Ifat
"Aku sampai merasa minder karena sadar aku hanya seorang pxlacur. Mungkin kamu hanya mau dengan wanita yang suci, begitu.”
“Nah, kemudian, secara perlahan, semakin aku mengenal kamu, semakin pula aku suka kamu. Aku semakin sayang, semakin.. ehem, ehem, cinta! Oh, Dewi Amor, tawanlah hati Muhammad Fatih-ku, karena aku pun rela menjadi tawanan cintanya. Mas? Mas?”
“Mmmh, iya?”
“Jawab, dong. Sahutin, kek. Kasih komentar, kek.”
Bab Populer