percaya kepada Vano atau membuktikan keaslian foto lengkap dengan share lokasi tempat foto diambil yang dikirim keponselnya. "Jangan sampai cinta membutakan instingmu, Princess!" ucapan Max terngiang di telinganya, mendorong tangannya meraih interkom menghubungi anita. "Anita, minta Haris ke ruanganku segera. " "Baik, Buk." Mitha bangkit dari duduknya kemudian berjalan menuju jendela kantornya. Menatap langit yang berwarna jingga. Tampaknya surya telah surut beranjak pulang keperaduannya.
108.3K viewsOngoingAdded to Library 272 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Hush! No Drama Allowed

Hush! No Drama Allowed

Perasaan sumringah seperti itu sangat mudah menulariku, begitu mudah juga membuatku terjaga. Aku menguap untuk yang keempat kalinya subuh ini. Peristiwa tadi malam kembali berkelebatan di benakku. Lampu-lampu indah warna-warni yang tersebar merata di Taman Pelangi menciptakan nuansa romantis. Walaupun ramai pengunjung di beberapa titik, Damar dengan cekatan mengajak Anita ke dekat kolam yang mengelilingi Monumen Jogja Kembali. Pinggir kolam itu dihiasi lampu-lampu berbentuk bunga Teratai dengan daunnya yang bulat-bulat. Semburat pink dan hijau dari lampu-lampu itu menciptakan suasana yang sulit untuk dilupakan.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Balas Dendam Sang Pelakor

Balas Dendam Sang Pelakor

Rion tersenyum tipis dan mengangguk. "Ayo, Lily. Hubungi manager Arsen dan katakan kalau kita berangkat ke sana sekarang. Mungkin akan membutuhkan waktu lebih kurang dua jam untuk sampai di sana. Cukup sampai Arsen menyelesaikan pemotretannya." Rion berjalan dengan langkah tergesa, meninggalkan Jira di sana. Lily yang sejak tadi berada di belakang Rion pun paham dan segera melakukan apa yang Rion perintahkan. Dia juga merasa cukup puas melihat Jira pada akhirnya tidak bisa berduaan lagi dengan Rion.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Pemuas Hasrat Sang Paman

Pemuas Hasrat Sang Paman

Jelios membuang nafasnya, "Bukankah pertengkaran selalu terjadi di antara dua atau beberapa manusia? Bahkan, orang yang kadang tidak pernah bertemu sama sekali sebelumnya, dan di saat pertama kali mereka bertemu mereka sudah bertengkar dan memiliki perselisihan yang bahkan tidak terselesaikan. Aku dan juga ibumu, kami berdua adalah orang yang berbeda baik secara fisik dan juga cara berpikir. Ibumu, kau hanya perlu mengingat semua hal-hal baik tentang Ibumu dan jangan pernah mencoba mencari tahu tentang masa lalu yang tidak akan pernah mengubah apapun yang sudah terjadi sekarang ini." Belle mengeryitkan dahinya bingung, "Apa Paman sedang menghindari pertanyaanku dengan kalimat-kalimat yang ti
9.5273.4K viewsCompletedAdded to Library 8.2K Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Pendekar Kera Sakti

Pendekar Kera Sakti

"Ratu Asmaradani mengutusku menjemputmu, Baraka!” "Asmaradani! Bukankah wanita itu hanya ada dalam mimpiku! Tapi kenapa ternyata ada dalam kenyataan!" pikir Baraka dengan terheran-heran. Lalu terbayang dalam ingatan Baraka tentang mimpinya, seorang wanita cantik yang mengaku bernama Asmaradani memberikan setangkai mawar warna pelangi. Mawar itu tanpa duri, dan punya aroma wangi yang amat lembut, membekas di hati. Saat terbayang mawar yang mirip dengan hiasan di ujung gagang pedang Rindu Malam itu, Baraka mendengar suara gadis itu berkata, "Kami punya kesulitan, dan hanya kau yang bisa melepaskan kesulitan itu."
1030.6K viewsOngoingAdded to Library 1.0K Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Pesona Istri Presdir Posesif

Pesona Istri Presdir Posesif

Lingga rasa percuma saja menangisi apa yang sudah tidak bisa dikembalikan. "Aku nggak peduli, Lingga! Lepasin aku!" Melani terus memberontak meminta dilepaskan dari pelukan Lingga. Namun, tenaganya kalah dengan lingga. Ditambah dia tidak memiliki tenaga, karena Melani hanya minum air putih saja tanpa mengisi perutnya. Waktu yang menunjukan pukul 03.42 sore Kota Pandora. Keluarga Aditama semakin kacau, keributan selalu terjadi setiap saat.
103.4K viewsCompletedAdded to Library 87 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
HOT DUDA BERANAK 3

HOT DUDA BERANAK 3

ancam saga "Dasar! Pria sombong, sok berkuasa, dan selalu bertindak semena mena! Aku jadi ragu untuk menyetujui syaratnya! Tapi aku juga gak punya pilihan lain! Antara hidup dan mati, aku hanya diberikan pilihan untuk memilih antara di penjara atau tersiksa menjadi kekasih pria sombong itu. Mau tidak mau aku harus memilih hal yang tidak aku inginkan! Semoga saja ini berjalan baik baik saja dan tidak menimbulkan dampak apapun di kehidupanku!"umpat Cika dalam hati
102.7K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
Aku Padamu, Gus!

Aku Padamu, Gus!

Ketika aku hendak masuk, Gus Anam memanggilku. “Aku mau bicara.” “Bicara apa, Gus?” “Kamu tahu kenapa aku melakukan semua ini?” Aku menggeleng. Pertanyaan Gus Anam sepertinya menjebak. “Melakukan apa, Gus?” “Aku menyayangi Mas Azam juga mencintaimu. Aku mengorbankan perasaanku dan memilih menikah dengan Layla supaya kalian hidup bahagia.” Gus Anam mengucapkannya dengan sekali napas seperti saat ijab qabul. “Aku berharap kamu benar-benar memberikan kebahagiaan untuk Mas Azam. Tolong jaga dia.”
1060.9K viewsCompletedAdded to Library 2.4K Times as amanat laskar pelangi
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status