Legenda Pendekar Biru
Sampai saat ini panglima Hulasa masih belum menyadari situasi perang, di mana pergerakan para monster bersayap menutupi pandangannya.
“Garu, Anjeli, silahkan kalian yang mulai!” ucap Lintang.
“Hihihi, baik paman,” Anjeli seketika membuka segel inti energinya, membuat mata Nayaka dan Pangeran Arundia melebar menyaksikannya.
“Ga-gadis itu!” Nayaka hampir muntah darah oleh tingkat kanuragan yang Anjeli tunjukan.
“Dengan senang hati, guru,” angguk Garu.
Hot Chapters