Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

Ken menunjuk-nunjuk pada Murka dengan penuh emosi. Aura yang Murka pancarkan semakin kuat akibat ocehan Ken, dan itu membuat para pasukan yang bersama dengan Ken semakin ketakutan. Para Raja Iblis juga mulai merinding saat merasakan pancaran aura Murka yang sangat kuat, selain itu mereka juga terkejut dengan Ken yang berani berkata kasar pada Murka. Sedangkan Murka yang sudah semakin panas akibat ocehan Ken menarik nafas panjang, kemudian dia berteriak kepada Ken. “Njir! Omonganmu tetap gak ada filternya cok! Naik kesini biar aku sobek-sobek congormu, cok!” bentak balik Murka yang ikut menunjuk pada Ken.
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Oh...Jandaku tersayang.

Oh...Jandaku tersayang.

sial. Rasa malu, canggung, cemas dan bingung yang timbul akibat tidak ada tanggapan balik, bertemu dengan ego tinggi yang telah mendarah daging menghasilkan tameng tebal muka, dengan bantuan kalimat terpaksa, sehingga menjadikan seorang Anggara yang beberapa saat lalu sedikit melembut, kembali memasang wajah tegas slengean dengan ekspresi tiada bandingnya. 'Ajar tak bisa mengalahkan adab." Hahaha...seorang Anggara kapan dia bisa kalah?. Never!.'
7.312.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

"Maafkan aku, Sheila, aku terlambat..." Saat dia bicara, dia menampar dirinya sendiri beberapa kali, dan tersedak, "Seharusnya aku nggak manjakan Steph, harusnya aku datang ke Veridia untuk mencarimu sejak awal. Apa kamu kesakitan? Ditabrak mobil, kamu pasti menangis kesakitan." "Aku ingat kamu paling takut sakit, dulu kamu sedikit tergores saja, kamu langsung nangis sedih..."
36.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
BIARKAN DENDAMMU JADI CINTA

BIARKAN DENDAMMU JADI CINTA

Angela menghela nafasnya, seakan berat untuk berkata. “ kamu tahu Katy, ketika kamu tahu hasil karyamu menang dalam kompetisi?” dia berhenti berkata lalu menatapku tanpa ekspresi, tatapannya dingin penuh amarah yang sepertinya ada amarah yang terpendam sudah lama. Tapi entah tertuju untuk siapakah amarah itu, aku tak dapat mendalami perasaannya itu. Aku hanya bisa menggelengkan kepala ini. “ Tapi pada akhirnya ada hal yang tak pernah terduga terjadi, aku pernah merasakan akibatnya dan .....” kalimatnya tak ia lanjutkan, kulihat dia memejamkan matanya seolah ingin mengatur emosinya yang membuncah tak menentu. Ada sesuatu yang aku tak pahami pada setiap sikapnya yang tak dapat ditebak sejak pe
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Suratan Takdir Sang Anak Paranormal

Ia murka terhadap dayangnya yang telah melanggar aturan. Sedangkan, Raka, yang sedari tadi diam tak bergeming, emosinya mulai memuncak. Ia bersikukuh untuk menahan sang wanita kembali ke dunia perlautan. Bahkan dia merelakan tangannya terkikis lubang hitam yang sedang menelan makhluk itu. Angi tak tinggal diam, ia segera menarik Raka hingga mereka terpental dnn menabrak dinding. Raka pun pingsan dengan kedua tangannya yang terus mengucurkan darah segar.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

Mas Fahri bercerita sambil sesekali terjeda karena menghela napasnya, bahkan sesekali mengusap matanya. Namun, rentetan kalimatnya tadi membuat seluruh tubuhku bergetar hebat. Aku ingin marah! Aku ingin teriak! Melampiaskan semua sesak di dadaku, tapi tak ada satu pun kata yang mampu keluar dari mulutku. Aku ingin menangis! Namun kini air mataku bahkan tak mau mengalir lagi. Aku hanya bisa terdiam dan terpaku dengan tubuh gemetar.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 536 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
PENDEKAR KAISAR RASKAR

PENDEKAR KAISAR RASKAR

Harka Tenang tidak menahan diri sedikit pun dalam melontarkan segala macam kata-kata pedasnya yang memang terdengar tidak enak sekali untuk memasuki gendang telinganya Harka Tarung sedikit pun. Harka Tarung yang mendengarnya sendiri benar-benar mengerutkan keningnya sejadi-jadinya dan terlihat seolah-olah akan segera meletus saat itu juga setelah menahan diri untuk sekian lamanya. “Argh…! Sialan kau, Harka Tenang! Aku sudah tidak tahan lagi berbicara dengan lidah ular berbisamu itu! Aku pasti akan segera menghajarmu saat ini juga…!” teriak Harka Tarung begitu meledak dahsyat sekali amarahnya yang sudah tidak tertahankan lagi itu.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Hadirmu Menghancurkanku

Hadirmu Menghancurkanku

" Anak buah ku tak juga menemukan kamu. Aku sangat marah. Aku sangat takut kehilangan kamu. Kamu mungkin tak percaya aku sangat mencintai kamu" "Hahahah, cinta,......Tak pantas mulutmu bicara cinta" Lia yang tertawa tiba-tiba memukul kepala Andi dengan gagang senjata yang dia pegang. Sandi meringis. "lanjutkan cerita mu"
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Anara

Anara

Anara berteriak histeris. “Brengsek! Brengsek! Bangsat lo, Bi! Binatang!” Anara histeris dan mengamuk seperti orang gila. Semua barang-barang Bara di acak-acak dan di lemparkannya ke sembarang tempat. Bara berusaha menenangkan gadis itu, dan memeluknya.
9.93.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Dendam Membara Kekasih CEO

Dendam Membara Kekasih CEO

kata Mawar dengan sarkas. Mawar masih menungging dengan menjijikan di meja itu. Walaupun kedua manusia yang sedang ,menatapnya, dia tidak merasa malu. Roknya yang sangat pendek bahkan menjadi lebih pendek lagi karena dia duduk dengan seperti itu. “Lalu, kenapa kamu datang dengan membawa amarah yang besar kepadanya juga aku?” tanya Angga dengan dingin. “Apa?! Itu karena—”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai angkara murka
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status